Aturan Baru untuk MotoGP 2027 Diyakini Buat Persaingan Sengit
05 Januari 2026, 20:00 WIB
Marc Marquez berpeluang mengunci gelar juara dunia saat menjalani MotoGP Jepang 2025 di Sirkuit Motegi
Oleh Satrio Adhy
Otomatis selisih angka di antara kedua kakak beradik tersebut semakin lebar, yakni mencapai delapan poin. Artinya Marc Marquez mempunyai keunggulan 190 poin.
Bila skenario di atas mampu dilakukan oleh Marc Marquez, maka gelar juara dunia MotoGP 2025 sudah di tangan.
Apalagi hanya tersisa lima seri setelah MotoGP Jepang 2025. Jadi bila Alex tampil gemilang dan mampu memenangkan setiap sprint race serta balapan utama, maksimal 185 poin yang bisa dikantongi.
Oleh sebab itu perolehan Marc Marquez sudah tidak dapat terkejar lagi oleh sang adik setelah seri di Negeri Sakura.
Jadi patut ditunggu bagaimana penampilan Marc Marquez di MotoGP Jepang 2025, apakah mampu mengamankan gelar juara dunia atau tidak.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
05 Januari 2026, 20:00 WIB
29 Desember 2025, 18:00 WIB
23 Desember 2025, 17:00 WIB
19 Desember 2025, 18:00 WIB
15 Desember 2025, 14:06 WIB
Terkini
05 Januari 2026, 20:00 WIB
Aturan baru MotoGP 2027 mencakup penurunan kapasitas mesin, Dani Pedrosa ungkap keunggulannya buat pembalap
05 Januari 2026, 19:40 WIB
Produk baru dari Penta Prima diklaim memiliki sejumlah keunggulan, harga kompetitif dengan kualitas terjamin
05 Januari 2026, 17:33 WIB
Chery TIggo 7 CSH berpeluang mengisi lini kendaraan ramah lingkungan PT CSI di dalam negeri, ini wujudnya
05 Januari 2026, 16:41 WIB
Ferarri F40 disematkan wide body milik Fully Leaded
05 Januari 2026, 15:29 WIB
Hongqi punya sejumlah model kendaraan mewah yang menarik dan berpeluang dihadirkan di Indonesia tahun ini
05 Januari 2026, 14:00 WIB
Toyota Veloz Hybrid diharapkan bisa sampai ke konsumen sebelum momentum libur Lebaran pada Maret 2026
05 Januari 2026, 13:00 WIB
Penurunan harga BMW di pasar Cina sudah resmi diberlakukan sejak 1 Januari 2026 dengan besaran bervariasi
05 Januari 2026, 12:00 WIB
Melihat ketidakpastian insentif tahun ini, ekonom yakin penjualan mobil baru belum bisa tembus 1 juta unit