Klasemen Sementara MotoGP 2026: Pedro Acosta Bertengger di Puncak
02 Maret 2026, 08:03 WIB
Setelah badai cedera menerpa, kondisi fisik Marc Marquez dirasa sudah tidak seprima seperti dahulu kala
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Marc Marquez baru saja menjalani salah satu musim terbaik di MotoGP. Ia sukses menjadi juara dunia MotoGP 2025.
Prestasi tersebut terasa sangat manis bagi The Baby Alien. Mengingat beberapa tahun belakangan ia bergelut dengan badai cedera.
Membuat kariernya di MotoGP sempat redup. Ia gagal untuk bersaing di balapan kelas premier.
Setelah kisah comeback Marc Marquez kemarin, banyak pihak yang mempertanyakan masa depannya di MotoGP.
Apalagi kontrak rider 32 tahun ini bersama skuad pabrikan Ducati, akan berakhir pada penghujung MotoGP 2027.
Kakak Alex Marquez tersebut buka suara, mengenai ke mana dia bakal berlabuh setelah musim depan.
“Hal tersulit bagi seorang atlet adalah mengetahui kapan dan bagaimana cara pensiun. Kemudian berapa lama harus terus berkarier,” ujar Marc Marquez di Crash, Kamis (08/01).
Rider Ducati tersebut memang tidak menampik, bila rentetan cedera yang dialami memengaruhi kondisi fisiknya.
Meski secara mental ia merasa dalam tren positif, namun secara fisik ia sudah tidak seprima seperti dahulu kala.
“Saya sudah tahu bahwa akan pensiun lebih cepat, karena tubuh saya akan mendorong saya lebih keras daripada pikiran saya,” lanjut Marc Marquez.
Ia pun mengaku tidak mau egois memaksakan keadaan. Joki berpaspor Spanyol ini mencoba memahami apa yang bakal dihadapi.
Apalagi MotoGP merupakan salah satu olahraga yang mengandung risiko tinggi. Bukan tidak mungkin ia kembali mengalami cedera kembali.
“Saya harus memahami bagaimana kondisi tubuh saya setiap tahun,” pungkas Marc Marquez.
Di sisi lain, Marc Marquez sempat mengutarakan keinginan untuk memiliki seorang anak dari pasangannya.
Akan tetapi The Baby Alien secara terang-terangan mengatakan. kalau ia tidak ingin sang buah hati menjadi pembalap.
“Aku tidak akan menyukainya, kasihan anak laki-laki atau perempuan itu. Warisan saya akan menjadi beban berat,” tegas Marc Marquez.
Memang tidak bisa dipungkiri kalau nama besar Marc Marquez berpotensi menjadi beban besar. Sebab banyak orang bakal memberikan ekspektasi tinggi.
Orang-orang ingin melihat anak dari Marc Marquez, menorehkan prestasi sehebat sang ayah di masa depan.
“Memakai nama belakang saya sama sekali tidak akan membantu mereka. Jelas mereka akan memiliki beberapa keuntungan, misalnya secara finansial,” Marquez menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 Maret 2026, 08:03 WIB
01 Maret 2026, 15:59 WIB
28 Februari 2026, 15:54 WIB
26 Februari 2026, 10:39 WIB
25 Februari 2026, 15:00 WIB
Terkini
02 Maret 2026, 08:03 WIB
Pedro Acosta sukses mengamankan 32 poin di Thailand untuk bisa berebut puncak klasemen sementara MotoGP 2026
02 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta pertama di Maret 2026 akan diawasi ketat oleh pihak kepolisian yang terus berjaga
02 Maret 2026, 06:00 WIB
Lima lokasi SIM keliling Jakarta dibuka seperti biasa hari ini, simak informasi lengkap dan biayanya
02 Maret 2026, 06:00 WIB
ITC Kebon Kelapa menjadi salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang beroperasi pada hari ini atau awal Maret
01 Maret 2026, 18:00 WIB
Seluruh SPBU Swasta di Indonesia menaikan harga BBM pada Maret 2026, paling murah berkisar Rp 12.390 per liter
01 Maret 2026, 16:00 WIB
Mitsubishi Indonesia memastikan peluncuran model hybrid pertamanya di Tanah Air dalam waktu dekat ini
01 Maret 2026, 15:59 WIB
Duo Aprilia, Marco Bezzecchi dan Raul Fernandez raup poin dan catatkan hasil brilian di MotoGP Thailand 2026
01 Maret 2026, 14:00 WIB
Geely EX2 akhirnya mulai dikirimkan ke pelanggan menjelang musim mudik Lebaran yang segera berlangsung