Perang Harga Mobil Listrik Cina Bikin Situasi di 2026 Kian Berat
31 Desember 2025, 15:00 WIB
Tahun ini hanya tersedia 25 unit, BMW i5 Touring ditawarkan ke konsumen seharga Rp 2,2 miliar Off The Road
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Mobil listrik BMW i5 Touring resmi hadir di pasar Indonesia pada Rabu (18/9), menjadi model bertenaga listrik premium di segmen Touring yang pertama di Indonesia.
Untuk diketahui BMW Seri 5 awalnya dikenal sebagai sedan bisnis dan merupakan salah satu andalan penjualan manufaktur asal Jerman ini. Hal itu kemudian mendasari keputusan BMW hadirkan versi Touring bertenaga listrik buat i5.
“Kenapa menarik untuk (pasar) Indonesia? Karena menggabungkan warisan Seri 5 dengan inovasi tenaga listrik,” ucap Lars Nielsen, Managing Director BMW Group Asia di The Langham Jakarta, Rabu.
BMW i5 Touring dibekali baterai berkapasitas 81,2 kWh dipadukan motor elektrik menghasilkan tenaga maksimum 340 hp, sementara torsi puncaknya 400 Nm.
Kecepatan tertingginya adalah 193 km/jam. Konfigurasi sumber daya tersebut membuat BMW i5 Touring bisa akselerasi dari 0-100 km/jam dalam waktu 6,1 detik saja.
“Sedangkan di kabin menggabungkan kemewahan dan keberlanjutan. Ada navigasi, sistem Entertainment sampai Integrated Gaming,” jelas Nielsen.
Mobil listrik itu sudah bisa dipesan bagi konsumen yang berminat. Harganya adalah Rp 2,2 miliar berstatus Off The Road Jakarta, kemudian dalam jumlah terbatas.
“Ini bisa di-order tetapi pasti lama (pengirimannya). Hanya 25 unit (tahun ini),” ungkap Jodie O’tania, Director of Communications BMW Group Indonesia dalam kesempatan sama.
Menurut dia BMW i5 Touring mendapatkan respon positif dari konsumen di pasar global terkhusus di Eropa. Sementara di Indonesia BMW baru ingin perkenalkan untuk peminat mobil bergaya Station Wagon bertenaga listrik.
Sama seperti model Touring BMW lain, Jodie mengatakan mobil itu berpotensi jadi buruan baru kolektor di Tanah Air. Apalagi kali ini sudah merupakan BEV (Battery Electric Vehicle).
Kemudian untuk Seri 5, BMW kerap meluncurkan versi BEV lebih dulu baru kemudian disusul varian konvensional. Itu menjadi salah satu bentuk komitmen BMW mendukung komitmen elektrifikasi global.
“Memang fokus kita adalah menambah lini dan rangkaian kendaraan listrik yang luas untuk pelanggan. Tidak melulu harus listrik dulu, tetapi memang kita mau memperlihatkan komitmen kita di mana,” tegas Jodie.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Desember 2025, 15:00 WIB
31 Desember 2025, 10:00 WIB
30 Desember 2025, 16:00 WIB
30 Desember 2025, 13:00 WIB
29 Desember 2025, 19:00 WIB
Terkini
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV
31 Desember 2025, 17:19 WIB
Modifikasi motor matic yang bakal digandrungi pada tahun depan diperkirakan akan lebih terjangkau masyarakat
31 Desember 2025, 16:00 WIB
Massimo Rivola ingin Jorge Martin percaya dengan kemampuan diri sendiri agar kembali kompetitif di MotoGP 2026
31 Desember 2025, 15:00 WIB
Strategi membanting harga mobil listrik di Cina diprediksi masih akan berlangsung beberapa tahun mendatang
31 Desember 2025, 14:00 WIB
SUV baru BYD diyakini berkonfigurasi 7-seater, mengisi kelas di atas Atto 3 yang sudah dijual saat ini
31 Desember 2025, 13:00 WIB
BYD Atto 1 baru debut jelang akhir 2025 namun catatkan wholesales mobil baru tertinggi yakni 17 ribu unit