Hyundai Stargazer Cartenz Jadi Idaman Baru, Penjualan Naik
23 September 2026, 09:00 WIB
Hyundai mulai berniat menjual Genesis, sebab minat masyarakat terhadap mobil listrik premium cukup tinggi
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pasar mobil listrik di Indonesia cukup bergairah dalam beberapa waktu belakangan. Seperti munculnya produk-produk anyar, baik dari segmen Entry Level sampai premium.
Lalu minat masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan kian tinggi. Hal itu membuat HMID (Hyundai Motors Indonesia) berniat memboyong Genesis.
Apalagi sub merek jenama asal Korea Selatan tersebut pernah dipakai saat acara kenegaraan beberapa waktu lalu, seperti di KTT G20 Bali, November 2022.
“Rasanya Genesis bisa menjadi salah satu pilihan (yang tepat) ke depan untuk masyarakat Indonesia,” ujar Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer HMID di Jakarta Selatan, Selasa (3//9)
Lebih jauh Frans menjelaskan kalau minat masyarakat terhadap mobil listrik mewah semakin bertumbuh. Terbukti dengan hadirnya merek-merek premium di Tanah Air.
“Melihat animo masyarakat yang begitu besar terhadap mobil mewah khususnya, jadi tidak ada kendala mengarah ke sana,” tegas dia.
Frans menuturkan kalau permintaan mobil listrik premium cukup tinggi. Namun produk tersedia tidak terlalu banyak.
Sehingga Hyundai ingin memanfaatkan celah tersebut. Dengan begitu bisa mendapatkan banyak konsumen di Indonesia.
“Yang kita lihat sekarang kelas menengah atas itu punya uang. Akan tetapi kalau tidak ada produk menarik, mereka tak bakal beli,” pungkas pria tersebut.
Sebagai informasi, jika Genesis dipasarkan di Tanah Air maka bakal menantang BMW i7. Sebab keduanya sama-sama mengisi segmen sedan listrik.
Harga Genesis G80 bekas KTT G20 di kisaran Rp 1,8 miliar sampai Rp 4 miliar. Sementara untuk kondisi baru di pasar global 74.000 USD atau Rp 1,1 miliaran.
Lalu buat BMW i7 di Indonesia ditawarkan seharga Rp 3,3 miliar. Jumlah tersebut berstatus OTR (On The Road) DKI Jakarta.
Patut diketahui Hyundai baru saja meluncurkan Ioniq 5 N. Mobil listrik itu diklaim mendapat sambutan hangat dari para pencinta otomotif.
Dalam gelaran GIIAS 2024, pabrikan berlambang H miring tersebut mengaku telah mengantongi cukup banyak SPK (Surat Pemesanan Kendaraan).
“Terakhir ditutup 130 SPK, artinya masyarakat Indonesia memiliki uang tinggal produknya ada atau tidak,” tutur Frans.
Melihat fakta di atas, tidak heran jika Hyundai berniat memboyong Genesis ke Tanah air di masa mendatang. Dengan begitu dapat menaikan penjualan kendaraan roda empat.
“Maka kalau ditanya apakah ke depan kami akan perkenalkan produk di atas tadi, konfirmasinya ya. Karena di situ kita bisa menambah volume,” Frans menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 September 2026, 09:00 WIB
21 September 2026, 19:00 WIB
17 September 2026, 09:00 WIB
02 September 2026, 09:00 WIB
31 Agustus 2026, 19:00 WIB
Terkini
25 September 2026, 22:01 WIB
Prestone Racing Coolant baru saja diperkenalkan untuk para pemilik mobil balap di Automechanika Jakarta 2026
25 September 2026, 19:00 WIB
Pemerintah berencana untuk memberikan insentif motor listrik di tahun ini, tapi belum menemui titik terang
25 September 2026, 17:23 WIB
Suzuki e Sky punya peluang dihadirkan di RI, namun perlu memperhagikan strategi bersaing dengan para rivalnya
25 September 2026, 17:22 WIB
Motul Indonesia Energy (MIE) memberikan partner ambassador mereka perjalanan berharga ke benua Eropa
25 September 2026, 09:00 WIB
Astra Otoparts ikut ambil bagian di ajang Automechanika Jakarta 2026, hadirkan integrasi layanan otomotif
25 September 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Fuso baru saja mengumumkan Field Fix Campaign untuk kepada seluruh pengguna Canter di Indonesia
25 September 2026, 06:06 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta masih berlaku hari ini untuk memutus kebuntuan pada saat jam-jam sibuk Ibu Kota
25 September 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih tersedia di lima lokasi berbeda di sekitar Ibu Kota