Chery QQ3 EV Meluncur, Rival Aion UT Harga Rp 100 Jutaan
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Tahun ini hanya tersedia 25 unit, BMW i5 Touring ditawarkan ke konsumen seharga Rp 2,2 miliar Off The Road
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Mobil listrik BMW i5 Touring resmi hadir di pasar Indonesia pada Rabu (18/9), menjadi model bertenaga listrik premium di segmen Touring yang pertama di Indonesia.
Untuk diketahui BMW Seri 5 awalnya dikenal sebagai sedan bisnis dan merupakan salah satu andalan penjualan manufaktur asal Jerman ini. Hal itu kemudian mendasari keputusan BMW hadirkan versi Touring bertenaga listrik buat i5.
“Kenapa menarik untuk (pasar) Indonesia? Karena menggabungkan warisan Seri 5 dengan inovasi tenaga listrik,” ucap Lars Nielsen, Managing Director BMW Group Asia di The Langham Jakarta, Rabu.
BMW i5 Touring dibekali baterai berkapasitas 81,2 kWh dipadukan motor elektrik menghasilkan tenaga maksimum 340 hp, sementara torsi puncaknya 400 Nm.
Kecepatan tertingginya adalah 193 km/jam. Konfigurasi sumber daya tersebut membuat BMW i5 Touring bisa akselerasi dari 0-100 km/jam dalam waktu 6,1 detik saja.
“Sedangkan di kabin menggabungkan kemewahan dan keberlanjutan. Ada navigasi, sistem Entertainment sampai Integrated Gaming,” jelas Nielsen.
Mobil listrik itu sudah bisa dipesan bagi konsumen yang berminat. Harganya adalah Rp 2,2 miliar berstatus Off The Road Jakarta, kemudian dalam jumlah terbatas.
“Ini bisa di-order tetapi pasti lama (pengirimannya). Hanya 25 unit (tahun ini),” ungkap Jodie O’tania, Director of Communications BMW Group Indonesia dalam kesempatan sama.
Menurut dia BMW i5 Touring mendapatkan respon positif dari konsumen di pasar global terkhusus di Eropa. Sementara di Indonesia BMW baru ingin perkenalkan untuk peminat mobil bergaya Station Wagon bertenaga listrik.
Sama seperti model Touring BMW lain, Jodie mengatakan mobil itu berpotensi jadi buruan baru kolektor di Tanah Air. Apalagi kali ini sudah merupakan BEV (Battery Electric Vehicle).
Kemudian untuk Seri 5, BMW kerap meluncurkan versi BEV lebih dulu baru kemudian disusul varian konvensional. Itu menjadi salah satu bentuk komitmen BMW mendukung komitmen elektrifikasi global.
“Memang fokus kita adalah menambah lini dan rangkaian kendaraan listrik yang luas untuk pelanggan. Tidak melulu harus listrik dulu, tetapi memang kita mau memperlihatkan komitmen kita di mana,” tegas Jodie.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
31 Maret 2026, 17:00 WIB
31 Maret 2026, 11:00 WIB
31 Maret 2026, 09:47 WIB
27 Maret 2026, 20:00 WIB
26 Maret 2026, 20:07 WIB
Terkini
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik kompak Chery QQ3 EV mendapatkan respons positif dari konsumen di Cina, raup 56.000 pemesanan
31 Maret 2026, 11:00 WIB
Manufaktur mobil listrik di Indonesia harus bersiap menghadapi tekanan penjualan setelah insentif ditiadakan
31 Maret 2026, 09:47 WIB
HPM memantau bagaimana antusias masyarakat terhadap mobil listrik Honda 0 Alpha yang akan diluncurkan
31 Maret 2026, 07:00 WIB
Suzuki Burgman 125 EX direcall karena adanya potensi kerusakan pada kabel rem belakang yang bisa mengurangi performa
31 Maret 2026, 06:05 WIB
SIM keliling Jakarta menawarkan kemudahan perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, simak lokasinya
31 Maret 2026, 06:03 WIB
MCD Pasir Koja menjadi salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang beroperasi hari ini melayani pengendara
31 Maret 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 31 Maret menjadi yang terakhir di bulan ini dengan pengawasan ketat dari kepolisian
30 Maret 2026, 20:43 WIB
Masanao Kataoka ditunjuk untuk menjabat sebagai President Director Honda Prospect Motor yang baru saat ini