Penjualan Merek Mobil Mewah Juli 2026, Kompak Turun
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
BMW mengaku bisa mendominasi pangsa pasar mobil premium di Indonesia sepanjang Januari sampai Desember 2024
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Industri otomotif Indonesia pada 2024 mengalami kelesuan. Bahkan pasar mobil baru terkoreksi cukup dalam.
Menurut data Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia), wholesales kendaraan roda empat tahun lalu hanya 865.723 unit.
Angka di atas turun 13,9 persen bila dibandingkan dengan capaian di 2023. Sebab sebelumnya mampu mencatatkan 1.005.802 unit.
Meski begitu BMW Group Indonesia mengaku dapat mengantongi hasil apik sepanjang Januari sampai Desember tahun lalu.
“Untuk 2024 kami sangat senang berbagi bahwa telah mendapatkan pangsa pasar 39 persen dalam segmen premium,” kata Peter Sunny Medalla, President Director BMW Group Indonesia di Jakarta, Jumat (17/1).
Sunny menuturkan bahwa, secara angka penjualan jenama asal benua biru itu mencapai 3.792 unit secara retail atau dari diler ke konsumen.
Sementara itu, Mini dikatakan membukukan sekitar 901 unit. Membuat mereka menguasai pasar sebanyak 9,3 persen.
Dia mengklaim kalau hasil tersebut membuat BMW mampu menjaga dominasi mereka pada segmen mobil premium di Tanah Air.
“Jadi BMW dan Mini bersama-sama meraih pangsa pasar sekitar 50 persen di segmen premium,” tutur Sunny.
Sunny pun mengaku senang atas capian di atas. Sebab mampu menunjukan bahwa konsumen di Tanah Air masih percaya dengan produk-produk dari BMW serta Mini.
Sehingga mereka dapat mempertahankan posisi pertama di puncak penjualan mobil mewah sepanjang 2024.
“Menunjukan dedikasi kami terhadap inovasi serta kemampuan kita untuk menyesuaikan kebutuhan pelanggan yang terus berganti,” lanjut dia.
Sejumlah faktor digadang-gadang membantu mereka mencatatkan hasil cukup positif. Seperti peluncuran beberapa produk baru.
Baik kendaraaan konvensional maupun EV (Electric Vehicle), yang jumlahnya mencapai belasan model.
“Karena kami bukan hanya menjual EV, kita juga membantu para pelanggan untuk masalah mobilitas berkelanjutan,” pungkas Sunny.
Di sisi lain bila melihat data di 2023, capaian BMW Group pada tahun lalu sebenarnya mengalami penurunan.
Berdasarkan catatan KatadataOTO, sepanjang 2023 manufaktur asal Jerman tersebut berhasil menjual 5.063 unit.
Dengan rincian, BMW mencatatkan 4.172 unit. Sementara Mini berada di angka 891 kendaraan.
Artinya penjualan mobil BMW maupun Mini di 2024 terkoreksi 7,3 persen dari 5.063 unit ke 4.693 unit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
13 Agustus 2026, 22:00 WIB
02 Agustus 2026, 10:42 WIB
31 Juli 2026, 19:23 WIB
Terkini
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan SIM keliling Bandung hadir di dua lokasi berbeda agar lebih mudah ditemukan masyarakat
13 Agustus 2026, 22:00 WIB
BMW iX3 Neue Klasse bakal menjadi lead car di acara Maybank Marathon Bali pada 21-23 Agustus mendatang
13 Agustus 2026, 21:34 WIB
Lamborghini Temerario hadir di Indonesia untuk menggoda para orang berkantong tebal dan pencinta kecepatan