Eric Saputra Naik Podium Tertinggi di OMR Agya Mandalika
21 Juni 2026, 13:23 WIB
Gelaran WSBK Mandalika akan bergulir akhir pekan ini dan dipastikan akan diramaikan banyak pengunjung
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – WSBK Mandalika akan bergulir akhir pekan ini dan digadang-gadang menjadi ajang penentuan gelar juara dunia. MGPA (Mandalika Grand Prix Association) selaku penyelenggara menetapkan sejumlah regulasi yang wajib diikuti seluruh penonton.
Akhir pekan ini, sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat juga akan menyelenggarakan kejuaraan balap ATC (Asean Talent Cup). Ajang yang seharusnya digelar sepekan sebelumnya ini, terpaksa diundur karena masalah marshal.
Diketahui para pebalap, kru hingga logistik mulai berdatangan ke Tanah Air. Para pebalap dan kru terlebih dahulu harus menjalani karantina di Jakarta selama tiga hari.
Ajang balap internasional Word Superbike (WSBK) merupakan salah satu kejuaraan balap yang cukup populer di seluruh dunia. Tentunya hal ini akan menjadi daya tarik masyarakat hingga seluruh penggemar olahraga balap di berbagai penjuru.
Untuk para penonton yang hendak menyaksikan ajang balap internasional tersebut, alangkah baiknya mengenal tata cara dan seluruh persyaratannya. Hal ini guna mencegah ketidaknyamanan pada penonton saat ingin memasuki area sirkuit.
“Persyaratan menonton yang paling utama adalah wajib memiliki tiket,” ucap Ricky Baheramsjah, Direktur Utama MGPA seperti dikutip Antara.
Lebih lanjut, penonton berusia 12 tahun ke atas harus sudah menerima vaksin covid-19 sebanyak dua kali. Lalu wajib menunjukkan hasil swab antigen (1x24 jam)/PCR (3x24 jam) dan mendapatkan hasil negatif melalui aplikasi PeduliLindungi.
“Apabila penonton belum terdaftar pada aplikasi PeduliLindungi, wajib menunjukkan hasil tes swab antigen/PCR dari rumah sakit/klinik serta sertifikat vaksin, dengan prosedur yang dikirim ke alamat email,” jelasnya kemudian.
Tiket WSBK Mandalika yang dijual secara online, dapat ditukarkan dengan membawa identitas diri yang sesuai. Hal ini tidak dapat ditukarkan atau diwakilkan orang lain.
“Penonton dapat melakukan penukaran tiket harian pada hari yang sama,” tuturnya kemudian.
Demi mendapatkan kenyamanan bagi seluruh penonton WSBK Mandalika, pihak penyelenggara menetapkan sejumlah aturan. Penonton yang hendak menyaksikan gelaran balap tersebut diharapkan untuk memperhatikan sejumlah aturannya.
“Penonton tidak diperbolehkan membawa payung, drone, wadah kaca, tongkat selfie (swafoto), atau benda terbuat dari besi lainnya,” jelasnya.
Layaknya penumpang pesawat, penonton juga tidak diperkenankan membawa benda atau cairan yang mudah terbakar, ransel atau tas besar, laser, minuman beralkohol, poster maupun spanduk, terompet serta makanan dan minuman dari luar.
“Regulasi ini wajib dipatuhi penonton sebagai syarat menyaksikan ajang Word Superbike di sirkuit Mandalika agar dapat menikmati balapan dengan aman dan nyaman,” tutupnya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
21 Juni 2026, 13:23 WIB
04 Mei 2026, 19:08 WIB
07 April 2026, 13:00 WIB
30 Januari 2026, 17:00 WIB
18 Desember 2025, 19:00 WIB
Terkini
16 Agustus 2026, 18:00 WIB
Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah
16 Agustus 2026, 17:12 WIB
Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E