Penjualan Meroket, BYD Sebut Minat Masyarakat ke EV Meningkat
15 Mei 2026, 21:21 WIB
Mobil Listrik diklaim masih belum bisa menjangkau lebih banyak first car buyer dengan sejumlah alasan
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Perkembangan mobil listrik di Indonesia bisa dibilang cukup pesat. Hingga Juli 2025, pemasaran kendaraan ramah lingkungan tercatat sebanyak 42.178 unit.
Berbekal kebijakan pemerintah seperti keringanan pajak dan berbagai kemudahan di sejumlah jalanan Ibu Kota, menjadi pendorong pertumbuhan EV (Electric Vehicle).
Meskipun mengalami menunjukkan peningkatan minat, namun mobil setrum belum semua menjangkau first car buyer.
Setidaknya terdapat tiga alasan yang mendasar menjadi pertimbangan calon konsumen. Walaupun terdengar seperti alasan klasik, namun tetap tidak bisa dikesampingkan.
“Kita tetap melakukan studi pada first car buyer. Sebenarnya mobil seperti apa sih yang dibutuhkan oleh mereka,” kata Sri Agung Handayani, Marketing Director and Corporate Planning Director PT ADM (Astra Daihatsu Motor) beberapa waktu lalu.
Disebutkan bahwa Daihatsu melakukan studi pada 500 pengguna mobil listrik. Lalu mereka juga mempelajari 500 orang dan belum membeli EV.
Pertama adalah kekhawatiran akan konsumsi listrik pada kendaraan ramah lingkungan. Mereka belum mengetahui dengan jelas cara kerja unit.
Kedua diketahui masyarakat masih takut jika mobil listrik bermasalah di jalan. Ketiga bagi first car buyer daya beli itu ada dua yakni daya beli dan bayar.
Sekadar informasi, bahwa first car buyer di Indonesia sangat mengandalkan pembelian secara kredit.
Daihatsu sendiri merupakan manufaktur yang banyak menawarkan dan memasarkan mobil murah. Model LCGC dan komersial ringan merupakan andalannya.
Lebih jauh 80 persen konsumen ADM, 80 persen melakukan pembelian secara dicicil. Sehingga diakui sangat sensitif dengan kondisi ekonomi negara.
Profil konsumen seperti di atas membuat Daihatsu membutuhkan studi lebih dalam, sebelum mulai menjual EV.
Hingga sekarang, lini elektrifikasi ADM baru Daihatsu Rocky Hybrid. Model SUV kompak tersebut baru diniagakan pada ajang GIIAS 2025.
Pada pameran otomotif besutan Gaikindo hingga saat ini, ADM mengklaim bahwa Rocky Hybrid terpesan sebanyak 500 unit.
Adapun pengiriman unit baru akan dilakukan pada November 2025. Sekadar informasi bahwa Daihatsu Rocky Hybrid adalah mobil impor CBU dari Jepang.
Sehingga proses delivery ke konsumen membutuhkan waktu lebih lama.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Mei 2026, 21:21 WIB
13 Mei 2026, 19:15 WIB
12 Mei 2026, 12:54 WIB
11 Mei 2026, 19:00 WIB
10 Mei 2026, 18:48 WIB
Terkini
16 Mei 2026, 20:46 WIB
Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia