Dominasi Mobil Cina Bikin Merek Jepang Kewalahan
28 April 2026, 15:00 WIB
BYD Atto 3 merupakan pilihan yang menarik bagi masyarakat yang tengah mencari mobil listrik nan andal
Oleh Denny Basudewa
Masuk ke dalam kabin kami disuguhkan dengan desain unik dan dilengkapi berbagai gimmick. Paling kentara saat membuka pintu adalah hadirnya tiga senar bas di bagian trim masing-masing.
Baik pengemudi maupun penumpang bisa memainkan senar di atas untuk hiburan. Adapun senar juga diatur agar bisa menghasilkan suara dinamis.
Kemudian hadir fitur unik di atas juga memiliki fungsi menjaga botol minuman. Maka kompartemen yang tersedia bisa dimanfaatkan menyimpan botol minuman berukuran besar sekalipun.
“Memang itu secara desain jadi satu kesatuan. Sebenarnya senar itu merefleksikan maskulinitas,” cetus Bobby.
Kemudian pada dasbor terlihat garis melengkung yang terinspirasi dari otot manusia. Pemilihan warna juga dibuat senada dengan bodi BYD Atto 3.
Adapula tuas transmisi dirancang layak dumbbell atau barbel. Handle pintu depan juga belakang kanan dan kiri berbentuk palang bak tiang barbel untuk angkat besi.
Sedangkan kisi-kisi AC (Air Conditioner) secara visual bulat-bulat seperti piringan beban (pemberat) angkat besi.
Urusan fitur yang diusung bisa dibilang terdepan dibandingkan pesaing. Semisal monitor 15.6 inci bisa diputar baik vertikal maupun horizontal sesuai selera.
Hampir seluruh fitur disematkan di dalam layar sehingga butuh adaptasi bagi pengguna baru. Beruntung BYD Atto 3 masih menyertakan sejumlah tombol di konsol tengah.
Seperti mode berkendara, pengatur volume musik, sensor parkir hingga tombol start and stop system. Sedangkan pengaturan AC, musik dan lain sebagainya masuk di dalam layar.
Tidak kalah unik handle bukaan pintu dan speaker berwujud bulat. Sehingga untuk keluar dari mobil harus memutar kenop ke belakang.
Lalu kami juga menyoroti bentuk jok baris pertama menyerupai mobil balap. Hanya saja busa dibuat tebal sehingga lebih nyaman diduduki.
Namun besarnya dua kursi depan cukup menghalangi penumpang belakang. Walhasil saat duduk di belakang, kami hanya fokus bermain gadget sambil mendengarkan musik hingga memainkan senar bas.
Jok belakang juga tidak memiliki fungsi reclining walaupun tidak terlalu tegak. Dan panjang penampang bawah juga dirasa kurang yang mengurangi sedikit kenyamanan.
Atap mobil didominasi kaca juga menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen. Meskipun hampir bisa dipastikan tidak terlalu terpakai karena Indonesia beriklim tropis.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
28 April 2026, 15:00 WIB
28 April 2026, 11:00 WIB
28 April 2026, 09:00 WIB
27 April 2026, 19:00 WIB
26 April 2026, 13:00 WIB
Terkini
28 April 2026, 15:00 WIB
Merek mobil Cina semakin diminati berkat harga kompetitif, jadi tantangan tersendiri buat pabrikan Jepang
28 April 2026, 13:31 WIB
CATL berharap baterai Natrium (Natrax) dapat menjadi solusi energi bagi kendaraan listrik di pasar global
28 April 2026, 11:00 WIB
Setelah unjuk gigi di Beijing Auto Show 2026, kemungkinan Lepas akan mulai memasarkan E4 atau L4 di GIIAS
28 April 2026, 09:00 WIB
Putri Indonesia 2026 yang diselenggarakan pekan lalu didukung oleh MPMRent dan mengandalkan mobil listrik
28 April 2026, 07:00 WIB
Melantai di ajang Beijing Auto Show 2026, Chery Tiggo X tawarkan varian PHEV yang sanggup berjalan 1.500 km
28 April 2026, 06:00 WIB
ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan utama pemerintah DKI Jakarta dalam mengurai kemacetan Ibu Kota
28 April 2026, 06:00 WIB
Pengendara dapat memanfaatkan kehadiran SIM keliling Bandung hari ini yang tersebar di dua lokasi berbeda
28 April 2026, 06:00 WIB
Lima lokasi SIM keliling Jakarta tersedia melayani masyarakat di kawasan Ibu Kota hari ini, simak informasinya