Test Drive All New Honda Civic RS, Sedan Mewah Mudah Dikendarai

All new Honda Civic RS memiliki beragam fitur canggih yang mampu memanjakan pengemudi saat berkendara

Test Drive All New Honda Civic RS, Sedan Mewah Mudah Dikendarai
Rating Trenoto :

All new Honda Civic memiliki beragam fitur yang mampu memanjakan pengemudi

Suspensi terasa cukup keras saat melintasi jalan berbatu atau tak rata

Dian Tami Kosasih

Untuk pertama kalinya, Honda memberikan smart key card hadir sebagai alternatif pengganti remote control. Berbentuk seperti kartu, akses one push ignition system, smart entry system serta walk away auto lock, bisa dilakukan.

Dari sisi keselamatan, pengemudi yang berkendara juga merasa lebih nyaman karena memiliki beragam fitur penunjang, seperti disematkan dalam paltform Honda SENSING.

Fitur keselamatan dalam Honda SENSING TM yang terdapat pada All-new Civic RS adalah Collision Mitigation Braking System (CMBS) atau sistem kamera dan perangkat lunak yang memungkinkan mendeteksi pejalan kaki, sepeda dan sepeda motor.

Jika sistem mendeteksi kendaraan lain dan menentukan adanya potensi tabrakan, maka peringatan tampilan audio dan multi-informasi akan diberikan. Dalam situasi darurat, sistem akan menerapkan pengereman yang kuat untuk menghentikan atau memperlambat kendaraan.

CMBS bekerja ketika sistem menentukan ada potensi tabrakan, saat bergerak dengan kecepatan 5 kilometer per jam atau lebih, dengan perbedaan kecepatan sama atau lebih.

Terdapat juga fitur Adaptive Cruise Control (ACC) with Low Speed Follow (LSF), mampu membantu pengemudi mengatur kecepatan yang diinginkan dan membuat kendaraan mengikuti mobil di depan.

Saat dibutuhkan, kendaraan juga akan melakukan pengereman otomatis menggunakan modulator Vehicle Stability Assist (VSA). Didukung sistem Low-Speed Follow (LSF), kemampuan untuk mengikuti kendaraan di depan secara otomatis dapat ditingkatkan terutama ditengah jalanan macet dimana kecepatan menurun hingga 0 kilometer per jam.

Hal lain yang menarik ialah adanya Lane Keeping Assist System (LKAS). Sistem ini akan mengurangi beban pengemudi dengan mendukung pengoperasian kemudi agar tetap mengemudi di lajur yang tepat.

Jika sistem mendeteksi kendaraan hendak meninggalkan lajur, peringatan dengan getaran roda kemudi dan peringatan tampilan audio multi informasi akan dibderikan. LKAS akan aktif saat kendaraan bergerak dengan kecepatan 72 kilometer per jam atau lebih.

Meski mirip dengan fitur sebelumnya, Road Departure Mitigation System (RDM) mendukung pengoperasian kemudi untuk menjaga kendaraan tetap berada di jalur sebelum tergelincir.

Photo : Honda


Terkini

komunitas
Motul

Motul Dukung Mozia MotoFest 2026 dan Rangkul Komunitas

Motul kembali terlibat dalam acara yang melibatkan banyak anggota komunitas kendaraan roda dua di Tanah Air

news
Farizon V8E

Farizon Siap Terima Orderan Untuk MBG, Andalkan Van Listrik V8E

Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah

mobil
Smart #2

Smart #2 Siap Debut, Rival Air ev Racikan Geely dan Mercedes-Benz

Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern

motor
Presiden Prabowo Subianto

Kritik Pedas Prabowo Soal Motor Listrik Lokal yang Hanya Rebadged

Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia

mobil
Wuling Aira ev

10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer

Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi

mobil
Suzuki XL7

Puluhan Suzuki XL7 Facelift Temui Konsumen Pertamanya

Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen

mobil
Mobil listrik nasional

Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028

Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia