BAIC Siapkan Pesaing BYD Atto 1 dan Dolphin di Indonesia
06 Maret 2026, 16:00 WIB
Berkomitmen untuk hadir dalam jangka waktu lama, BAIC minat dirikan pabrik di RI untuk rakit lokal BJ40 Plus
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Setelah resmi memperkenalkan dua model, BAIC Indonesia membeberkan rencana untuk pasar Indonesia di masa mendatang termasuk rencana pembangunan pabrik.
Hal ini dilakukan guna menunjukkan komitmen BAIC berjualan di Tanah Air dalam jangka waktu lama. Salah satu model yang dikonfirmasi akan produksi lokal yakni mobil offroad BJ40 Plus.
Dhani Yahya, Chief Operating Officer PT JIO Distribusi Indonesia mengungkapkan dalam waktu beberapa tahun BAIC minat dirikan pabrik atau fasilitas sendiri di Indonesia.
“Nah sekarang dalam tiga sampai lima tahun ke depan kita masih bekerja sama dengan general assembler di Indonesia. Kita masih adalah seleksi siapa yang akan kita pakai,” ungkap Dhani di Banten, Selasa (14/5).
Ia berharap dua bulan mendatang BAIC sudah bisa menentukan dan mulai produksi model andalannya di Desember 2024.
Apabila sesuai rencana awal, maka BAIC BJ40 Plus rakitan lokal akan ditawarkan ke konsumen di perhelatan IIMS 2025 (Indonesia International Motor Show).
Bicara target per tahun depan BAIC bakal memproduksi 2.400 unit mobil rakitan lokal, 4.000 di tahun berikutnya dan seterusnya. Sehingga dalam waktu lima tahun total ada 8.000 unit.
“Itu adalah komitmen kami dengan prinsipal bahwa itu volume yang perlu kita targetkan. Bagaimana pencapaian kombinasi antara CKD dan CBU, model apa perlu dibawa serta strategi saat ini sampai lima tahun ke depan,” ungkap Dhani.
Untuk diketahui BAIC BJ40 Plus sendiri menyasar celah kosong antara Suzuki Jimny 5 pintu dengan Jeep Rubicon.
Di pasar Tanah Air, Jimny 5 pintu yang meluncur di IIMS 2024 dibanderol mulai Rp 400 juta sampai Rp 500 jutaan. Dari segi dimensi bisa dibilang masih lebih kecil.
Sebagai perbandingan kasar, dimensi P x L x T Jimny 5 pintu adalah 3.965 mm x 1.645 mm x 1.720 mm. Sedangkan BJ40 Plus di 4.645 mm x 1.925 mm x 1.871 dan punya postur lebih identik dengan Mercedes-Benz G Class atau Jeep Rubicon.
Harga estimasi saat ini adalah Rp 800 jutaan. Banderol resmi sekaligus peluncuran bakal dilakukan di pameran otomotif GIIAS 2024 pada Juli.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
06 Maret 2026, 16:00 WIB
09 Februari 2026, 21:00 WIB
06 Februari 2026, 15:00 WIB
11 Januari 2026, 07:00 WIB
11 Desember 2025, 15:00 WIB
Terkini
06 Mei 2026, 18:00 WIB
Leap Motor siap untuk meramaikan ajang GIIAS 2026 dengan beberapa model andalan termasuk SUV elektrik B10
06 Mei 2026, 17:00 WIB
Indomobil Expo hadir untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan populasi mobil listrik di RI
06 Mei 2026, 16:00 WIB
Teknologi PHEV bernama i-DM disematkan ke sederet lini kendaraan JETOUR untuk pasar global, salah satunya T2
06 Mei 2026, 15:00 WIB
Simak kebijakan baru yang mengatur pembebasan pajak dan aturan ganjil genap mobil listrik di Jakarta
06 Mei 2026, 14:34 WIB
Lepas kian serius menggarap pasar mobil listrik maupun PHEV dengan menjalani beberapa strategi ke depan
06 Mei 2026, 11:35 WIB
Bosch berkomitmen terus berinovasi untuk memenuhi kebutuhan industri otomotif khususnya di era elektrifikasi
06 Mei 2026, 09:50 WIB
Mobil listrik MG S5 EV dipasarkan dalam dua varian buat konsumen di Indonesia, mulai dari Ignite dan Magnify
06 Mei 2026, 06:21 WIB
Rekayasa lalu lintas bernama ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan kepolisian dalam mengatur jalanan