Misi Quartararo di MotoGP Malaysia 2022

Menempati posisi kedua di klasemen sementara, misi Quartararo di MotoGP Malaysia 2022 berbeda dari sebelumnya

Misi Quartararo di MotoGP Malaysia 2022
Denny Basudewa

TRENOTO – Fabio Quartararo mengatakan posisinya di kejuaraan MotoGP musim ini berbeda dari sebelumnya. Misi Quartararo di MotoGP Malaysia 2022 adalah tampil ciamik sejak sesi kualifikasi.

Usai balapan di sirkuit Philips Island, Australia, pembalap Yamaha tersebut tidak lagi menempati pucuk pimpinan klasemen. Posisinya diambil alih oleh Francesco Bagnaia yang finish ketiga, sedangkan Quartararo terjatuh.

Pembalap tim Monster Yamaha tersebut menatap sirkuit Sepang, Malaysia akhir pekan ini dengan cara berbeda. Dirinya mengatakan akan tampil menekan hingga limit di lintasan sepanjang 5.543 km.

“Saya akan menikmati balapan di sini karena merupakan salah satu trek favorit. Hasil terbaik di sesi kualifikasi sangat penting bagi kami, maka dari itu bisa diketahui kecepatan saat balapan nantinya,” ucap Quartararo.

Photo : Twitter

Ia mengatakan bahwa balapan di Philips Island tidak bisa dinikmati dengan baik. Sadar posisinya saat ini, maka Quartararo akan lebih nyaman berada di lintasan balap.

“Saya tidak bisa menikmati balapan lalu dan sekarang berada di posisi tidak harus memikirkan apapun (gelar). Saya hanya ingin tampil menekan hingga limit dan menatap GP dengan berbeda dari sebelumnya,” jelasnya kemudian.

Lebih lanjut Ia mengatakan akan berusaha untuk melakukan beberapa sentuhan pada motor. Dirinya mengatakann bahwa Yamaha YZR-M1 selama ini tidak mendapatkan ubahan yang berarti untuk meningkatkan performa.

Baca juga : Quartararo Dapat Pelajaran di MotoGP Belanda 2022

Berbicara mengenai kejuaraan dunia, Quartararo menganggap perburuan titel juara dunia masih belum berakhir. Dirinya berharap masih bisa meraup banyak poin di sisa dua balapan mendatang.

“Jelas ini belum berakhir (perebutan titel) karena dia bisa meraih banyak poin, maka kamipun bisa melakukannya. Sayangnya paruh kedua musim tidak terlalu baik bagi kami,” tuturnya kemudian.

Photo : Twitter

Pecco Bagnaia mengawali paruh pertama MotoGP 2022 dengan cukup banyak drama. Pembalap asal Italia tersebut memulai musim dan mengalami banyak insiden di lintasan.

Bagiana yang tampil konsisten bisa memangkas 91 poin ketertinggalan dan berbalik memimpin 14 poin dari Quartararo. Ajang MotoGP 2022 tinggal menyisakan dua seri lagi yakni Malaysia dan Valencia.

Secara total terdapat maksimal 50 poin yang bisa didapatkan untuk mengunci gelar juara dunia musim ini. Namun skenario balapan bisa saja berubah karena pembalap lainnya memenangkan lomba.


Terkini

mobil
Toyota Hilux BEV

Toyota Hilux BEV Masih CBU Thailand, Harga Tembus Rp 1 M

Dijual Rp 1 miliar, Toyota Hilux BEV diimpor utuh dari Thailand dan menyasar konsumen yang lebih terbatas

otosport
Yamaha

Kata Bos Yamaha Usai Quartararo dan Rins Pergi di Akhir Musim

Fabio Quartararo dan Alex Rins resmi mengakhiri masa bakti mereka bersama tim pabrikan Yamaha musim ini

news
SIM Keliling Bandung

Lokasi SIM Keliling Bandung di Awal Juli 2026, Cek Jadwalnya

SIM keliling Bandung beroperasi secara penuh di awal bulan demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang

news
Ganjil genap Jakarta

Jadwal dan Lokasi Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 1 Juli 2026

Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini 1 Juli 2026, ada beberapa aturan baru yang diterapkan

news
SIM Keliling Jakarta

Simak 5 Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 1 Juli 2026

Mengawali Juli 2026, layanan SIM keliling Jakarta kembali mengakomodir perpanjangan masa berlaku SIM

mobil
BMW

Penjualan Datar, BMW Tetap Pede Bawa iX3 di GIIAS 2026

BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar

mobil
Changan S05

Changan S05 EV dan REEV Bisa Dipesan, Estimasi Harga Rp 500 Juta

Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan

mobil
Gaikindo

Gaikindo Minta Insentif Tidak Hanya untuk Mobil Listrik Saja

Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit