VinFast Daftarkan Paten Desain SUV Baru di Indonesia
02 April 2026, 13:00 WIB
Pada 2024 12 mobil listrik BMW bakal mengaspal di Indonesia, salah satunya yang telah dibocorkan adalah i5
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pasar mobil listrik Indonesia terus menggoda para manufaktur buat menghadirkan produk anyar. Seperti yang dilakukan oleh BMW Group Indonesia.
Mereka rencananya bakal memboyong belasan mobil listrik BMW ke Tanah Air di 2024. Hal itu dikatakan langsung Jodie O’tania, Director of Communications BMW Group Indonesia.
“BMW akan menghadirkan 12 mobil baru dan sebagian besar yaitu kendaraan listrik. Jadi bukan hanya iX1 lagi tetapi ada model full elektrik lain,” ungkap Jodie di Jakarta belum lama ini.
Meski begitu Jodie belum mau membocorkan produk anyarnya. Namun dia memastikan satu mobil listrik, yakni BMW i5 mengaspal di 2024.
Sehingga diharapkan bisa memenuhi kebutuhan para bos muda penggemar kendaraan dari benua biru. Kemudian membantu pemerintah dalam menurunkan polusi udara.
“Tahun ini kita akan meluncurkan i5,” Jodie menegaskan.
Tentu menjadi angin segar bagi para penggemar BMW. Sebab bisa menikmati performa kendaraan mewah ramah lingkungan asal Jerman.
Di sisi lain tren penjualan mobil BMW turut mengalami kenaikan pada 2023. Mereka mencatatkan peningkatan sampai 38 persen.
Selanjutnya penyumbang terbesar sepanjan tahun lalu datang dari mobil listrik, yakni BMW iX xDrive40 yang berhasil terjual 587 unit. Menjadikan kendaraan listrik premium terlaris di Tanah Air.
Menurut Ariefin Makaminan, Director of Sales BMW Group Indonesia konsumennya datang dari kalangan atas.
Bahkan dia menjelaskan ada beberapa alasan membuat orang kaya memutuskan untuk menggunakan mobil listrik murni rakitan BMW daripada kendaraan konvensional.
“Kalau EV pasti pertama tidak perlu memikirkan ganjil genap lalu kedua konsumsi energi atau biaya bahan bakar yang mulai berkurang,” kata dia.
Kemudian dia mengungkapkan kalau orang kaya saat ini juga masih memikirkan biaya untuk konsumsi bahan bakar.
Oleh sebab itu banyak dari mereka beralih mengandalkan kendaraan setrum agar dapat menghemat pengeluaran.
“Sekarang kalau kita ambil perumpamaan Jakarta ke Malang menghabiskan BBM berapa? Apalagi jika kita berbicara penggunaan fleet, kalau bisa memangkas biaya sampai persepuluh jauh lebih menguntungkan,” Ariefin menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
02 April 2026, 13:00 WIB
31 Maret 2026, 17:00 WIB
31 Maret 2026, 11:00 WIB
31 Maret 2026, 09:47 WIB
27 Maret 2026, 20:00 WIB
Terkini
03 April 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dibuka di lima tempat berbeda tersebar di sekitar Ibu Kota
03 April 2026, 06:00 WIB
Meski menjelang akhir pekan, SIM keliling Bandung tetap dihadiri demi memudahkan pengendara di Kota Kembang
02 April 2026, 17:00 WIB
PLN ungkap jumlah pemakaian SPKLU saat libur Lebaran 2026 alami peningkatan dibanding periode serupa tahun lalu
02 April 2026, 16:47 WIB
Wuling Darion Plug-in Hybrid dilengkapi spesifikasi mumpuni dan irit, cocok dibawa berkendara jarak jauh
02 April 2026, 13:00 WIB
Desain mobil baru VinFast identik dengan VF 7, namun ada sejumlah perbedaan terlihat pada eksteriornya
02 April 2026, 11:00 WIB
Presiden Prabowo bertemu dengan petinggi Toyota dan Mitsubishi di Jepang demi membahas kelanjutan investasi
02 April 2026, 09:00 WIB
Yadea bakal meluncurkan motor listrik terbarunya di Indonesia dan kendaraan tersebut memiliki teknologi pintar
02 April 2026, 07:57 WIB
Pada awal April 2026, seluruh pabrikan nampak tidak menaikan harga mobil LCGC mereka di pasar Indonesia