Jaecoo Komitmen Percepat Pengiriman J5 EV ke Konsumen
30 September 2026, 15:34 WIB
Kesan pertama first drive Wuling Air ev cukup menggoda, menarik untuk ditelisik dan selanjutnya terserah Anda
Oleh Arie Prasetya
TRENOTO – Wuling Motors memberikan kesempatan pada TrenOto untuk melakukan first drive Wuling Air ev di weekend pertama GIIAS 2022 (Minggu, 14 Agustus 2022). Memang waktu dan tempat yang diberikan sangatlah terbatas, namun impresi dari mobil listrik pertama Wuling yang buat dan dipasarkan di Indonesia cukup menggoda.
Mungkin tidak sedikit yang meng-underestimate atau memandang sebelah mata dimensi yang sangat imut dari Wuling Air ev yang kehadirannya sejalan dengan tema keikutsertaan Wuling di GIIAS 2022 “The Future is Now”. Pertanyaan muncul, bagaimana dengan panjang kurang dari 3 meter, lebar 1.5 meter dan tinggi 1.6 meter mampu mengangkut penumpang dengan nyaman?
Untuk tahu jawabannya, TrenOto langsung masuk ke baris kedua alias penumpang belakang. Sebelum duduk nilai positif layak diberikan untuk akses keluar masuk Wuling Air ev karena cukup gampang bagi penumpang bertinggi tinggi 1.75cm.
Duduk di belakang Wuling Air ev praktis juga tidak ada masalah. TrenOto dengan mudah mendapatkan posisi terbaik bahkan ketika kursi depan diisi 2 orang dewasa dengan tinggi rata-rata 1.75cm.
Namun demikian ada 3 catatan saat duduk di belakang. Pertama posisi duduknya terlalu tegak, kedua bantingan cukup terasa karena posisi jok tepat berada di atas sumbu roda dan terakhir hembusan blower AC di depan tidak sampai ke belakang, penyebabnya karena terhalang kursi dan penumpang depan jadi saat berkendara di siang hari cukup terasa panas.
Dari sisi daya angkut, Wuling Air ev disebut memiliki gross weight atau berat dengan penumpang full 1.160 kg. Dengan berat kosong sekitar 880 kg, total kapasitas barang dan penumpang maksimal sekitar 300 kg. Untuk diketahui, berat kosong tersebut kurang lebih sama dengan mobil di kelas LCGC yang memiliki dimensi lebih besar.
Wuling Air ev dilengkapi dengan motor listrik berdaya 30 kW, jika dikonversi sekitar 40 hp atau setengah dari tenaga mesin Toyota Agya 1.0 liter. Daya motor listrik selanjutnya diteruskan ke roda belakang melalui tranmisi single reduction gear.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 September 2026, 15:34 WIB
29 September 2026, 14:39 WIB
28 September 2026, 17:49 WIB
25 September 2026, 17:23 WIB
22 September 2026, 07:00 WIB
Terkini
01 Oktober 2026, 07:00 WIB
Martin bertekad tampil maksimal di MotoGP Jepang 2026 dan mempertahankan tempatnya di klasemen sementara
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Awal bulan menjadi waktu yang tepat untuk mengurus masa berlaku dokumen berkendara di SIM keliling Bandung
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Satu dekade pengoperasian sistem ganjil genap Jakarta, disebut masih cukup relevan mengatur lalu lintas
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Mengawali Oktober 2026, layanan SIM keliling Jakarta masih beroperasi seperti biasa di lima lokasi berbeda
30 September 2026, 22:20 WIB
Shell Lubricants berhasil mempertahankan prestasinya dalam penjualan yan berada di puncak selama dua dekade
30 September 2026, 20:53 WIB
Astra Daihatsu Motor mengklaim berhasil mencatatkan penjualan 4.156 baru di Solo, Semarang dan sekitarnya
30 September 2026, 17:00 WIB
Belum ada kepastian perubahan aturan, namun penerapan ganjil genap Jakarta akan dievaluasi setelah satu dekade
30 September 2026, 15:34 WIB
Mobil listrik Jaecoo J5 EV tuai respons positif, waktu tunggunya sempat mengular dan tembus satu bulan