Penjualan Datar, BMW Tetap Pede Bawa iX3 di GIIAS 2026
30 Juni 2026, 21:00 WIB
Pada 2024 12 mobil listrik BMW bakal mengaspal di Indonesia, salah satunya yang telah dibocorkan adalah i5
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pasar mobil listrik Indonesia terus menggoda para manufaktur buat menghadirkan produk anyar. Seperti yang dilakukan oleh BMW Group Indonesia.
Mereka rencananya bakal memboyong belasan mobil listrik BMW ke Tanah Air di 2024. Hal itu dikatakan langsung Jodie O’tania, Director of Communications BMW Group Indonesia.
“BMW akan menghadirkan 12 mobil baru dan sebagian besar yaitu kendaraan listrik. Jadi bukan hanya iX1 lagi tetapi ada model full elektrik lain,” ungkap Jodie di Jakarta belum lama ini.
Meski begitu Jodie belum mau membocorkan produk anyarnya. Namun dia memastikan satu mobil listrik, yakni BMW i5 mengaspal di 2024.
Sehingga diharapkan bisa memenuhi kebutuhan para bos muda penggemar kendaraan dari benua biru. Kemudian membantu pemerintah dalam menurunkan polusi udara.
“Tahun ini kita akan meluncurkan i5,” Jodie menegaskan.
Tentu menjadi angin segar bagi para penggemar BMW. Sebab bisa menikmati performa kendaraan mewah ramah lingkungan asal Jerman.
Di sisi lain tren penjualan mobil BMW turut mengalami kenaikan pada 2023. Mereka mencatatkan peningkatan sampai 38 persen.
Selanjutnya penyumbang terbesar sepanjan tahun lalu datang dari mobil listrik, yakni BMW iX xDrive40 yang berhasil terjual 587 unit. Menjadikan kendaraan listrik premium terlaris di Tanah Air.
Menurut Ariefin Makaminan, Director of Sales BMW Group Indonesia konsumennya datang dari kalangan atas.
Bahkan dia menjelaskan ada beberapa alasan membuat orang kaya memutuskan untuk menggunakan mobil listrik murni rakitan BMW daripada kendaraan konvensional.
“Kalau EV pasti pertama tidak perlu memikirkan ganjil genap lalu kedua konsumsi energi atau biaya bahan bakar yang mulai berkurang,” kata dia.
Kemudian dia mengungkapkan kalau orang kaya saat ini juga masih memikirkan biaya untuk konsumsi bahan bakar.
Oleh sebab itu banyak dari mereka beralih mengandalkan kendaraan setrum agar dapat menghemat pengeluaran.
“Sekarang kalau kita ambil perumpamaan Jakarta ke Malang menghabiskan BBM berapa? Apalagi jika kita berbicara penggunaan fleet, kalau bisa memangkas biaya sampai persepuluh jauh lebih menguntungkan,” Ariefin menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
30 Juni 2026, 21:00 WIB
30 Juni 2026, 15:00 WIB
29 Juni 2026, 07:00 WIB
28 Juni 2026, 09:00 WIB
28 Juni 2026, 07:15 WIB
Terkini
02 Juli 2026, 09:00 WIB
Mini Overland yang dilakukan Kagama 4X4 Adventure kali ini diikuti sekitar 70 mobil peserta di hari jadi kelima
02 Juli 2026, 07:01 WIB
Astra Daihatsu Motor mengusung empat pilar dalam menjalan komitmen mereka dala program CSR perusahaan
02 Juli 2026, 06:20 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta hari ini 2 Juli 2026 kembali diberlakukan untuk bisa sedikit memecah kebuntuan
02 Juli 2026, 06:02 WIB
SIM keliling Bandung bisa jadi opsi bagi masyarakat yang ingin mengurus dokumen berkendara dengan mudah
02 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani prosedur perpanjangan SIM yang mudah untuk warga Jakarta, simak lokasinya
01 Juli 2026, 21:33 WIB
Rofbell Ardante Sahroni mendapat apresiasi dari IMI (Ikatan Motor Indonesia) atas prestasinya di ajang Drift
01 Juli 2026, 17:00 WIB
Harga Porsche Cayenne versi rakitan Malaysia semakin kompetitif di Rp 2,99 miliar, spesifikasi tidak berubah
01 Juli 2026, 16:32 WIB
Pertamina kembali melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi yang mulai berlaku secara nasional pada hari ini