Hasil MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Pecundangi Jorge Martin
04 Oktober 2026, 13:12 WIB
Masalah Aspal Sirkuit Mandalika kembali mencuat karena ucapan Carmelo Ezpeleta beberapa waktu lalu di media luar
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Aspal sirkuit Mandalika terus menjadi sorotan karena dianggap berbahaya jika dipaksakan menggelar balapan sekaliber MotoGP. Aspal sirkuit tersebut mengelupas ketika para pebalap melakukan tes pramusim di sana beberapa waktu lalu.
Adalah Simon Patterson yang merupakan jurnalis asal Inggris yang mencuatkan masalah di Mandalika. Ia mewawancarai beberapa pebalap dan menemukan beberapa kasus yang membahayakan.
MGPA (Mandalika Grand Prix Association) merespon masalah ini dengan mengambil tindakan pengaspalan ulang. Pengerjaan akan dilakukan setidaknya mulai dari tikungan 17 hingga tikungan 5 sirkuit Mandalika.
Namun belakangan masalah Mandalika kembali muncul ke permukaan. Adalah Carmelo Ezpeleta, CEO Dorna Sports yang mengangkat masalah sebenarnya yang dialami Mandalika.
Menurutnya aspal sirkuit Mandalika salah desain sehingga permukaannya mengelupas dibesut motor-motor MotoGP. Hal ini diungkapkan dalam wawancara eksklusifnya bersama jurnalis Motorsport Italia Matteo Nugnes.
Wawancara tersebut membahas berbagai topik mengenai MotoGP dan salah satunya Mandalika. Nugnes penasaran kenapa saat WSBK aspal Mandalika tidak mengalami masalah yang sama.
“Ini menunjukkan kekuatan motor MotoGP mampu menghancurkan aspal, jika proses pengaspalan tidak dilakukan dengan benar,” ucap Ezpeleta.
Ia menambahkan bahwa jelas ada kesalahan dalam mendesain aspal sirkuit Mandalika. Namun masalah tersebut tengah mendapat perhatian serius untuk perbaikan.
“Kami mencoba mengatasi masalah tersebut dengan pengaspalan ulang sebelum balapan dimulai. Kami melakukan upaya sebisa mungkin,” jelasnya.
Sekadar informasi, MotoGP 2022 akan segera bergulir pada awal Maret mendatang. Sementara MotoGP Mandalika 2022 akan dihelat pada 18 – 20 Maret.
Sejak diputuskan untuk dilakukan pengaspalan ulang, MGPA hanya memiliki waktu sekitar 5 pekan. Hingga saat ini, selain pengaspalan ulang, Mandalika juga terus mengebut pengerjaan fasilitas pendukung sirkuit.
Diakui Ezpeleta bahwa pengaspalan ulang dengan waktu yang mepet bukanlah solusi terbaik. Namun apa yang dilakukan saat ini (pengaspalan ulang), adalah bentuk tanggung jawab penyelenggara dan pemilik acara untuk memberikan balapan nan aman dan nyaman.
“Kami sudah membahasnya dengan otoritas tertinggi di Indonesia. Mereka meyakinkan kami bahwa masalah ini akan dianggap sebagai masalah negara dan mereka mengerahkan segala kemampuan terbaiknya,” tuturnya kemudian.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
04 Oktober 2026, 13:12 WIB
03 Oktober 2026, 13:59 WIB
01 Oktober 2026, 07:00 WIB
29 September 2026, 07:00 WIB
26 September 2026, 16:52 WIB
Terkini
05 Oktober 2026, 07:00 WIB
Cargloss terleihat menempel di helm dua pembalap Indonesia yang go International yakni Mario Aji dan Veda Ega
05 Oktober 2026, 06:00 WIB
Agar lebih mudah mengurus dokumen berkendara, Anda bisa mengunjungi SIM keliling Bandung yang beroperasi
05 Oktober 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta terbukti mampu mengatur arus lalu lintas lebih teratur khususnya pada jam-jam sibuk
04 Oktober 2026, 22:30 WIB
Mitsubishi New Xforce ditawarkan sebagai opsi kendaraan praktis, khususnya untuk pembeli SUV pertama
04 Oktober 2026, 13:12 WIB
Marc Marquez berhasil keluar sebagai pemenang di balapan utama MotoGP Jepang 2026 usai mengalahkan Martinator
03 Oktober 2026, 21:00 WIB
BAW merupakan produsen mobil yang berada di bawah Shandong Weiqiao Pioneering Group yang memiliki lini bisnis
03 Oktober 2026, 20:34 WIB
Jeep Wrangler Goldilocks dijual terbatas di Indonesia, sebab hanya tersedia dua unit saja pada tahun ini
03 Oktober 2026, 15:50 WIB
Lepas Asco Fatmawati siap melayani kebutuhan masyarakat di Ibu Kota akan kendaraan yang ramah lingkungan