Mobil Listrik Pertama Suzuki e Vitara Resmi Meluncur di Indonesia
09 Februari 2026, 19:20 WIB
Chery J6 bernama The Helios ini menggendong panel surya serta baterai tambahan dengan kapasitas 10,2 kWh
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Ada beragam ubahan yang bisa dilakukan pada mobil listrik. Hal itu memunculkan berbagai inspirasi modifikasi bagi para pencinta otomotif.
Seperti yang terjadi pada Chery J6. Electric Vehicle (EV) satu ini mengalami sejumlah ubahan menarik.
Bagian paling menarik dari Chery J6 bernama The Helios itu ada pada sektor atap. Sebab sudah disematkan sistem panel surya motorized.
Panel surya tersebut difungsikan sebagai sumber energi cadangan atau power bank berjalan. Pemilik tidak perlu lagi repot-repot mencari sumber listrik.
"Tujuannya supaya kalau kita lagi jalan jauh dan butuh tenaga tambahan, bisa memanfaatkan energi dari matahari," ungkap Kusumawijaya, warga Jakarta Barat saat ditemui di Puncak, Bogor beberapa waktu lalu.
Ia menceritakan bahwa sistem panel surya pada Chery J6 miliknya berkapasitas 459 watt peak (Wp). Sistem ini terhubung ke baterai lithium eksternal 10,2 kWh.
Penampung daya tersebut diisi melalui inverter 6.000 watt. Sehingga memungkinkan energi dari matahari disalurkan secara stabil.
"Masih ada baterai bawaan pabrikan. Akan tetapi saya tambahkan baterai eksternal, jadi ada dua sistem," lanjut dia.
Lebih jauh dikatakan, baterai eksternal pada mobil listrik Chery J6 milik Kusumawijaya memiliki banyak fungsi.
Sebagai contoh, menjadi sumber daya cadangan dan menunjang seluruh perangkat kelistrikan di kendaraan, termasuk lampu, kulkas hingga peralatan lainnya.
"Semua lampu-lampu penerangan di mobil ini mengambil daya dari baterai tambahan yang diisi panel surya. Jadi baterai utama mobil dipakai untuk dapur pacu," tegas dia.
Berkat kombinasi sistem panel surya, energi yang masuk diklaim dapat bertambah sekitar 15 persen hingga 20 persen pada daya baterai utama.
Hal tersebut mampu meningkatkan jarak tempuh dari standar 418 km, menjadi 500 km lebih dalam sekali pengisian penuh.
Perlu diketahui pengisian langsung dari panel surya ke baterai tambahan memerlukan waktu cukup lama, yakni sekitar empat hingga lima hari dalam kondisi sinar matahari optimal.
Menariknya meski sudah dimodifikasi, fitur bawaan Vehicle to Load (V2L) masih berfungsi normal.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
09 Februari 2026, 19:20 WIB
09 Februari 2026, 14:00 WIB
09 Februari 2026, 13:00 WIB
09 Februari 2026, 08:00 WIB
08 Februari 2026, 17:02 WIB
Terkini
09 Februari 2026, 22:00 WIB
Dua tahun setelah Xpander HEV debut Thailand, Mitsubishi umumkan rencana peluncuran mobil hybrid di RI tahun ini
09 Februari 2026, 21:00 WIB
Sebelumnya direncanakan hadir di IIMS 2026, BAIC umumkan peluncuran Arcfox T1 dilakukan di GIIAS 2026
09 Februari 2026, 20:00 WIB
Jeep merayakan hari jadinya yang ke-85 di IIMS 2026, mereka pun memasarkan unit khusus edisi kali ini
09 Februari 2026, 19:20 WIB
Suzuki e Vitara menyasar konsumen yang mengincar eksklusivitas akan sebuah produk mobil listrik inovatif
09 Februari 2026, 17:29 WIB
Ford mengklaim berhasil meraih hasil positif dalam hal penjualan mobil baru di 2025, disebut alami pertumbuhan
09 Februari 2026, 16:35 WIB
Suzuki XBee menjadi tamu spesial di IIMS 2026 dan berpeluang untuk dipasarkan di pasar otomotif Indonesia
09 Februari 2026, 15:00 WIB
Selama IIMS 2026 ada diskon motor Honda yang bisa dimanfaatkan pengunjung, lalu tersedia bonus tambahan
09 Februari 2026, 14:00 WIB
VinFast MPV 7 sudah bisa dipesan di IIMS 2026 dengan beragam keunggulan menarik termasuk kapasitas baterai yang besar