Impresi Pertama Changan Nevo Q05: Praktis buat Mobilitas Urban
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
Mobil Listrik diklaim masih belum bisa menjangkau lebih banyak first car buyer dengan sejumlah alasan
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Perkembangan mobil listrik di Indonesia bisa dibilang cukup pesat. Hingga Juli 2025, pemasaran kendaraan ramah lingkungan tercatat sebanyak 42.178 unit.
Berbekal kebijakan pemerintah seperti keringanan pajak dan berbagai kemudahan di sejumlah jalanan Ibu Kota, menjadi pendorong pertumbuhan EV (Electric Vehicle).
Meskipun mengalami menunjukkan peningkatan minat, namun mobil setrum belum semua menjangkau first car buyer.
Setidaknya terdapat tiga alasan yang mendasar menjadi pertimbangan calon konsumen. Walaupun terdengar seperti alasan klasik, namun tetap tidak bisa dikesampingkan.
“Kita tetap melakukan studi pada first car buyer. Sebenarnya mobil seperti apa sih yang dibutuhkan oleh mereka,” kata Sri Agung Handayani, Marketing Director and Corporate Planning Director PT ADM (Astra Daihatsu Motor) beberapa waktu lalu.
Disebutkan bahwa Daihatsu melakukan studi pada 500 pengguna mobil listrik. Lalu mereka juga mempelajari 500 orang dan belum membeli EV.
Pertama adalah kekhawatiran akan konsumsi listrik pada kendaraan ramah lingkungan. Mereka belum mengetahui dengan jelas cara kerja unit.
Kedua diketahui masyarakat masih takut jika mobil listrik bermasalah di jalan. Ketiga bagi first car buyer daya beli itu ada dua yakni daya beli dan bayar.
Sekadar informasi, bahwa first car buyer di Indonesia sangat mengandalkan pembelian secara kredit.
Daihatsu sendiri merupakan manufaktur yang banyak menawarkan dan memasarkan mobil murah. Model LCGC dan komersial ringan merupakan andalannya.
Lebih jauh 80 persen konsumen ADM, 80 persen melakukan pembelian secara dicicil. Sehingga diakui sangat sensitif dengan kondisi ekonomi negara.
Profil konsumen seperti di atas membuat Daihatsu membutuhkan studi lebih dalam, sebelum mulai menjual EV.
Hingga sekarang, lini elektrifikasi ADM baru Daihatsu Rocky Hybrid. Model SUV kompak tersebut baru diniagakan pada ajang GIIAS 2025.
Pada pameran otomotif besutan Gaikindo hingga saat ini, ADM mengklaim bahwa Rocky Hybrid terpesan sebanyak 500 unit.
Adapun pengiriman unit baru akan dilakukan pada November 2025. Sekadar informasi bahwa Daihatsu Rocky Hybrid adalah mobil impor CBU dari Jepang.
Sehingga proses delivery ke konsumen membutuhkan waktu lebih lama.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
23 Agustus 2026, 12:02 WIB
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
19 Agustus 2026, 09:00 WIB
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Terkini
29 Agustus 2026, 21:08 WIB
Marc Marquez kembali unjuk performa di Sprint Race MotoGP Aragon 2026, naik podium bersama Alex Marquez
29 Agustus 2026, 18:01 WIB
Memiliki motor bebek bisa jadi salah satu opsi terbaik bulan ini, sebab ada banyak produk yang bisa dipilih
28 Agustus 2026, 22:10 WIB
BYD Mako PHEV menjadi produk terbaru yang mengisi segmen pikap double cabin, debut di Brasil lebih dulu
28 Agustus 2026, 21:10 WIB
Jorge Martin ingin melanjutkan tren positifnya pada MotoGP Aragon 2026 dengan mengalahkan Marc Marquez
28 Agustus 2026, 17:00 WIB
Jetour T2 Facelift hadir di Chengdu Auto Show dengan ubahan drastis di bagian depan, tampil mirip Defender
28 Agustus 2026, 15:00 WIB
Geely menemukan ada permasalahan pada LiDAR beberapa model mobil Lynk & Co yang diproduksi mulai awal 2025
28 Agustus 2026, 13:00 WIB
Ai Ogura harus masuk ke ruang operasi karena mengalami patah tulang pada tangan kiri usai kecelakaan di Jepang
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan masyarakat mengurus dokumen berkendara, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini