Aksi Rombongan Sepatu Roda di Jalan Raya Dapat Perhatian Wagub

Rombongan sepatu roda di jalan raya melakukan aksi berbahaya di tengah jalan Gatot Subroto, Jakarta hingga Wagub angkat bicara

Aksi Rombongan Sepatu Roda di Jalan Raya Dapat Perhatian Wagub
Adi Hidayat

TRENOTO – Sebuah rombongan pesepatu roda viral di media sosial setelah aksinya melaju di tengah jalan raya. Langkah tersebut tentunya tidak bijak karena dapat membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

Dalam aksinya, para pengguna sepatu roda tersebut melaju dengan cepat di jalan Gatot Subroto. Meski mendapat teguran dari pengguna jalan lain, mereka tetap melakukan aksinya tanpa mengurangi kecepatan.

Aksi berbahaya itu pun langsung mendapat respon dari Ariza Patria, Wakil Gubernur DKI Jakarta. Dalam akun Instagram miliknya, Ia mengingatkan agar olahraga dilakukan di tempat yang telah disediakan sehingga tidak mengganggu fasilitas publik.

Photo : @arizapatria

“Banyak tempat bermain sepatu roda yang disiapkan oleh Pemprov DKI Jakarta, mulai dari fasilitas umum sampai Jakarta International Roller Track Arena (JIRTA). Silahkan warga menyalurkan hobinya, dengan saling menghargai,” tulisnya dalam caption feed.

Ia pun menyebut bahwa aksi rombongan sepatu roda di jalan raya itu akan ditindaklanjuti karena lokasi untuk beraktivitas sudah disiapkan pemerintah. Sehingga tidak ada alasan lagi bagi masyarakat untuk tidak mematuhinya.

“Arogansi di jalan merugikan diri dan banyak orang,” tegasnya kemudian.

Photo : @arizapatria

Aksi arogan saat berolahraga sebenarnya bukanlah kasus baru di Indonesia, khususnya Jakarta. Salah satunya kasus yang pernah terjadi adalah arogansi pesepeda akibat memakan jalur di jalan utama Jakarta.

Ketika pandemi, sepeda menjadi sebuah hobi baru yang digemari masyarakat umum untuk menjaga imun tubuh. Sayangnya, para pesepeda seringkali melakukan hobinya secara bergerombol hingga menutup jalan.

Aksi tersebut tentunya sangat berbahaya dan dinilai tidak menghargai pengguna jalan lain. Tidak heran bila angka kecelakaan pesepeda karena tertabrak kendaraan lain di saat itu terbilang tinggi dibanding sebelumnya.

Kondisi tersebut pun menjadi viral dan berhasil membuat pemerintah DKI Jakarta melakukan pembenahan. Sejumlah ruas jalan kini telah disiapkan jalur khusus sehingga pesepeda bisa melakukan aksinya dengan lebih aman.

Tak hanya itu, sejumlah fasilitas lain juga diberikan untuk pesepeda. Salah satunya adalah diberikannya izin untuk membawa sepeda di MRT menggunakan beberapa gerbong khusus yang sudah disediakan.


Terkini

mobil
Chery J6T CSH

Mobil Listrik Chery J6T CSH, SUV Boxy Beridentitas Adventure

Chery J6T CSH memiliki tampilan yang sama dengan versi listrik namun mempunyai jarak tempuh lebih jauh

mobil
Omoda & Jaecoo Trimegah Bogor

Omoda & Jaecoo Trimegah Bogor Punya Fasilitas Home Service

Omoda & Jaecoo Trimegah Bogor bisa memberikan fasilitas body and paint bagi konsumen dengan jaringan

modifikasi
Indonesia Custom Show 2026

Penta Prima Luncurkan Program Paket Cat Harga Terjangkau

Program Cat Merdeka dari Penta Prima memberikan kesempatan pencinta otomotif memperbaharui tampilan kendaraan

mobil
Denza

Penjelasan BYD soal Pergantian Nama Diler Denza

Pihak BYD sebut Denza hanya akan mengalami penyegaran identitas logo yang memang dilakukan secara global

news
Aimoga Chery

Aimoga Kenalkan Robot Pintar, Bantu Jaga Ketertiban Lalu Lintas

Robot Aimoga, hasil kolaborasi dengan Chery hadirkan inovasi di pameran robot di Beijing, 19-23 Agustus 2026

motor
Motor matic 150 cc

Daftar Harga Motor Matic 150 cc Agustus 2026, Nmax dan PCX Stabil

Yamaha sampai Honda terpantau tidak menaikan harga motor matic 150 cc, konsumen berkesempatan meminang unit.

mobil
Changan Nevo Q05

Changan Raup 1.120 SPK di GIIAS 2026, Nevo Q05 Populer

Changan tuai respons positif berkat Nevo Q05, kontribusinya 80 persen dari total 1.120 SPK di GIIAS 2026

news
SIM Keliling Jakarta

Lokasi SIM Keliling Jakarta Jelang Weekend, Hari Ini 21 Agustus

Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih ada di lima lokasi berbeda dan melayani perpanjangan