10 Merek Mobil Cina Terlaris Juni 2026: BYD Kembali Memimpin
23 Juli 2026, 18:32 WIB
Keberadaan pabrik BYD dinilai bakal membawa dampak positif, sebab dapat menyerap banyak tenaga kerja di Subang
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Kehadiran pabrik BYD terus dinantikan banyak orang. Sebab dipercaya dapat membawa beragam dampak positif.
Terkini datang kabar terbaru dari proses pembangunan, fasilitas produksi milik jenama asal Cina tersebut.
“Beberapa pabrik sudah komit untuk dibangun. BYD Sudah 90 persen, investasinya Rp 11,2 triliun,” ujar Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian saat Pembukaan Rapimnas Kadin dikutip dari video YouTube Kadin Indonesia pada Kamis (04/11).
Tentu update pembangunan fasilitas produksi BYD menjadi angin segar. Tandanya mereka sudah semakin dekat untuk membuat mobil listrik secara lokal.
Sehingga dapat menyerap banyak tenaga kerja. Terutama masyarakat di wilayah Subang, Jawa Barat dan sekitar.
“Kapasitas produksi (pabrik BYD) 150.000 per tahun,” lanjut pembantu Presiden Prabowo Subianto itu.
Sebagai informasi, proses pembangunan pabrik BYD di Subang Smartpolitan sudah berjalan sejak beberapa waktu lalu.
Menurut kabar, BYD tengah mematangkan koordinasi dengan berbagai pihak. Seperti contoh Kementerian Perindustrian (Kemenperin).
“Sementara ini kita sudah masuk tahap akhir, karena kita sudah dapat audit dari BKPM,” ungkap Luther T. Panjaitan, Head of Public and Government Relation BYD Motor Indonesia di GJAW 2025.
Jadi proses produksi BYD Atto 1, Dolphin, Seal hingga Sealion 7 dapat berjalan setelah pabrik di Subang berdiri.
Dia pun berharap segala proses yang sedang dijalani, bisa dilalui dengan lancar tanpa hambatan berarti.
Sebab pabrik BYD diperkirakan bakal mulai memproduksi Electric Vehicle (EV), dalam waktu dekat ini.
“Sekarang mulai start proses tahap terakhir, harusnya lancar. Itu semua dimulai di kuartal 1 2026,” tegas Luther.
Tentu langkah tersebut sejalan dengan peningkatan permintaan mobil listrik BYD. Terutama di Indonesia yang terus menunjukan pertumbuhan.
Oleh sebab itu BYD berkomitmen untuk menyelesaikan pendirian pabrik. Kemudian beroperasi pada awal tahun depan.
“Saat ini semua on track, kami akan umumkan langsung segera setelah semua komplet. Kami sangat confidence di kuartal 1 kita bisa langsung memanfaatkan fasilitas itu,” pungkas dia.
Keberadaan pabrik BYD di Tanah Air memang sangat penting. Mengingat penjualan mereka di pasar nasional rata-rata 10 ribu per bulan.
Otomatis kehadiran fasilitas produksi satu ini, dipercaya bisa memenuhi semua permintaan para konsumen.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 Juli 2026, 18:32 WIB
19 Juli 2026, 12:00 WIB
16 Juli 2026, 07:00 WIB
15 Juli 2026, 07:00 WIB
14 Juli 2026, 22:00 WIB
Terkini
23 Juli 2026, 23:04 WIB
ACC mengklaim iklim pembiayaan mobil baru di 2026 masih menunjukan kinerja positif meski banyak tantangan
23 Juli 2026, 18:32 WIB
BYD mengisi posisi teratas sebagai merek mobil Cina terlaris di Indonesia periode Juni 2026, Jaecoo tergeser
23 Juli 2026, 09:00 WIB
Changan berencana menghadirkan berbagai mobil baru mulai dari BEV, HEV, REEV sampai PHEV di Indonesia
23 Juli 2026, 07:00 WIB
TAF dan ACC telah menyiapkan banyak program spesial demi mendapatkan banyak konsumen selama GIIAS 2026
23 Juli 2026, 06:00 WIB
Skema ganjil genap Jakarta masih berlaku esok hari mulai dari pukul 06.00 WIB, mobil pelat genap dibatasi
23 Juli 2026, 06:00 WIB
Sebelum mendatangi SIM keliling Bandung hari ini, disarankan menyiapkan dana untuk mengurus dokumen berkendara
23 Juli 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku bisa dilakukan dengan mudah di SIM keliling Jakarta, ini persyaratan lengkapnya
22 Juli 2026, 22:04 WIB
Geely Okavango sudah terdaftar di Indonesia, SUV bermesin bensin yang diyakini masuk setelah Coolray