Penjualan Mobil Juli 2026 Kembali Membaik, Tumbuh 3,6 Persen
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
Menurut pemerintah tidak ada masalah dalam skandal uji Toyota dan Daihatsu, semua sudah sesuai regulasi
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Industri otomotif beberapa waktu lalu tengah digegerkan dengan skandal uji mesin diesel Toyota dan pengetesan tabrak Daihatsu. Berangkat dari hal tersebut pemerintah Indonesia akhirnya angkat bicara.
Danto Restyawan, Direktur Sarana Transportasi Jalan, Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan mengatakan kalau pemerintah sudah mengambil tindakan cepat.
Satu diantaranya dengan melakukan percepatan pengujian seiring terjadi skandal uji Toyota dan Daihatsu. Hal ini demi mencari tahu akar permasalahan.
“Dalam regulasi kami semua tidak ada masalah. Kendaraan di Indonesia baik Toyota Fortuner maupun produk Daihatsu hasil ujinya bagus,” ungkap Danto di Jakarta Selatan, pada Rabu (7/2).
Sementara hal senada turut dilontarkan oleh Hendro Martono, Direktur Industri Maritim Alat Transportasi dan Pertahanan (Imatap) Kementerian Perindustrian.
Dia menuturkan kalau skandal uji Toyota dan Daihatsu yang terjadi di Jepang disebut irregularity. Ini karena pengujian tidak dilakukan secara bertahap.
Sebab di negeri sakura pengujian harus dilakukan secara bertahap dari pertama, kedua, ketiga sampai seterusnya.
“Kalau pengujian pertama langsung ketiga lalu balik kedua dan keempat itu irregularity. Dari sisi safety tidak masalah serta sudah dilakukan pengujian,” kata Hendro.
Di sisi lain PT TMMIN (Toyota Manufacturing Indonesia) memastikan skandal tersebut tidak berdampak pada produk di Tanah Air.
“Jadi ini masalahnya adalah homologasi bukan Quality and Safety. Untuk model di Indonesia tidak terdampak, hanya sebagian yang diekspor ke Timur Tengah saja terkena,” Bob Azzam, Wakil Presiden Direktur TMMIN.
Bob Azzam menegaskan performa kendaraan masih sesuai standar serta tetap bisa diandalkan. Sehingga masyarakat Indonesia tidak perlu ragu menggunakan produk jenama asal Jepang itu.
“Isu ini berkaitan dengan prosedur sertifikasi di beberapa negara selain Indonesia dan tidak berkaitan maupun mempengaruhi kinerja horsepower, torsi hingga kinerja mesin lain,” tegas dia.
Toyota pun memutuskan untuk menghentikan sementara pengiriman kendaraan yang terlibat dalam skandal uji mesin diesel Toyota.
Mereka juga akan memberikan penjelasan ke pemerintah terkait masalah tersebut termasuk melakukan perbaikan dalam pengujian.
Restrukturisasi bisnis serta reformasi budaya kerja turut dilakukan perusahaan secara drastis namun membutuhkan waktu cukup lama.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
11 Agustus 2026, 20:00 WIB
07 Agustus 2026, 10:45 WIB
07 Agustus 2026, 09:00 WIB
07 Agustus 2026, 08:00 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda