Impresi Pertama Changan Nevo Q05: Praktis buat Mobilitas Urban
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
Amerika Serikat dan Eropa tak lagi jadi negara dengan adopsi mobil listrik terbanyak secara global di 2025
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Sepanjang 2025, kendaraan elektrifikasi termasuk mobil listrik jadi tren yang mendapatkan sambutan baik dari masyarakat.
Khususnya mobil listrik yang dihadirkan dari Cina. Harga kompetitif jadi salah satu daya tarik utama bagi banyak konsumen.
Di tengah era elektrifikasi, pasar otomotif Asia Tenggara jadi sorotan karena pesat perkembangan tren mobil listrik di sana.
Terdahulu, Amerika Serikat dan Eropa jadi wilayah yang paling cepat mengadopsi penggunaan mobil listrik.
Namun data yang dihimpun oleh Arena EV menyebutkan bahwa tiga negara dengan penjualan mobil listrik terbanyak berada di luar Eropa.
Sebagai gambaran pada 2019 silam hanya ada empat negara mencatat bahwa 20 persen dari penjualan mereka merupakan mobil listrik.
Di 2025 angkanya naik dari empat menjadi 39 negara. Cina masih jadi pemimpin utama, di mana 50 persen penjualan mobil mereka merupakan lini elektrifikasi.
Tidak hanya Tiongkok, ada Vietnam yang juga menunjukkan performa positif tahun ini. Pangsa pasar mobil listrik di sana nyaris tembus 40 persen.
Sementara di Thailand, 20 persen dari total penjualan mobil baru mereka adalah Electric Vehicle (EV). Di Uni Eropa berjumlah 26 persen, sementara Inggris Rp 33 persen.
Di Vietnam, VinFast VF 3 tercatat sebagai mobil terlaris. Model itu disebut sesuai dengan kebutuhan mobilitas perkotaan masyarakat setempat.
“Indonesia juga bergerak cepat. Pangsa pasar penjualan mobil listrik mereka tembus 15 persen tahun ini, lebih tinggi dari 7,3 persen di Amerika Serikat,” tulis laporan Arena EV, dikutip pada Selasa (23/12).
Di samping Asia Tenggara, negara-negara Amerika Latin juga menunjukkan capaian positif. Pangsa pasar EV di Uruguay adalah 27 persen lalu Costa Rica 17 persen.
Lalu persentase penjualan mobil listrik di Brazil dan Meksiko lebih tinggi jika dibandingkan capaian di Jepang.
Hal ini menandakan positifnya perkembangan mobil listrik, tidak hanya terjadi di AS maupun Eropa saja tetapi juga termasuk Asia Tenggara.
Perlu diketahui saat ini banyak mobil listrik Cina hadir meramaikan lanskap otomotif Tanah Air. Lagi-lagi, harga murah menjadi daya tarik tersendiri.
BYD Atto 1 baru diluncurkan dengan harga Rp 199 jutaan. Lalu ada pendatang baru Changan yang debut di ajang Gaikindo Jakarta Auto Week atau GJAW 2025.
Melihat padatnya model mobil listrik, patut dinanti persaingan sengit yang berpeluang terjadi tahun depan. Apalagi merek seperti BYD mempertimbangkan untuk membawa model baru termasuk Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
23 Agustus 2026, 12:02 WIB
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
19 Agustus 2026, 09:00 WIB
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Terkini
27 Agustus 2026, 07:00 WIB
Marini dan Aldeguer akhirnya menentukan masa depan mereka dan mengisi susunan sementara pembalap MotoGP 2027
27 Agustus 2026, 06:07 WIB
Di hari ini SIM keliling Bandung beroperasi sejak pagi dan mengakomodir kebutuhan pengendara di Kota Kembang
27 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi di lima lokasi dan pada jam yang terbatas, simak informasi lengkapnya
27 Agustus 2026, 06:00 WIB
Jadwal, titik-titik lokasi hingga jenis kendaraan yang boleh melintas Ganjil Genap Jakarta dirangkum di bawah
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
SUV EV kompak Changan Nevo Q05 membuktikan keandalannya sebagai mobil listrik urban, simak ulasan lengkapnya
26 Agustus 2026, 11:59 WIB
Ford akan memproduksi SUV crossover pakai platform GEA yang saat ini juga dipakai Geely EX5 dan Starray
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
Setelah libur nasional, layanan SIM keliling Jakarta kembali tersedia di lima lokasi berbeda sekitar
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung merupakan fasilitas yang dapat memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen berkendara