MotoGP Wajibkan Pembalap Ikut Hero Walk, Absen Otomatis Denda
13 Oktober 2026, 15:40 WIB
Dipersiapkan untuk tampil di ajang FIM MotoE, Motor Listrik Ducati V21L mulai tebar pesona dan jalani pengetesan
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Motor Listrik Ducati V21L dipamerkan dan siap untuk tampil di kejuaraan FIM MotoE. Pabrikan asal Italia ini menjadi satu-satunya penyedia motor di kejuaraan balap motor listrik tersebut.
Berbekal pengalaman Ducati di MotoGP dan Superbike, merek Italia yang bermarkas di Borgo Panigale tersebut cukup serius dalam mempersiapkan motor.
R&D Ducati mengembangkan sepeda motor mulai dari manajemen proyek, desain hingga simulasi daya listrik. Adapun untuk desain hingga livery balap dilakukan oleh Centro Stile Ducati.
Ducati Corse tiga tahun belakangan tengah menuai kerja keras mereka selama ini. Para pembalap mereka baik di MotoGP maupun Superbike mampu menghiasi podium.
Bahkan di MotoGP sekarang terdapat 8 pembalap Ducati yang silih berganti menorehkan prestasi. Mereka menjadi ancaman serius bagi para kompetitor baik Honda, Yamaha hingga Aprilia maupun Suzuki.
Saking seriusnya beberapa langkah Ducati dalam hal teknologi diikuti kompetitornya. Salah satunya adalah penggunaan winglet atau sayap kecil yang membantu aerodinamis kendaraan.
Pada MotoGP 2022 seluruh tim menggunakan winglet dengan desainnya masing-masing. Bahkan Aprilia sempat mencoba desain sayap pada bagian belakang motor.
Mengilapnya prestasi divisi tersebut di dunia balap, membuat pengembangan motor listrik pertamanya dipercayakan kepada Ducati Corse. Mereka bertanggung jawab untuk merancang suku cadang elektronik, kontrol dan perangkat lunak, simulasi dinamika hingga aerodinamika berkendara.
Baca juga : Rekayasa Lalu Lintas di Bundaran HI Dimulai, Catat Rutenya
Ducati Corse akan melakukan sejumlah pengetesan sepeda motor listrik V21L. Mereka akan mengumpulkan sejumlah data yang dibutuhkan melalui pembalapnya yakni Michele Pirro, Alex De Angelis dan Chaz Davies.
Motor listrik Ducati V21L memiliki bobot keseluruhan 225 kilogram. Berat motor dikatakan masih kurang 12 kilogram dari syarat minimum yang ditetapkan Dorna dan FIM.
Kuda besi tersebut di atas kertas mampu menghasilkan daya 150 hp dan torsi puncak 140 Nm. Kecepatan maksimum dan bisa dihasilkan kendaraan diklaim 275 km/jam.
Bobot baterai motor ini dikatakan mencapai 110 kilogram dengan kapasitas 18 kWh. Sementara untuk melakukan pengecasan atau pengisian ulang 20 kW menggunakan soket di bagian belakang motor.
Disebutkan bahwa baterai Ducati V21L mid-section hanya membutuhkan waktu 45 menit untuk pengisian ulang sebanyak 80 persen.
Suspensi motor menggunakan Ohlins NPX 25/30 dengan diameter depan 43 mm. Pada belakang Ohlins TTX36 yang menjaga kendaraan tetap stabil.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Oktober 2026, 15:40 WIB
12 Oktober 2026, 22:00 WIB
11 Oktober 2026, 14:57 WIB
10 Oktober 2026, 14:59 WIB
09 Oktober 2026, 07:00 WIB
Terkini
18 Oktober 2026, 17:00 WIB
Sri Lanka menjadi pasar setir kanan pertama di luar Jepang yang dipilih BYD dalam memasarkan kei car Racco
18 Oktober 2026, 16:28 WIB
BMW Astra baru saja meresmikan DSA di Cibuntu, Kab Kuningan dengan memberikan sejumlah bantuan ke masyarakat
17 Oktober 2026, 10:26 WIB
Pada Oktober 2026, sejumlah harga motor matic murah stabil meski ada beberapa yang mengalami kenaikan
17 Oktober 2026, 07:47 WIB
SIS menggelar kampanye Produk Quality Update Suzuki Satria Pro maupun F150 dengan periode produksi mulai 2025
16 Oktober 2026, 19:00 WIB
GAC Aion mengaku tengah bersiap untuk memenuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang ditetapkan pemerintah
16 Oktober 2026, 13:00 WIB
Yadea GT80 bersiap untuk melanjutkan kesuksesan misi terdahulu untuk menaklukkan tantangan jarak tempuh
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
Mobil listrik menorehkan capaian positif di September 2026, EV berukuran kompak mendominasi daftar wholesales
16 Oktober 2026, 09:00 WIB
BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan