Harga Mobil Listrik Geely EX2 Diumumkan, Mulai Rp 229,9 Jutaan
20 Januari 2026, 21:00 WIB
Chery J6 bernama The Helios ini menggendong panel surya serta baterai tambahan dengan kapasitas 10,2 kWh
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Ada beragam ubahan yang bisa dilakukan pada mobil listrik. Hal itu memunculkan berbagai inspirasi modifikasi bagi para pencinta otomotif.
Seperti yang terjadi pada Chery J6. Electric Vehicle (EV) satu ini mengalami sejumlah ubahan menarik.
Bagian paling menarik dari Chery J6 bernama The Helios itu ada pada sektor atap. Sebab sudah disematkan sistem panel surya motorized.
Panel surya tersebut difungsikan sebagai sumber energi cadangan atau power bank berjalan. Pemilik tidak perlu lagi repot-repot mencari sumber listrik.
"Tujuannya supaya kalau kita lagi jalan jauh dan butuh tenaga tambahan, bisa memanfaatkan energi dari matahari," ungkap Kusumawijaya, warga Jakarta Barat saat ditemui di Puncak, Bogor beberapa waktu lalu.
Ia menceritakan bahwa sistem panel surya pada Chery J6 miliknya berkapasitas 459 watt peak (Wp). Sistem ini terhubung ke baterai lithium eksternal 10,2 kWh.
Penampung daya tersebut diisi melalui inverter 6.000 watt. Sehingga memungkinkan energi dari matahari disalurkan secara stabil.
"Masih ada baterai bawaan pabrikan. Akan tetapi saya tambahkan baterai eksternal, jadi ada dua sistem," lanjut dia.
Lebih jauh dikatakan, baterai eksternal pada mobil listrik Chery J6 milik Kusumawijaya memiliki banyak fungsi.
Sebagai contoh, menjadi sumber daya cadangan dan menunjang seluruh perangkat kelistrikan di kendaraan, termasuk lampu, kulkas hingga peralatan lainnya.
"Semua lampu-lampu penerangan di mobil ini mengambil daya dari baterai tambahan yang diisi panel surya. Jadi baterai utama mobil dipakai untuk dapur pacu," tegas dia.
Berkat kombinasi sistem panel surya, energi yang masuk diklaim dapat bertambah sekitar 15 persen hingga 20 persen pada daya baterai utama.
Hal tersebut mampu meningkatkan jarak tempuh dari standar 418 km, menjadi 500 km lebih dalam sekali pengisian penuh.
Perlu diketahui pengisian langsung dari panel surya ke baterai tambahan memerlukan waktu cukup lama, yakni sekitar empat hingga lima hari dalam kondisi sinar matahari optimal.
Menariknya meski sudah dimodifikasi, fitur bawaan Vehicle to Load (V2L) masih berfungsi normal.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
20 Januari 2026, 21:00 WIB
20 Januari 2026, 20:00 WIB
20 Januari 2026, 17:21 WIB
20 Januari 2026, 09:00 WIB
19 Januari 2026, 18:00 WIB
Terkini
20 Januari 2026, 21:00 WIB
Geely EX2 hadir sebagai bukti komitmen mereka terhadap strategi global dalam menjual mobil listrik modern
20 Januari 2026, 20:00 WIB
Desain SUV terbaru GAC Aion N60 dirancang oleh mantan desainer BMW, punya tampilan tenang dan elegan
20 Januari 2026, 19:00 WIB
Royal Alloy JPS 245 hadir untuk memenuhi kebutuhan para pencinta motor klasik yang ingin melakukan touring
20 Januari 2026, 17:41 WIB
Marc Marquez dikabarkan akan mengabdikan dirinya bersama Ducati selama dua tahun atau sampai MotoGP 2028
20 Januari 2026, 17:21 WIB
Modifikasi simpel namun sporti berupa striping stiker, dirancang untuk BYD Atto 1 oleh Portals Sticker
20 Januari 2026, 14:31 WIB
Ducati MX Team Indonesia akan dibekali motor pabrikan Desmo450 MX, siap debut di ajang motorcross Thailand
20 Januari 2026, 13:00 WIB
Penyegaraan pada Yamaha Lexi LX 155 diharapkan bisa menggairahkan pasar motor matic Indonesia pada 2026
20 Januari 2026, 12:00 WIB
Lepas jadikan Indonesia sebagai negara pertama yang memiliki diler resmi untuk memberi layanan pada pelanggan