Ribuan Hyundai Palisade Ditarik Ulang, Ini Penyebabnya
26 Maret 2026, 07:00 WIB
Hyundai mulai berniat menjual Genesis, sebab minat masyarakat terhadap mobil listrik premium cukup tinggi
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pasar mobil listrik di Indonesia cukup bergairah dalam beberapa waktu belakangan. Seperti munculnya produk-produk anyar, baik dari segmen Entry Level sampai premium.
Lalu minat masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan kian tinggi. Hal itu membuat HMID (Hyundai Motors Indonesia) berniat memboyong Genesis.
Apalagi sub merek jenama asal Korea Selatan tersebut pernah dipakai saat acara kenegaraan beberapa waktu lalu, seperti di KTT G20 Bali, November 2022.
“Rasanya Genesis bisa menjadi salah satu pilihan (yang tepat) ke depan untuk masyarakat Indonesia,” ujar Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer HMID di Jakarta Selatan, Selasa (3//9)
Lebih jauh Frans menjelaskan kalau minat masyarakat terhadap mobil listrik mewah semakin bertumbuh. Terbukti dengan hadirnya merek-merek premium di Tanah Air.
“Melihat animo masyarakat yang begitu besar terhadap mobil mewah khususnya, jadi tidak ada kendala mengarah ke sana,” tegas dia.
Frans menuturkan kalau permintaan mobil listrik premium cukup tinggi. Namun produk tersedia tidak terlalu banyak.
Sehingga Hyundai ingin memanfaatkan celah tersebut. Dengan begitu bisa mendapatkan banyak konsumen di Indonesia.
“Yang kita lihat sekarang kelas menengah atas itu punya uang. Akan tetapi kalau tidak ada produk menarik, mereka tak bakal beli,” pungkas pria tersebut.
Sebagai informasi, jika Genesis dipasarkan di Tanah Air maka bakal menantang BMW i7. Sebab keduanya sama-sama mengisi segmen sedan listrik.
Harga Genesis G80 bekas KTT G20 di kisaran Rp 1,8 miliar sampai Rp 4 miliar. Sementara untuk kondisi baru di pasar global 74.000 USD atau Rp 1,1 miliaran.
Lalu buat BMW i7 di Indonesia ditawarkan seharga Rp 3,3 miliar. Jumlah tersebut berstatus OTR (On The Road) DKI Jakarta.
Patut diketahui Hyundai baru saja meluncurkan Ioniq 5 N. Mobil listrik itu diklaim mendapat sambutan hangat dari para pencinta otomotif.
Dalam gelaran GIIAS 2024, pabrikan berlambang H miring tersebut mengaku telah mengantongi cukup banyak SPK (Surat Pemesanan Kendaraan).
“Terakhir ditutup 130 SPK, artinya masyarakat Indonesia memiliki uang tinggal produknya ada atau tidak,” tutur Frans.
Melihat fakta di atas, tidak heran jika Hyundai berniat memboyong Genesis ke Tanah air di masa mendatang. Dengan begitu dapat menaikan penjualan kendaraan roda empat.
“Maka kalau ditanya apakah ke depan kami akan perkenalkan produk di atas tadi, konfirmasinya ya. Karena di situ kita bisa menambah volume,” Frans menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
26 Maret 2026, 07:00 WIB
13 Maret 2026, 19:00 WIB
13 Maret 2026, 09:00 WIB
20 Februari 2026, 07:00 WIB
19 Februari 2026, 13:00 WIB
Terkini
30 Maret 2026, 14:00 WIB
Pemesanan Denza D9 resmi dibuka di Cina dengan beragam ubahan menarik untuk menarik minat para pelanggan
30 Maret 2026, 11:00 WIB
Toyota menjadi produsen mobil terbesar di Indonesia pada Februari 2026 disusul Mitsubishi Motors dan Daihatsu
30 Maret 2026, 09:53 WIB
Bezzecchi dan Martin berhasil mempertahankan posisi mereka di klasemen sementara MotoGP 2026 usai seri Amerika
30 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di sejumlah lokasi yang kerap terjadi kemacetan lalu lintas
30 Maret 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta kembali dioperasikan seperti biasa di awal pekan, simak lokasi serta persyaratannya
30 Maret 2026, 06:00 WIB
Jelang akhir bulan, SIM keliling Bandung tetap melayani masyarakat yang ingin mengurus dokumen berkendara
30 Maret 2026, 03:55 WIB
Marco Bezzecchi memenangkan MotoGP Amerika 2026 ditemani rekan segarasinya, Jorge Martin di urutan kedua
29 Maret 2026, 16:08 WIB
Mobil listrik Denza Z bakal mengisi kelas yang sama dengan Porsche 911, gandeng Daniel Craig untuk promosinya