Yamaha Jadi Tim Terboros, Bikin Tiga Mesin Demi Fabio Quartararo
28 Januari 2026, 19:00 WIB
Dipersiapkan untuk tampil di ajang FIM MotoE, Motor Listrik Ducati V21L mulai tebar pesona dan jalani pengetesan
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Motor Listrik Ducati V21L dipamerkan dan siap untuk tampil di kejuaraan FIM MotoE. Pabrikan asal Italia ini menjadi satu-satunya penyedia motor di kejuaraan balap motor listrik tersebut.
Berbekal pengalaman Ducati di MotoGP dan Superbike, merek Italia yang bermarkas di Borgo Panigale tersebut cukup serius dalam mempersiapkan motor.
R&D Ducati mengembangkan sepeda motor mulai dari manajemen proyek, desain hingga simulasi daya listrik. Adapun untuk desain hingga livery balap dilakukan oleh Centro Stile Ducati.
Ducati Corse tiga tahun belakangan tengah menuai kerja keras mereka selama ini. Para pembalap mereka baik di MotoGP maupun Superbike mampu menghiasi podium.
Bahkan di MotoGP sekarang terdapat 8 pembalap Ducati yang silih berganti menorehkan prestasi. Mereka menjadi ancaman serius bagi para kompetitor baik Honda, Yamaha hingga Aprilia maupun Suzuki.
Saking seriusnya beberapa langkah Ducati dalam hal teknologi diikuti kompetitornya. Salah satunya adalah penggunaan winglet atau sayap kecil yang membantu aerodinamis kendaraan.
Pada MotoGP 2022 seluruh tim menggunakan winglet dengan desainnya masing-masing. Bahkan Aprilia sempat mencoba desain sayap pada bagian belakang motor.
Mengilapnya prestasi divisi tersebut di dunia balap, membuat pengembangan motor listrik pertamanya dipercayakan kepada Ducati Corse. Mereka bertanggung jawab untuk merancang suku cadang elektronik, kontrol dan perangkat lunak, simulasi dinamika hingga aerodinamika berkendara.
Baca juga : Rekayasa Lalu Lintas di Bundaran HI Dimulai, Catat Rutenya
Ducati Corse akan melakukan sejumlah pengetesan sepeda motor listrik V21L. Mereka akan mengumpulkan sejumlah data yang dibutuhkan melalui pembalapnya yakni Michele Pirro, Alex De Angelis dan Chaz Davies.
Motor listrik Ducati V21L memiliki bobot keseluruhan 225 kilogram. Berat motor dikatakan masih kurang 12 kilogram dari syarat minimum yang ditetapkan Dorna dan FIM.
Kuda besi tersebut di atas kertas mampu menghasilkan daya 150 hp dan torsi puncak 140 Nm. Kecepatan maksimum dan bisa dihasilkan kendaraan diklaim 275 km/jam.
Bobot baterai motor ini dikatakan mencapai 110 kilogram dengan kapasitas 18 kWh. Sementara untuk melakukan pengecasan atau pengisian ulang 20 kW menggunakan soket di bagian belakang motor.
Disebutkan bahwa baterai Ducati V21L mid-section hanya membutuhkan waktu 45 menit untuk pengisian ulang sebanyak 80 persen.
Suspensi motor menggunakan Ohlins NPX 25/30 dengan diameter depan 43 mm. Pada belakang Ohlins TTX36 yang menjaga kendaraan tetap stabil.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 Januari 2026, 19:00 WIB
23 Januari 2026, 09:00 WIB
22 Januari 2026, 17:27 WIB
20 Januari 2026, 17:41 WIB
15 Januari 2026, 19:00 WIB
Terkini
03 Februari 2026, 08:00 WIB
Chery berikan sinyal kehadiran pikap perdana mereka di Indonesia, kembali daftarkan produk baru di DJKI
03 Februari 2026, 07:00 WIB
Jetour T2 mengalami kecelakaan dan seluruh bagian kendaraan terbakar, membuat dua orang di dalamnya terluka
03 Februari 2026, 06:00 WIB
Tersedia di lima lokasi strategis sekitar Ibu Kota, berikut informasi lengkap seputar SIM keliling Jakarta
03 Februari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 3 Februari 2026 kembali diterapkan untuk atasi kemacetan lalu lintas di Ibu Kota
03 Februari 2026, 06:00 WIB
Kehadiran SIM keliling Bandung bisa memudahkan masyarakat yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini
02 Februari 2026, 22:00 WIB
Modifikasi stiker mobil terbilang mudah dan harganya juga cukup kompetitif, perawatannya tidak sulit
02 Februari 2026, 21:00 WIB
Mobil hybrid MG VS HEV tampak kesulitan bersaing, masih CBU Thailand dan hanya catatkan wholesales 204 unit
02 Februari 2026, 20:00 WIB
Perluas jangkauan konsumen, Chery perkenalkan pikap bertenaga listrik Himla dengan banderol kompetitif