Wholesales Mobil Listrik Agustus 2026 Tumbuh, Hybrid Turun
15 September 2026, 13:00 WIB
Hyundai menegaskan bakal tetap fokus kembangkan EV meski kini pemerintah memberi insentif mobil hybrid
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Insentif mobil hybrid yang diberikan pemerintah rupanya tidak membuat Hyundai meninggalkan komitmen mereka dalam mengembangkan kendaraan listrik di Tanah Air. Padahal mereka sudah menjual kendaraan di segmen tersebut seperti Santa Fe dan Tucson.
Bahkan Hyundai Santa Fe sudah dirakit secara lokal di pabriknya di kawasan Bekasi. Hanya saja mereka memang tidak menyampaikan jumlah Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dari mobil tersebut.
Ketika dihubungi KatadataOTO, pabrikan asal Korea Selatan itu mengaku tetap mengandalkan EV untuk menggarap pasar Indonesia. Hal itu dinilai sesuai dengan tujuan pertama mereka berinvestasi di Tanah Air.
“Kami menghargai semua aturan yang dibuat pemerintah. Hyundai akan terus fokus menghadirkan mobil ramah lingkungan khususnya kendaraan listrik berbasis baterai sebagai prioritas utama selaras dengan investasi keseluruhan Hyundai di Indonesia,” ungkap Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia pada KatadataOTO (16/12).
Ia pun menegaskan meski pihaknya masih terus akan mengembangkan pasar di Indonesia melalui sejumlah investasi. Sehingga bukan tidak mungkin pasar Hyundai dapat kembali meningkat.
“Sebagai salah satu pemain otomotif di Indonesia, kami terus berusaha berkembang di Tanah Air. Semoga pemerintah terus mendukung usaha serta investasi dari Hyundai,” tegasnya kemudian.
Sebelumnya diberitakan bahwa mulai Januari 2025, pemerintah bakal memberi insentif kendaraan hybrid. Bantuannya berupa Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) sebesar 3 persen.
Oleh sebab itu perusahaan yang telah memiliki produk hybrid diminta untuk melakukan pendaftaran. Sehingga insentif bisa langsung diberikan.
“Saya minta para produsen mobil di Indonesia segera mendaftarkan mereknya kepada kami agar tahun depan pada 1 Januari bisa menikmati insentif stimulus yang disiapkan pemerintah,” terang Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian di konfrensi pers Paket Kebijakan Ekonomi untuk Kesejahteraan siang hari tadi
Dia menuturkan bahwa program tersebut diluncurkan untuk mendongkrak daya beli masyarakat, terutama pada sektor kendaraan roda empat.
Mengingat pada 2024 pasar otomotif terpukul cukup dalam. Oleh sebab itu insentif mobil hybrid diharapkan mampu menggairahkan penjualan kendaraan roda empat di 2025.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 September 2026, 13:00 WIB
02 September 2026, 09:00 WIB
31 Agustus 2026, 19:00 WIB
31 Agustus 2026, 09:00 WIB
31 Agustus 2026, 07:00 WIB
Terkini
16 September 2026, 19:39 WIB
Marc Marquez berpeluang untuk melanjutkan raih kemenangan pada gelaran MotoGP Austria 2026 akhir pekan nanti
16 September 2026, 19:38 WIB
Belum lama seorang masyarakat bernama Jangkung Sido Sentosa mengaku keberatan jika SIM mati harus bikin baru
16 September 2026, 09:00 WIB
Shell harus menggelontorkan investasi cukup besar, hingga Rp 1,2 triliun untuk membuat pabrik gemuk di Marunda
16 September 2026, 06:00 WIB
Pengguna mobil pribadi dengan pelat ganjil hari ini wajib waspada karena ada aturan Ganjil Genap Jakarta
16 September 2026, 06:00 WIB
Berikut adalah daftar lokasi serta jadwal SIM keliling Jakarta yang beroperasi hari ini, simak syaratanya
16 September 2026, 06:00 WIB
Mengurus dokumen berkendara hari ini bisa lebih mudah dengan mendatangi salah satu lokasi SIM keliling Bandung
15 September 2026, 17:00 WIB
Penjualan mobil diesel yang menjadi salah satu andalan GWM sempat terganggu karena kenaikan harga solar
15 September 2026, 15:00 WIB
Chery Group terus memperluas potensi pengembangan robot humanoid menggunakan berbagai skenario menarik