Marc Marquez Merasa Bosan Bermusuhan dengan Valentino Rossi
04 Desember 2025, 18:00 WIB
Dipersiapkan untuk tampil di ajang FIM MotoE, Motor Listrik Ducati V21L mulai tebar pesona dan jalani pengetesan
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Motor Listrik Ducati V21L dipamerkan dan siap untuk tampil di kejuaraan FIM MotoE. Pabrikan asal Italia ini menjadi satu-satunya penyedia motor di kejuaraan balap motor listrik tersebut.
Berbekal pengalaman Ducati di MotoGP dan Superbike, merek Italia yang bermarkas di Borgo Panigale tersebut cukup serius dalam mempersiapkan motor.
R&D Ducati mengembangkan sepeda motor mulai dari manajemen proyek, desain hingga simulasi daya listrik. Adapun untuk desain hingga livery balap dilakukan oleh Centro Stile Ducati.
Ducati Corse tiga tahun belakangan tengah menuai kerja keras mereka selama ini. Para pembalap mereka baik di MotoGP maupun Superbike mampu menghiasi podium.
Bahkan di MotoGP sekarang terdapat 8 pembalap Ducati yang silih berganti menorehkan prestasi. Mereka menjadi ancaman serius bagi para kompetitor baik Honda, Yamaha hingga Aprilia maupun Suzuki.
Saking seriusnya beberapa langkah Ducati dalam hal teknologi diikuti kompetitornya. Salah satunya adalah penggunaan winglet atau sayap kecil yang membantu aerodinamis kendaraan.
Pada MotoGP 2022 seluruh tim menggunakan winglet dengan desainnya masing-masing. Bahkan Aprilia sempat mencoba desain sayap pada bagian belakang motor.
Mengilapnya prestasi divisi tersebut di dunia balap, membuat pengembangan motor listrik pertamanya dipercayakan kepada Ducati Corse. Mereka bertanggung jawab untuk merancang suku cadang elektronik, kontrol dan perangkat lunak, simulasi dinamika hingga aerodinamika berkendara.
Baca juga : Rekayasa Lalu Lintas di Bundaran HI Dimulai, Catat Rutenya
Ducati Corse akan melakukan sejumlah pengetesan sepeda motor listrik V21L. Mereka akan mengumpulkan sejumlah data yang dibutuhkan melalui pembalapnya yakni Michele Pirro, Alex De Angelis dan Chaz Davies.
Motor listrik Ducati V21L memiliki bobot keseluruhan 225 kilogram. Berat motor dikatakan masih kurang 12 kilogram dari syarat minimum yang ditetapkan Dorna dan FIM.
Kuda besi tersebut di atas kertas mampu menghasilkan daya 150 hp dan torsi puncak 140 Nm. Kecepatan maksimum dan bisa dihasilkan kendaraan diklaim 275 km/jam.
Bobot baterai motor ini dikatakan mencapai 110 kilogram dengan kapasitas 18 kWh. Sementara untuk melakukan pengecasan atau pengisian ulang 20 kW menggunakan soket di bagian belakang motor.
Disebutkan bahwa baterai Ducati V21L mid-section hanya membutuhkan waktu 45 menit untuk pengisian ulang sebanyak 80 persen.
Suspensi motor menggunakan Ohlins NPX 25/30 dengan diameter depan 43 mm. Pada belakang Ohlins TTX36 yang menjaga kendaraan tetap stabil.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
04 Desember 2025, 18:00 WIB
17 November 2025, 22:00 WIB
16 November 2025, 21:24 WIB
15 November 2025, 07:00 WIB
14 November 2025, 19:00 WIB
Terkini
07 Desember 2025, 19:00 WIB
Varian terbaru dari iCar V23 didukung teknologi swap baterai, harganya disebut bakal semakin kompetitif
07 Desember 2025, 17:10 WIB
Mahindra lebih pilih fokus bentuk pasar di Indonesia sebelum memutuskan untuk merakit mobil secara lokal
07 Desember 2025, 15:00 WIB
Bburago ungkap bahwa peminat diecast di Indonesia semakin tinggi dan mencari model yang memiliki nilai tambah
07 Desember 2025, 13:00 WIB
Vinfast menilai kesuksesan tujuh orang tersebut mampu menginspirasi banyak masyarakat yang ada di Tanah Air
07 Desember 2025, 11:00 WIB
Pihak Kalista siap membantu Transjakarta mencapai target 10.000 unit armada elektrifikasi per 2030 mendatang
07 Desember 2025, 09:00 WIB
Aplikasi Digiroom Auto2000 mengalami pembaruan dengan fokus pada enam jenis fitur yang memudahkan pelanggan
07 Desember 2025, 07:00 WIB
Chery Sales Indonesia menjadi official mobility partner para atlet NPC yang akan berkompetisi di Dubai
06 Desember 2025, 21:00 WIB
Aplikasi Digiroom milik Auto2000 diklaim mendapat respon positif dari para pelanggan setianya di Tanah Air