BMW i5 Touring Dijual Rp 2,2 Miliar, Hanya Ada 25 Unit Tahun Ini

Tahun ini hanya tersedia 25 unit, BMW i5 Touring ditawarkan ke konsumen seharga Rp 2,2 miliar Off The Road

BMW i5 Touring Dijual Rp 2,2 Miliar, Hanya Ada 25 Unit Tahun Ini

KatadataOTO – Mobil listrik BMW i5 Touring resmi hadir di pasar Indonesia pada Rabu (18/9), menjadi model bertenaga listrik premium di segmen Touring yang pertama di Indonesia.

Untuk diketahui BMW Seri 5 awalnya dikenal sebagai sedan bisnis dan merupakan salah satu andalan penjualan manufaktur asal Jerman ini. Hal itu kemudian mendasari keputusan BMW hadirkan versi Touring bertenaga listrik buat i5.

“Kenapa menarik untuk (pasar) Indonesia? Karena menggabungkan warisan Seri 5 dengan inovasi tenaga listrik,” ucap Lars Nielsen, Managing Director BMW Group Asia di The Langham Jakarta, Rabu.

BMW i5 Touring dibekali baterai berkapasitas 81,2 kWh dipadukan motor elektrik menghasilkan tenaga maksimum 340 hp, sementara torsi puncaknya 400 Nm. 

BMW i5 Touring
Photo : KatadataOTO

Kecepatan tertingginya adalah 193 km/jam. Konfigurasi sumber daya tersebut membuat BMW i5 Touring bisa akselerasi dari 0-100 km/jam dalam waktu 6,1 detik saja.

“Sedangkan di kabin menggabungkan kemewahan dan keberlanjutan. Ada navigasi, sistem Entertainment sampai Integrated Gaming,” jelas Nielsen.

Mobil listrik itu sudah bisa dipesan bagi konsumen yang berminat. Harganya adalah Rp 2,2 miliar berstatus Off The Road Jakarta, kemudian dalam jumlah terbatas.

“Ini bisa di-order tetapi pasti lama (pengirimannya). Hanya 25 unit (tahun ini),” ungkap Jodie O’tania, Director of Communications BMW Group Indonesia dalam kesempatan sama.

Menurut dia BMW i5 Touring mendapatkan respon positif dari konsumen di pasar global terkhusus di Eropa. Sementara di Indonesia BMW baru ingin perkenalkan untuk peminat mobil bergaya Station Wagon bertenaga listrik.

BMW i5 Touring
Photo : KatadataOTO

Sama seperti model Touring BMW lain, Jodie mengatakan mobil itu berpotensi jadi buruan baru kolektor di Tanah Air. Apalagi kali ini sudah merupakan BEV (Battery Electric Vehicle).

Kemudian untuk Seri 5, BMW kerap meluncurkan versi BEV lebih dulu baru kemudian disusul varian konvensional. Itu menjadi salah satu bentuk komitmen BMW mendukung komitmen elektrifikasi global.

“Memang fokus kita adalah menambah lini dan rangkaian kendaraan listrik yang luas untuk pelanggan. Tidak melulu harus listrik dulu, tetapi memang kita mau memperlihatkan komitmen kita di mana,” tegas Jodie.


Terkini

news
Tol Probolinggo

Tol Probolinggo Banyuwangi Seksi 1 Buka Fungsional Saat Arus Balik

tol Probolinggo Banyuwangi seksi 1 dibuka secara fungsional saat arus balik Lebaran 2025 untuk hindari kemacetan

motor
Begini Nasib Harga Motor Honda saat Rupiah Terus Melemah

Nasib Harga Motor Honda saat Rupiah Terus Melemah

Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia

news
Tol Japek II Selatan Mulai Dibuka Hari Ini, Tidak Dipungut Biaya

Tol Japek II Selatan Mulai Dibuka Hari Ini, Tidak Dipungut Biaya

Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini

news
Tarif tol

Jasa Marga Bebaskan Tarif Tol Saat Arus Balik, Simak Aturannya

Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik

mobil
Nissan

Nissan Jual Pabrik Pada Renault Demi Selamatkan Perusahaan

Nissan jual pabrik mereka di India pada Renault demi selamatkan perusahaan dari ancaman kebangkrutan

mobil
Modal Jetour X50e EV Gaet Minat Konsumen Tanah Air

Modal Jetour X50e EV Gaet Minat Konsumen Tanah Air

Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen

otosport
MotoGP Amerika 2025

Drama MotoGP Amerika 2025: Bos Trackhouse Mau Ada Aturan Tegas

MotoGP Amerika 2025 sempat tertunda 10 menit akibat Marc Marquez, bos Trackhouse minta kejelasan aturan

mobil
Harus Ada SIM Khusus Mobil Listrik, Demi Kurangi Angka Kecelakaan

Harus Ada SIM Khusus Mobil Listrik, Demi Kurangi Angka Kecelakaan

Agar mengurangi angka kecelakaan, pihak kepolisian diminta membuat SIM khusus pengemudi mobil listrik