First Drive BAIC T1 Tangerang-Bandung, Crossover EV yang Lincah
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
BAIC menggandeng PT Handal Indonesia Motor untuk produksi mobil-mobil andalanya di pasar otomotif Tanah Air
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – BAIC memulai langkah tegasnya di Indonesia dengan melakukan perakitan lokal kendaraan. PT JHL International Otomotif selaku pemegang merek BAIC di Tanah Air menunjuk PT Handal Indonesia Motor (HIM).
Ke depan BAIC akan memproduksi BJ-40 Plus dan X55 II di kawasan Purwakarta, Jawa Barat. Adapun kendaraan asal China tersebut akan dirakit di dalam negeri alias CKD (Completely Knock Down).
“Dalam memilih mitra, kami telah melakukan langkah seksama untuk memastikan seluruh kualitas produk. Jam terbang yang tinggi dan rekam jejak positif, membuat yakin bersepakat dengan PT Handal Indonesia Motor, “ kata Dhani M Yahya, Chief Operating Officer PT JDI beberapa waktu lalu.
HIM dikenal dengan pengalaman lebih dari dari 35 tahun di industri otomotif. Mereka juga telah dipercaya berbagai merek-merek terkenal di dunia.
Menggunakan fasilitas terbaru HIM, BAIC dikatakan akan menempati 1 Line produksi. Adapun target produksi sebanyak 1.680 unit BJ-40 Plus pada 2025.
Kemudian diikuti perakitan BJ30 dan X55 II pada tahun-tahun berikutnya. Lalu mereka akan memproduksi kendaraan listrik (BEV) di 2028.
Sejumlah rencana yang telah dicanangkan, diyakini bahwa dalam 5 tahun pertama BAIC di Indonesia akan memproduksi 12 ribu unit per tahun.
Proses produksi sendiri dikatakan akan dilakukan secara bertahap mulai dari CKD. Hingga pada akhirnya melakukan membangun mobil secara utuh di dalam negeri.
Lebih jauh disebutkan jika untuk memenuhi aturan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri), mereka juga akan menggunakan bahan-bahan berkualitas asal Indonesia.
Dalam rencana jangka panjang, PT JIO mengatakan akan mulai melakukan kegiatan ekspor. Target pertama adalah negara-negara ASEAN dan pengguna setir kanan.
Merasa optimis dengan pasar otomotif Tanah Air, BAIC juga menargetkan investasi. Mereka berencana untuk menggelontorkan Rp 1 triliun dalam pembangunan fasilitas pabrik khusus.
Adapun pabrik tersebut akan berdiri di atas lahan seluas 40 hektar. Menarik karena nantinya merek lain bisa memanfaatkan untuk produksi di sana.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
19 Agustus 2026, 09:00 WIB
27 Juli 2026, 14:14 WIB
06 Maret 2026, 16:00 WIB
Terkini
16 Oktober 2026, 07:00 WIB
BYD M6 EV menjadi salah satu mobil listrik yang bisa melakukan pengisian daya super cepat hanya lima menit
15 Oktober 2026, 21:00 WIB
Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi
15 Oktober 2026, 19:00 WIB
Blade baterai generasi kedua milik BYD akan mulai digunakan di sejumlah mobil-mobil listrik yang baru dipasarkan
15 Oktober 2026, 17:30 WIB
BYD, Jaecoo dan Wuling berhasil mengisi tiga besar merek mobil Cina terlaris di RI periode September 2026
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
Stasiun pengisian daya BYD Flash Charging bisa dimanfaatkan untuk mobil BYD dengan baterai generasi pertama
15 Oktober 2026, 13:00 WIB
Asuransi Astra masuk usia 70 tahun, memperkuat layanan digital melalui myGarda, gardaoto.com, dan Garda Siaga
15 Oktober 2026, 11:00 WIB
Seri GIIAS kembali dilanjutkan, GIIAS Makassar 2026 bakal hadirkan 14 merek kendaraan penumpang ke konsumen
15 Oktober 2026, 09:06 WIB
Setelah menjadi perbincangan, BYD Atto 2 akhirnya dipajang dan dipamerkan kepada konsumen di Indonesia