Komentar Marc Marquez Usai Dapat Trofi Khusus di FIM Awards 2025
09 Desember 2025, 09:00 WIB
Buat gelaran di 2024 dan tahun berikutnya, Shell akan ikut kembangkan non fossil fuel untuk MotoGP 2027
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Gelaran MotoGP pada 2024 akan mulai menggunakan bahan bakar terbaru yang lebih ramah lingkungan, dengan persentase mulai dari 40 persen.
Angka tersebut bakal ditingkatkan menjadi 100 persen di 2027. Mendukung hal tersebut Shell Advance sebagai partner tim Ducati Corse berkomitmen ikut kembangkan non fossil fuel untuk MotoGP 2027.
“Sekarang masih fossil fuel ke depannya baru campuran. Saya belum bisa beberkan teknologinya di sini, setelah rilis baru akan kita umumkan,” ucap Andri Pratiwa, Direktur Pelumas PT Shell Indonesia di Hutan Kota Plataran, Jakarta, Selasa (10/10).
Pengembangan tersebut menurut Andri di masa mendatang juga bisa jadi bahan acuan untuk produk dan ditawarkan kepada calon konsumen sehingga tetap berkualitas tinggi.
Hal senada juga diungkapkan oleh Paolo Ciabatti, Ducati Corse Sporting Director. Bahan bakar non fossil juga menjadi tantangan baru tidak hanya untuk Shell tapi juga Ducati.
Mengingat pasti harus ada penyesuaian motor yang akan mengadopsi non fossil fuel serta perubahan performa dan lain sebagainya.
“Kita juga akan kerja sama untuk mengembangkan formulasi bahan bakar terbaru,” tegas Paolo dalam kesempatan sama.
Corrado Cecchinello, Direktur Teknologi MotoGP mengatakan pada 2024, 40 persen bahan bakar harus berasal dari non fosil ditentukan dalam proporsi C-14 (Carbon 14) dibandingkan C (Carbon).
C-14 sendiri ia definisikan sebagai ‘young carbon’, karbon yang tidak diproduksi dalam waktu jutaan tahun seperti karbon pada bahan bakar fosil saat ini.
“Jadi kalau Anda mengukur jumlah young carbon di bensin berbanding total persentase karbon harus 40 persen atau lebih. Itu definisi praktisnya,” ujar Corrado dikutip dari Crash.
Corrado menjelaskan ada banyak sumber dan metode pembuatan non fossil fuel untuk gelaran MotoGP. Misal eFuel atau bahan bakar sintetis, metode untuk memformulasikan 40 persen non fossil fuel sesuai regulasi 2024.
Lalu ada juga Biofuels di mana bahan bakar tersebut seluruhnya mengandung ‘young carbon’ atau C-14.
“(Biofuels) diproses dari sayur atau biomassa, bukan minyak mentah,” jelas dia.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
09 Desember 2025, 09:00 WIB
04 Desember 2025, 18:00 WIB
17 November 2025, 22:00 WIB
16 November 2025, 21:24 WIB
15 November 2025, 07:00 WIB
Terkini
14 Desember 2025, 13:00 WIB
Sebanyak 60 persen konsumen beli kendaraan secara kredit, BYD akan permudah lewat perusahaan leasing mandiri
14 Desember 2025, 11:00 WIB
BYD telah menerima masukan dari pemerintah Indonesia terkait pembangunan pabrik mereka di Subang, Jawa Barat
14 Desember 2025, 09:00 WIB
Di Vietnam Mitsubishi Destinator dibanderol mulai 780 juta VND atau setara Rp 493,9 jutaan untuk tipe terendah
13 Desember 2025, 22:00 WIB
Mitsubishi Fuso berharap pemerintah turun tangan untuk memperbaiki situasi pasar kendaraan niaga di Indonesia
13 Desember 2025, 21:00 WIB
Mobil rakyat memiliki konsep yang serupa dengan AMMDes, membantu mobilitas dan logistik masyarakat desa
13 Desember 2025, 20:00 WIB
Mobil rakyat dari PT Pindad bakal bertenaga listrik, harganya kompetitif guna menjangkau masyarakat pedesaan
13 Desember 2025, 19:00 WIB
Menurut data Gaikindo, pasar mobil LCGC mengalami penurunan sampai 0,7 persen sepanjang November 2025
13 Desember 2025, 18:07 WIB
Kemenhub menghadirkan angkutan motor gratis selama libur Nataru demi memudahkan perjalanan masyarakat