Toyota Avanza Bekas 2025 Makin Banyak, Cicilan Mulai Rp 5 Jutaan
18 Januari 2026, 13:00 WIB
Astra Car Value belum layani inspeksi mobil listrik bekas karena masih minimnya data yang mereka miliki
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Meski mengaku dapat melakukan inspeksi untuk seluruh merek tetapi Astra Car Value belum bisa melayani pemeriksaan kendaraan listrik. Pasalnya jumlah unitnya di Balai Lelang Ibid memang masih sedikit.
Situasi tersebut membuat mereka kesulitan untuk menaksir nilai jual kendaraan listrik yang diinspeksi. Padahal Astra Car Value harus memberi perkiraan harga mobil ketika pekerjaannya rampung.
“Kebetulan mobil listrik bekas belum banyak yang masuk (ke balai lelang Ibid) jadi harganya boleh dibilang belum terbentuk. Jadi bukan kami tidak mau tetapi unitnya memang sedikit,” ungkap Sutadi, Director of Ibid siang hari tadi.
Tak hanya itu, ia pun mengakui bahwa pihaknya perlu menambah investasi tambahan untuk melakukan inspeksi pada mobil listrik.
“Sebenarnya proses inspeksinya sama saja dengan kendaraan konvensional. Tapi untuk mobil listrik, kita harus periksa kesehatan baterainya dan ini tidak bisa sembarangan,” tambahnya kemudian.
Meski demikian dirinya mengakui bahwa di masa depan, inspeksi Electric Vehicle tentu dapat mereka lakukan.
Sebelumnya diberitakan bahwa PT Serasi Autoraya (Sera) melalui anak perusahaannya yaitu balai lelang Ibid memperkenalkan layanan Astra Car Valuation. Berkat ini maka masyarakat bisa melakukan inspeksi kendaraan bekas yang diinginkan secara objektif.
Pemeriksaan diklaim dilakukan oleh teknisi berpengalaman dan telah dilengkapi peralatan lengkap.
Inspeksi tidak hanya dilakukan pada eksterior tapi juga bagian lain seperti interior, rangka, mesin, kelistrikan hingga dokumen. Hal ini penting guna memastikan kondisi mobil memang sesuai dengan kenyataan.
Pekerjaani terdiri dari beberapa tahap dan harus dijalankan sesuai urutan agar tidak ada bagian yang akan terlewat.
“Setidaknya ada 188 titik kami periksa. Memang di tempat lain ada lebih banyak tetapi di Astra Car Valuation kami langsung memberikan grade A sampai E sehingga bisa memberikan penilaian secara objektif,” tegasnya kemudian.
Calon pembeli pun bisa mengatahui komponen apa saja yang rusak sehingga dapat mempersiapkan diri bila harus memperbaikinya sebelum memakai.
Selain itu pelanggan juga berhak menerima perkiraan harga jual dari mobil yang diinspeksi. Nilainya diberikan berdasarkan data milik Ibid.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
18 Januari 2026, 13:00 WIB
17 Januari 2026, 11:00 WIB
11 Januari 2026, 09:00 WIB
30 Desember 2025, 08:00 WIB
29 Desember 2025, 12:14 WIB
Terkini
19 Januari 2026, 11:00 WIB
Toyota berhasil jadi produsen mobil terbesar 2025 di Indonesia setelah membuat lebih dari 500 ribu kendaraan
19 Januari 2026, 10:11 WIB
SUV baru Mitsubishi diyakini kuat merupakan Pajero generasi terbaru, SUV offroad berkapasitas tujuh penumpang
19 Januari 2026, 09:00 WIB
Yamaha meminta kepada para pemerintah provinsi agar membuat opsen PKB dan BBNKB tidak membebani masyarakat
19 Januari 2026, 08:00 WIB
Ada banyak hal yang mempengaruhi harga BBM di Indonesia, seperti contoh potensi perang antara Iran dan AS
19 Januari 2026, 07:00 WIB
Mobil hybrid menunjukkan pertumbuhan stabil di Indonesia, PHEV populer berkat kehadiran merek Tiongkok
19 Januari 2026, 06:00 WIB
Menyambut awal pekan, kepolisian di Kota Kembang kembali menghadirkan SIM keliling Bandung di dua tempat
19 Januari 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali diterapkan setelah libur panjang yang terjadi akhir pekan lalu
19 Januari 2026, 06:00 WIB
Seperti biasa, SIM keliling Jakarta hari ini kembali dibuka di lima lokasi berbeda di sekitar Ibu Kota