iGreen+ Perkuat Ekosistem Mobil Listrik, Buat SPKLU di Ring Satu
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
Mobil Listrik diklaim masih belum bisa menjangkau lebih banyak first car buyer dengan sejumlah alasan
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Perkembangan mobil listrik di Indonesia bisa dibilang cukup pesat. Hingga Juli 2025, pemasaran kendaraan ramah lingkungan tercatat sebanyak 42.178 unit.
Berbekal kebijakan pemerintah seperti keringanan pajak dan berbagai kemudahan di sejumlah jalanan Ibu Kota, menjadi pendorong pertumbuhan EV (Electric Vehicle).
Meskipun mengalami menunjukkan peningkatan minat, namun mobil setrum belum semua menjangkau first car buyer.
Setidaknya terdapat tiga alasan yang mendasar menjadi pertimbangan calon konsumen. Walaupun terdengar seperti alasan klasik, namun tetap tidak bisa dikesampingkan.
“Kita tetap melakukan studi pada first car buyer. Sebenarnya mobil seperti apa sih yang dibutuhkan oleh mereka,” kata Sri Agung Handayani, Marketing Director and Corporate Planning Director PT ADM (Astra Daihatsu Motor) beberapa waktu lalu.
Disebutkan bahwa Daihatsu melakukan studi pada 500 pengguna mobil listrik. Lalu mereka juga mempelajari 500 orang dan belum membeli EV.
Pertama adalah kekhawatiran akan konsumsi listrik pada kendaraan ramah lingkungan. Mereka belum mengetahui dengan jelas cara kerja unit.
Kedua diketahui masyarakat masih takut jika mobil listrik bermasalah di jalan. Ketiga bagi first car buyer daya beli itu ada dua yakni daya beli dan bayar.
Sekadar informasi, bahwa first car buyer di Indonesia sangat mengandalkan pembelian secara kredit.
Daihatsu sendiri merupakan manufaktur yang banyak menawarkan dan memasarkan mobil murah. Model LCGC dan komersial ringan merupakan andalannya.
Lebih jauh 80 persen konsumen ADM, 80 persen melakukan pembelian secara dicicil. Sehingga diakui sangat sensitif dengan kondisi ekonomi negara.
Profil konsumen seperti di atas membuat Daihatsu membutuhkan studi lebih dalam, sebelum mulai menjual EV.
Hingga sekarang, lini elektrifikasi ADM baru Daihatsu Rocky Hybrid. Model SUV kompak tersebut baru diniagakan pada ajang GIIAS 2025.
Pada pameran otomotif besutan Gaikindo hingga saat ini, ADM mengklaim bahwa Rocky Hybrid terpesan sebanyak 500 unit.
Adapun pengiriman unit baru akan dilakukan pada November 2025. Sekadar informasi bahwa Daihatsu Rocky Hybrid adalah mobil impor CBU dari Jepang.
Sehingga proses delivery ke konsumen membutuhkan waktu lebih lama.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
10 Agustus 2026, 10:00 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda