Bing Bang Auto Festival 2026 Usung Konsep Baru, Banyak Promo
22 Oktober 2026, 11:00 WIB
Keberadaan pabrik BYD dinilai bakal membawa dampak positif, sebab dapat menyerap banyak tenaga kerja di Subang
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Kehadiran pabrik BYD terus dinantikan banyak orang. Sebab dipercaya dapat membawa beragam dampak positif.
Terkini datang kabar terbaru dari proses pembangunan, fasilitas produksi milik jenama asal Cina tersebut.
“Beberapa pabrik sudah komit untuk dibangun. BYD Sudah 90 persen, investasinya Rp 11,2 triliun,” ujar Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian saat Pembukaan Rapimnas Kadin dikutip dari video YouTube Kadin Indonesia pada Kamis (04/11).
Tentu update pembangunan fasilitas produksi BYD menjadi angin segar. Tandanya mereka sudah semakin dekat untuk membuat mobil listrik secara lokal.
Sehingga dapat menyerap banyak tenaga kerja. Terutama masyarakat di wilayah Subang, Jawa Barat dan sekitar.
“Kapasitas produksi (pabrik BYD) 150.000 per tahun,” lanjut pembantu Presiden Prabowo Subianto itu.
Sebagai informasi, proses pembangunan pabrik BYD di Subang Smartpolitan sudah berjalan sejak beberapa waktu lalu.
Menurut kabar, BYD tengah mematangkan koordinasi dengan berbagai pihak. Seperti contoh Kementerian Perindustrian (Kemenperin).
“Sementara ini kita sudah masuk tahap akhir, karena kita sudah dapat audit dari BKPM,” ungkap Luther T. Panjaitan, Head of Public and Government Relation BYD Motor Indonesia di GJAW 2025.
Jadi proses produksi BYD Atto 1, Dolphin, Seal hingga Sealion 7 dapat berjalan setelah pabrik di Subang berdiri.
Dia pun berharap segala proses yang sedang dijalani, bisa dilalui dengan lancar tanpa hambatan berarti.
Sebab pabrik BYD diperkirakan bakal mulai memproduksi Electric Vehicle (EV), dalam waktu dekat ini.
“Sekarang mulai start proses tahap terakhir, harusnya lancar. Itu semua dimulai di kuartal 1 2026,” tegas Luther.
Tentu langkah tersebut sejalan dengan peningkatan permintaan mobil listrik BYD. Terutama di Indonesia yang terus menunjukan pertumbuhan.
Oleh sebab itu BYD berkomitmen untuk menyelesaikan pendirian pabrik. Kemudian beroperasi pada awal tahun depan.
“Saat ini semua on track, kami akan umumkan langsung segera setelah semua komplet. Kami sangat confidence di kuartal 1 kita bisa langsung memanfaatkan fasilitas itu,” pungkas dia.
Keberadaan pabrik BYD di Tanah Air memang sangat penting. Mengingat penjualan mereka di pasar nasional rata-rata 10 ribu per bulan.
Otomatis kehadiran fasilitas produksi satu ini, dipercaya bisa memenuhi semua permintaan para konsumen.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
22 Oktober 2026, 11:00 WIB
22 Oktober 2026, 09:00 WIB
21 Oktober 2026, 22:50 WIB
21 Oktober 2026, 13:00 WIB
21 Oktober 2026, 09:00 WIB
Terkini
22 Oktober 2026, 15:44 WIB
Debut di Chery Brand Night, Tiggo X7 dan all new Tiggo 7 jadi amunisi baru untuk penjualan di pasar global
22 Oktober 2026, 13:08 WIB
Toyota Innova Zenix Hybrid kini dilengkapi T Intouch terbaru, berbagai fungsi kendaraan dapat diakses dari HP
22 Oktober 2026, 11:00 WIB
Bing Bang Auto Festival 2026 akan menyuguhkan kejutan dan menjadi panggung untuk mobil serta motor listrik
22 Oktober 2026, 09:00 WIB
Usulan insentif mobil hybrid dinilai kurang tepat, seharusnya pemerintah lebih fokus pada bantuan untuk EV
22 Oktober 2026, 07:00 WIB
iCar Mod Fest menjadi tempat menampilkan karya kreatif konsumen dalam melakukan modifikasi pada kendaraan
21 Oktober 2026, 22:50 WIB
Leapmotor berusaha mematuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang telah ditetapkan oleh pemerintah Indonesia
21 Oktober 2026, 17:00 WIB
LCR Honda menunjuk David Alonso sebagai rekan Johann Zarco dan melengkapi susunan pembalap MotoGP 2027
21 Oktober 2026, 15:00 WIB
Bersamaan dengan acara Chery International User Summit 2026, iCar V25 resmi meluncur dan berpeluang masuk RI