Penjualan Mobil Mewah Kebal Harga Bensin, Tapi Keok Sama Kurs
27 Juni 2026, 18:15 WIB
BMW mengaku bisa mendominasi pangsa pasar mobil premium di Indonesia sepanjang Januari sampai Desember 2024
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Industri otomotif Indonesia pada 2024 mengalami kelesuan. Bahkan pasar mobil baru terkoreksi cukup dalam.
Menurut data Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia), wholesales kendaraan roda empat tahun lalu hanya 865.723 unit.
Angka di atas turun 13,9 persen bila dibandingkan dengan capaian di 2023. Sebab sebelumnya mampu mencatatkan 1.005.802 unit.
Meski begitu BMW Group Indonesia mengaku dapat mengantongi hasil apik sepanjang Januari sampai Desember tahun lalu.
“Untuk 2024 kami sangat senang berbagi bahwa telah mendapatkan pangsa pasar 39 persen dalam segmen premium,” kata Peter Sunny Medalla, President Director BMW Group Indonesia di Jakarta, Jumat (17/1).
Sunny menuturkan bahwa, secara angka penjualan jenama asal benua biru itu mencapai 3.792 unit secara retail atau dari diler ke konsumen.
Sementara itu, Mini dikatakan membukukan sekitar 901 unit. Membuat mereka menguasai pasar sebanyak 9,3 persen.
Dia mengklaim kalau hasil tersebut membuat BMW mampu menjaga dominasi mereka pada segmen mobil premium di Tanah Air.
“Jadi BMW dan Mini bersama-sama meraih pangsa pasar sekitar 50 persen di segmen premium,” tutur Sunny.
Sunny pun mengaku senang atas capian di atas. Sebab mampu menunjukan bahwa konsumen di Tanah Air masih percaya dengan produk-produk dari BMW serta Mini.
Sehingga mereka dapat mempertahankan posisi pertama di puncak penjualan mobil mewah sepanjang 2024.
“Menunjukan dedikasi kami terhadap inovasi serta kemampuan kita untuk menyesuaikan kebutuhan pelanggan yang terus berganti,” lanjut dia.
Sejumlah faktor digadang-gadang membantu mereka mencatatkan hasil cukup positif. Seperti peluncuran beberapa produk baru.
Baik kendaraaan konvensional maupun EV (Electric Vehicle), yang jumlahnya mencapai belasan model.
“Karena kami bukan hanya menjual EV, kita juga membantu para pelanggan untuk masalah mobilitas berkelanjutan,” pungkas Sunny.
Di sisi lain bila melihat data di 2023, capaian BMW Group pada tahun lalu sebenarnya mengalami penurunan.
Berdasarkan catatan KatadataOTO, sepanjang 2023 manufaktur asal Jerman tersebut berhasil menjual 5.063 unit.
Dengan rincian, BMW mencatatkan 4.172 unit. Sementara Mini berada di angka 891 kendaraan.
Artinya penjualan mobil BMW maupun Mini di 2024 terkoreksi 7,3 persen dari 5.063 unit ke 4.693 unit.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
27 Juni 2026, 18:15 WIB
25 Juni 2026, 19:27 WIB
17 Juni 2026, 07:00 WIB
15 Juni 2026, 20:04 WIB
20 April 2026, 21:20 WIB
Terkini
27 Juni 2026, 21:00 WIB
AHM meminta konsumen tidak perlu ragu dengan kualitas new Honda Vario Evo 160 yang diluncurkan di Indonesia
27 Juni 2026, 20:34 WIB
Sprint Race MotoGP Belanda 2026 di Sirkuit Assen berlangsung sengit, dua rider Trackhouse Aprilia naik podium
27 Juni 2026, 18:15 WIB
Mobil mewah diyakini mengalami tantangan khususnya dari segi harga jual di tengah ketidakpastian kurs
27 Juni 2026, 09:00 WIB
Mitsubishi Destinator menghadirkan pengalaman berkendara yang nyaman, aman dan efisien untuk mobilitas harian
27 Juni 2026, 07:00 WIB
Yadea Indonesia membuktikan kualitas produknya melalui agenda kunjungan Wapres ke Papua beberapa waktu lalu
26 Juni 2026, 22:57 WIB
Mitsubishi Pajero Sport tawarkan keseimbangan performa mesin dan efisiensi bahan bakar untuk keluarga
26 Juni 2026, 09:00 WIB
AHM menjelaskan kalau mereka belum memutuskan bagaimana masa depan paten Honda Ryden 160 yang mereka daftarkan
26 Juni 2026, 07:00 WIB
Francesco Bagnaia mendapatkan kontrak selama empat tahun dari Aprilia dan akan berduet dengan Bezzecchi