Geely Berambisi Jadi Mobil Listrik Cina dengan TKDN Tertinggi
21 Januari 2026, 10:23 WIB
Tahun ini hanya tersedia 25 unit, BMW i5 Touring ditawarkan ke konsumen seharga Rp 2,2 miliar Off The Road
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Mobil listrik BMW i5 Touring resmi hadir di pasar Indonesia pada Rabu (18/9), menjadi model bertenaga listrik premium di segmen Touring yang pertama di Indonesia.
Untuk diketahui BMW Seri 5 awalnya dikenal sebagai sedan bisnis dan merupakan salah satu andalan penjualan manufaktur asal Jerman ini. Hal itu kemudian mendasari keputusan BMW hadirkan versi Touring bertenaga listrik buat i5.
“Kenapa menarik untuk (pasar) Indonesia? Karena menggabungkan warisan Seri 5 dengan inovasi tenaga listrik,” ucap Lars Nielsen, Managing Director BMW Group Asia di The Langham Jakarta, Rabu.
BMW i5 Touring dibekali baterai berkapasitas 81,2 kWh dipadukan motor elektrik menghasilkan tenaga maksimum 340 hp, sementara torsi puncaknya 400 Nm.
Kecepatan tertingginya adalah 193 km/jam. Konfigurasi sumber daya tersebut membuat BMW i5 Touring bisa akselerasi dari 0-100 km/jam dalam waktu 6,1 detik saja.
“Sedangkan di kabin menggabungkan kemewahan dan keberlanjutan. Ada navigasi, sistem Entertainment sampai Integrated Gaming,” jelas Nielsen.
Mobil listrik itu sudah bisa dipesan bagi konsumen yang berminat. Harganya adalah Rp 2,2 miliar berstatus Off The Road Jakarta, kemudian dalam jumlah terbatas.
“Ini bisa di-order tetapi pasti lama (pengirimannya). Hanya 25 unit (tahun ini),” ungkap Jodie O’tania, Director of Communications BMW Group Indonesia dalam kesempatan sama.
Menurut dia BMW i5 Touring mendapatkan respon positif dari konsumen di pasar global terkhusus di Eropa. Sementara di Indonesia BMW baru ingin perkenalkan untuk peminat mobil bergaya Station Wagon bertenaga listrik.
Sama seperti model Touring BMW lain, Jodie mengatakan mobil itu berpotensi jadi buruan baru kolektor di Tanah Air. Apalagi kali ini sudah merupakan BEV (Battery Electric Vehicle).
Kemudian untuk Seri 5, BMW kerap meluncurkan versi BEV lebih dulu baru kemudian disusul varian konvensional. Itu menjadi salah satu bentuk komitmen BMW mendukung komitmen elektrifikasi global.
“Memang fokus kita adalah menambah lini dan rangkaian kendaraan listrik yang luas untuk pelanggan. Tidak melulu harus listrik dulu, tetapi memang kita mau memperlihatkan komitmen kita di mana,” tegas Jodie.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
21 Januari 2026, 10:23 WIB
21 Januari 2026, 07:00 WIB
20 Januari 2026, 21:00 WIB
20 Januari 2026, 20:00 WIB
20 Januari 2026, 17:21 WIB
Terkini
21 Januari 2026, 11:00 WIB
Polytron menegaskan bakal meluncurkan mobil listrik baru di 2026 untuk memperkuat pasarnya di Tanah Air
21 Januari 2026, 10:23 WIB
Menurut Geely, jika mereka bisa membuat mobil listrik dengan nilai TKDN tinggi maka bisa membawa banyak dampak
21 Januari 2026, 09:00 WIB
Menurut Ducati, Desmo450 MX Factory terbuka digunakan untuk keperluan balap motocross di dalam negeri
21 Januari 2026, 08:00 WIB
Bengkel modifikasi Portals Sticker melihat peluang menghadirkan inovasi baru untuk para pengguna mobil Cina
21 Januari 2026, 07:00 WIB
Keputusan Geely membawa Zeekr serta Lynk & Co ke Indonesia untuk menambah opsi mobil listrik bagi konsumen
21 Januari 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku kartu bisa dilakukan dengan mudah di SIM keliling Jakarta, simak informasinya
21 Januari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih diterapkan untuk atasi kemacetan lalu lintas yang terus terjadi setiap hari
21 Januari 2026, 06:00 WIB
Salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang beroperasi dan dituju pengendara hari ini ada di ITC Kebon Kelapa