Airlangga Klaim Proyek Mobil Nasional Diminati Pabrikan Asing
27 November 2025, 12:00 WIB
Hyundai menegaskan bakal tetap fokus kembangkan EV meski kini pemerintah memberi insentif mobil hybrid
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Insentif mobil hybrid yang diberikan pemerintah rupanya tidak membuat Hyundai meninggalkan komitmen mereka dalam mengembangkan kendaraan listrik di Tanah Air. Padahal mereka sudah menjual kendaraan di segmen tersebut seperti Santa Fe dan Tucson.
Bahkan Hyundai Santa Fe sudah dirakit secara lokal di pabriknya di kawasan Bekasi. Hanya saja mereka memang tidak menyampaikan jumlah Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dari mobil tersebut.
Ketika dihubungi KatadataOTO, pabrikan asal Korea Selatan itu mengaku tetap mengandalkan EV untuk menggarap pasar Indonesia. Hal itu dinilai sesuai dengan tujuan pertama mereka berinvestasi di Tanah Air.
“Kami menghargai semua aturan yang dibuat pemerintah. Hyundai akan terus fokus menghadirkan mobil ramah lingkungan khususnya kendaraan listrik berbasis baterai sebagai prioritas utama selaras dengan investasi keseluruhan Hyundai di Indonesia,” ungkap Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia pada KatadataOTO (16/12).
Ia pun menegaskan meski pihaknya masih terus akan mengembangkan pasar di Indonesia melalui sejumlah investasi. Sehingga bukan tidak mungkin pasar Hyundai dapat kembali meningkat.
“Sebagai salah satu pemain otomotif di Indonesia, kami terus berusaha berkembang di Tanah Air. Semoga pemerintah terus mendukung usaha serta investasi dari Hyundai,” tegasnya kemudian.
Sebelumnya diberitakan bahwa mulai Januari 2025, pemerintah bakal memberi insentif kendaraan hybrid. Bantuannya berupa Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) sebesar 3 persen.
Oleh sebab itu perusahaan yang telah memiliki produk hybrid diminta untuk melakukan pendaftaran. Sehingga insentif bisa langsung diberikan.
“Saya minta para produsen mobil di Indonesia segera mendaftarkan mereknya kepada kami agar tahun depan pada 1 Januari bisa menikmati insentif stimulus yang disiapkan pemerintah,” terang Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian di konfrensi pers Paket Kebijakan Ekonomi untuk Kesejahteraan siang hari tadi
Dia menuturkan bahwa program tersebut diluncurkan untuk mendongkrak daya beli masyarakat, terutama pada sektor kendaraan roda empat.
Mengingat pada 2024 pasar otomotif terpukul cukup dalam. Oleh sebab itu insentif mobil hybrid diharapkan mampu menggairahkan penjualan kendaraan roda empat di 2025.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
27 November 2025, 12:00 WIB
26 November 2025, 21:00 WIB
26 November 2025, 07:00 WIB
24 November 2025, 11:06 WIB
21 November 2025, 12:00 WIB
Terkini
27 November 2025, 22:00 WIB
iCar V23 akhirnya resmi diluncurkan di Malaysia, calon pembeli berkesempatan mendapat banyak keuntungan
27 November 2025, 21:00 WIB
Chery akui ada keluhan terkait ketersediaan suku cadang dan akan segera lakukan evaluasi buat memperbaikinya
27 November 2025, 20:43 WIB
MMKSI menampilkan beragam ide modifikasi untuk Mitsubishi Pajero Sport, Xpander sampai Xforce di GJAW 2025
27 November 2025, 20:00 WIB
Ajang Daihatsu Indonesia Masters 2026 siap digelar tahun depan dan bakal seru karena diikuti banyak negara
27 November 2025, 19:40 WIB
Jetour T2 menjadi harapan terbesar manufaktur asal Cina untuk bisa meningkatkan penjualan di Tanah Air
27 November 2025, 18:00 WIB
GJAW 2025 menjadi ajang promosi puluhan manufaktur kendaraan untuk meningkatkan jumlah penjualan tahun ini
27 November 2025, 17:00 WIB
SIS memastikan Suzuki eVitara akan diluncurkan pada awal 2026, bertepatan dengan pameran otomotif IIMS
27 November 2025, 16:27 WIB
Mitsubishi Xforce cocok diandalkan untuk para keluarga modern berkat berbagai keunggulan yang dimiliki