Impresi Pertama Changan Nevo Q05: Praktis buat Mobilitas Urban
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
Chery J6 bernama The Helios ini menggendong panel surya serta baterai tambahan dengan kapasitas 10,2 kWh
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Ada beragam ubahan yang bisa dilakukan pada mobil listrik. Hal itu memunculkan berbagai inspirasi modifikasi bagi para pencinta otomotif.
Seperti yang terjadi pada Chery J6. Electric Vehicle (EV) satu ini mengalami sejumlah ubahan menarik.
Bagian paling menarik dari Chery J6 bernama The Helios itu ada pada sektor atap. Sebab sudah disematkan sistem panel surya motorized.
Panel surya tersebut difungsikan sebagai sumber energi cadangan atau power bank berjalan. Pemilik tidak perlu lagi repot-repot mencari sumber listrik.
"Tujuannya supaya kalau kita lagi jalan jauh dan butuh tenaga tambahan, bisa memanfaatkan energi dari matahari," ungkap Kusumawijaya, warga Jakarta Barat saat ditemui di Puncak, Bogor beberapa waktu lalu.
Ia menceritakan bahwa sistem panel surya pada Chery J6 miliknya berkapasitas 459 watt peak (Wp). Sistem ini terhubung ke baterai lithium eksternal 10,2 kWh.
Penampung daya tersebut diisi melalui inverter 6.000 watt. Sehingga memungkinkan energi dari matahari disalurkan secara stabil.
"Masih ada baterai bawaan pabrikan. Akan tetapi saya tambahkan baterai eksternal, jadi ada dua sistem," lanjut dia.
Lebih jauh dikatakan, baterai eksternal pada mobil listrik Chery J6 milik Kusumawijaya memiliki banyak fungsi.
Sebagai contoh, menjadi sumber daya cadangan dan menunjang seluruh perangkat kelistrikan di kendaraan, termasuk lampu, kulkas hingga peralatan lainnya.
"Semua lampu-lampu penerangan di mobil ini mengambil daya dari baterai tambahan yang diisi panel surya. Jadi baterai utama mobil dipakai untuk dapur pacu," tegas dia.
Berkat kombinasi sistem panel surya, energi yang masuk diklaim dapat bertambah sekitar 15 persen hingga 20 persen pada daya baterai utama.
Hal tersebut mampu meningkatkan jarak tempuh dari standar 418 km, menjadi 500 km lebih dalam sekali pengisian penuh.
Perlu diketahui pengisian langsung dari panel surya ke baterai tambahan memerlukan waktu cukup lama, yakni sekitar empat hingga lima hari dalam kondisi sinar matahari optimal.
Menariknya meski sudah dimodifikasi, fitur bawaan Vehicle to Load (V2L) masih berfungsi normal.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
23 Agustus 2026, 12:02 WIB
21 Agustus 2026, 19:08 WIB
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
20 Agustus 2026, 19:19 WIB
Terkini
28 Agustus 2026, 17:00 WIB
Jetour T2 Facelift hadir di Chengdu Auto Show dengan ubahan drastis di bagian depan, tampil mirip Defender
28 Agustus 2026, 15:00 WIB
Geely menemukan ada permasalahan pada LiDAR beberapa model mobil Lynk & Co yang diproduksi mulai awal 2025
28 Agustus 2026, 13:00 WIB
Ai Ogura harus masuk ke ruang operasi karena mengalami patah tulang pada tangan kiri usai kecelakaan di Jepang
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan masyarakat mengurus dokumen berkendara, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan di lima lokasi berbeda hari ini
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan pihak aparat untuk membendung jumlah kendaraan di jam sibuk
27 Agustus 2026, 15:00 WIB
Changan memboyong sejumlah model andalan dari berbagai sub merek, tawarkan variasi produk buat konsumen
27 Agustus 2026, 11:00 WIB
Untuk pasar India, Honda ADV 160 kini pakai mesin bensin yang dapat menenggak bahan bakar campuran etanol