Biaya Pertamax Full Tank buat MPV, Innova Zenix Rp 800 Ribuan
12 Juni 2026, 15:00 WIB
Menjadi bentuk tindak lanjut KTT G20, sebanyak 7 Toyota bZ4X jadi kendaraan operasional Kemenko Marves
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Mendukung kebijakan pemerintah menuju netralitas karbon, Toyota bZ4X jadi kendaraan operasional Kemenko Marves (Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi). Ada sebanyak 7 unit yang diboyong melalui program usership KINTO.
Langkah ini juga menjadi bentuk tindak lanjut KTT (Konferensi Tingkat Tinggi) G20 yang diselenggarakan pada November 2022, salah satunya adalah pembahasan isu transisi energi berkelanjutan.
Dalam pertemuan presidensi tersebut juga dibahas rencana atau roadmap terkait aksi konkret yang bakal dilakukan semua pihak untuk mendukung isu tersebut ke depannya.
Henry Tanoto, Vice President Director PT TAM (Toyota Astra Motor) mengatakan bahwa pihakknya mengapresiasi Kantor Kemeno Marves karena telah memilih bZ4X sebagai kendaraan listrik berbasis baterai untuk mendukung mobilitas.
“Sebagai tindak lanjut KTT G20, Toyota meyakini langkah Kemenko Marves akan memperkuat komitmen bersama dalam mendukung berbagai upaya untuk pengurangan emisi karbon menuju Net Zero Emission pada 2060,” ucap Henry dalam keterangan resmi, dikutip Senin (06/03).
Saat ini sudah ada sejumlah upaya yang dilakukan pemerintah untuk mempercepat elektrifikasi di Tanah Air. Misalnya, lewat Inpres (Instruksi Presiden) Nomor 7 Tahun 2022 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery EV) sebagai Kendaraan Dinas Operasional dan.atau Kendaraan Perorangan DInas Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah.
Melalui instruksi tersebut kendaraan dinas operasional maupun perorangan harus merupakan kendaraan listrik yang berbasis baterai, bukan lagi kendaraan konvensional.
Merek ini menjadi salah satu pabrikan yang sudah mulai menjual kendaraan listriknya di Indonesia, baik BEV (battery electric vehicle) maupun mobil hybrid atau HEV (hybrid electric vehicle).
Strategi Multiple Pathway ini dibuat untuk mendukung rencana pemerintah dalam mempercepat proses elektrifikasi di Tanah Air. Masyarakat diberikan lebih banyak opsi atau pilihan kendaraan dengan harga bervariasi, sehingga bisa berpindah dari kendaraan konvensional.
“Sehingga akan semakin banyak masyarakat penggunakendaraan beroda empat yang dapat turut berkontribusi dalam upaya menurunkan emisi karbon di Indonesia,” ucap Anton Jimmi Suwandy, Marketing Director PT TAM.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Juni 2026, 15:00 WIB
10 Juni 2026, 15:00 WIB
05 Juni 2026, 14:06 WIB
05 Juni 2026, 09:00 WIB
04 Juni 2026, 19:34 WIB
Terkini
26 Juni 2026, 22:57 WIB
Mitsubishi Pajero Sport tawarkan keseimbangan performa mesin dan efisiensi bahan bakar untuk keluarga
26 Juni 2026, 09:00 WIB
AHM menjelaskan kalau mereka belum memutuskan bagaimana masa depan paten Honda Ryden 160 yang mereka daftarkan
26 Juni 2026, 07:00 WIB
Francesco Bagnaia mendapatkan kontrak selama empat tahun dari Aprilia dan akan berduet dengan Bezzecchi
26 Juni 2026, 06:23 WIB
Ganjil Genap Jakarta kembali diberlakukan hari ini untuk bisa mengurai kemacetan terutama pada jam sibuk
26 Juni 2026, 06:00 WIB
Jangan sampai terlewat, SIM keliling Jakarta masih beroperasi seperti biasa lima lokasi sebelum akhir pekan
26 Juni 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung beroperasi sejak pagi dan melayani para pengendara motor maupun mobil sebelum akhir pekan
25 Juni 2026, 20:58 WIB
Grup Tianneng meresmikan basis produksi yang berlokasi di Surabaya, fokus pada baterai kendaraan listrik
25 Juni 2026, 20:56 WIB
Setelah E4 EV, Lepas masih punya rencana untuk memperkenalkan produk mobil listrik lain untuk pasar RI