Periklindo Akhirnya Sebut Mobil Hybrid Berhak Dapat Insentif
28 Oktober 2026, 11:00 WIB
BYD Atto 3 merupakan pilihan yang menarik bagi masyarakat yang tengah mencari mobil listrik nan andal
Oleh Denny Basudewa
Masuk ke dalam kabin kami disuguhkan dengan desain unik dan dilengkapi berbagai gimmick. Paling kentara saat membuka pintu adalah hadirnya tiga senar bas di bagian trim masing-masing.
Baik pengemudi maupun penumpang bisa memainkan senar di atas untuk hiburan. Adapun senar juga diatur agar bisa menghasilkan suara dinamis.
Kemudian hadir fitur unik di atas juga memiliki fungsi menjaga botol minuman. Maka kompartemen yang tersedia bisa dimanfaatkan menyimpan botol minuman berukuran besar sekalipun.
“Memang itu secara desain jadi satu kesatuan. Sebenarnya senar itu merefleksikan maskulinitas,” cetus Bobby.
Kemudian pada dasbor terlihat garis melengkung yang terinspirasi dari otot manusia. Pemilihan warna juga dibuat senada dengan bodi BYD Atto 3.
Adapula tuas transmisi dirancang layak dumbbell atau barbel. Handle pintu depan juga belakang kanan dan kiri berbentuk palang bak tiang barbel untuk angkat besi.
Sedangkan kisi-kisi AC (Air Conditioner) secara visual bulat-bulat seperti piringan beban (pemberat) angkat besi.
Urusan fitur yang diusung bisa dibilang terdepan dibandingkan pesaing. Semisal monitor 15.6 inci bisa diputar baik vertikal maupun horizontal sesuai selera.
Hampir seluruh fitur disematkan di dalam layar sehingga butuh adaptasi bagi pengguna baru. Beruntung BYD Atto 3 masih menyertakan sejumlah tombol di konsol tengah.
Seperti mode berkendara, pengatur volume musik, sensor parkir hingga tombol start and stop system. Sedangkan pengaturan AC, musik dan lain sebagainya masuk di dalam layar.
Tidak kalah unik handle bukaan pintu dan speaker berwujud bulat. Sehingga untuk keluar dari mobil harus memutar kenop ke belakang.
Lalu kami juga menyoroti bentuk jok baris pertama menyerupai mobil balap. Hanya saja busa dibuat tebal sehingga lebih nyaman diduduki.
Namun besarnya dua kursi depan cukup menghalangi penumpang belakang. Walhasil saat duduk di belakang, kami hanya fokus bermain gadget sambil mendengarkan musik hingga memainkan senar bas.
Jok belakang juga tidak memiliki fungsi reclining walaupun tidak terlalu tegak. Dan panjang penampang bawah juga dirasa kurang yang mengurangi sedikit kenyamanan.
Atap mobil didominasi kaca juga menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen. Meskipun hampir bisa dipastikan tidak terlalu terpakai karena Indonesia beriklim tropis.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
28 Oktober 2026, 11:00 WIB
26 Oktober 2026, 17:17 WIB
23 Oktober 2026, 17:00 WIB
23 Oktober 2026, 15:00 WIB
22 Oktober 2026, 11:00 WIB
Terkini
28 Oktober 2026, 11:00 WIB
Periklindo menilai mobil hybrid turut berkontribusi dalam pengurangan konsumsi BBM dan emisi CO2 di Indonesia
28 Oktober 2026, 09:00 WIB
Muncul wacana insentif mobil hybrid, realisasinya berpeluang menambah angka penjualan lini kendaraan HEV
28 Oktober 2026, 07:00 WIB
Kepolisian coba mengantisipasi penumpukan kendaraan di sejumlah titik saat ada Demo Mahasiswa 28 Oktober 2026
27 Oktober 2026, 21:00 WIB
Sejumlah pembalap disebut menolak untuk melakoni MotoGP Qatar 2026 pekan depan karena masalah keamanan
27 Oktober 2026, 18:59 WIB
Marquez memiliki peluang besar untuk menjadi pemenang dan mendulang poin sempurna di MotoGP Malaysia 2026
27 Oktober 2026, 13:00 WIB
Try Mandala Putra menjadi konsumen yang berhasil memenangkan hadiah utama Daihatsu Mid Year Surprise Deals
27 Oktober 2026, 11:00 WIB
Piaggio Indonesia menawarkan banyak model Vespa matic, sesuai dengan kebutuhan dan minat para konsumen
27 Oktober 2026, 09:00 WIB
Setelah Phillip Island MotoGP Australia akan beralih ke Adelaide Circuit, trek jalan raya alias street circuit