Marc Marquez Trauma Balapan di Mandalika, Punya Kenangan Buruk
03 September 2026, 09:00 WIB
Menurut MGPA mengurus perizinan MotoGP Mandalika memang tidak mudah, hal ini demi memudahkan koordinasi
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – MGPA (Mandalika Grand Prix Association) buka suara terkait perizinan MotoGP Mandalika. Menurut mereka memang tidak mudah untuk diurus.
Sebab ada beberapa hal yang tidak bisa di hilangkan. Sehingga berbagai prosedur wajib MGPA jalani sebelum menggelar balapan kelas premier tersebut.
Kata MGPA Soal Izin MotoGP Mandalika, Memang Tidak Mudah
“Bahwa tidak segampang itu mengadakan MotoGP. Kalau saya si bilang memang harus (Izin), misal pemberitahuan ke desa di depan sirkuit,” ujar Priandhi Satria, Direktur Utama MGPA kepada awak media ketika ditemui di kantornya.
Priandhi pun menuturkan kalau semua tahapan perizinan tersebut normal. Seperti surat rekomendasi dari rumah sakit, dinas pemadam kebakaran sampai ke kepolisian.
Hal ini penting dilakukan guna melakukan berbagai koordinasi. Sehingga MotoGP Mandalika 2024 bisa berjalan dengan lancar.
“Misalkan berkaitan dengan medis, kebutuhan helikopter serta beberapa hal lain tidak bisa diem-diem doang, jadi memang perlu,” tegas Priandhi.
Sebagai informasi, sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) menuturkan kalau proses perizinan ajang ini cukup rumit. Sebab membutuhkan berbagai surat rekomendasi.
Mulai dari persetujuan desa, Ikatan Motor Indonesia (IMI) NTB dan IMI Pusat. Kemudian rekomendasi yang diberikan polsek, polres, Polda NTB hingga Mabes Polri.
Tak berhenti sampai disitu saja mengenai izin MotoGP Mandalika. Penyelenggara membutuhkan surat dukungan dari RSUD NTB maupun dinas kebakaran.
Selanjutnya bersurat kepada Bea Cukai karena mendatangkan barang-barang dari luar negeri. Terakhir pemberitahuan ke Kawasan Ekonomi Khusus NTB juga ke Indonesia National Single Window (INSW).
"Kalau saya penyelenggara lemas duluan sebelum balapan dimulai. Mungkin masih ada tambahan lagi dari izin yang disebut atau duit saya sudah habis sebelum event terjadi,” kata Jokowi
Jokowi pun cukup menyayangkan hal tersebut. Padahal MotoGP Mandalika dinilai memberi banyak efek positif bagi perekonomian di daerah Lombok dan negara.
“Saya cek ke panitia dampak ekonominya sampai Rp 4,3 triliun. Bisa melibatkan tenaga kerja hingga 8.000 orang,” tutur Jokowi.
Kemudian dia menyebut kalau UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) turut terbantu. Sehingga balapan MotoGP di Sirkuit Mandalika cukup ditunggu.
“Begitu saya tanya bagaimana mengenai perizinan, lemas ternyata ada 13 surat rekomendasi yang harus diurus," Presiden Jokowi menambahkan.
Sebagai informasi, MotoGP Mandalika 2024 tinggal menunggu waktu. Marc Marquez dan pembalap lain akan memacu kuda besi di sirkuit tersebut pada 27-28 September.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
03 September 2026, 09:00 WIB
31 Agustus 2026, 17:18 WIB
29 Agustus 2026, 21:08 WIB
28 Agustus 2026, 21:10 WIB
28 Agustus 2026, 13:00 WIB
Terkini
06 September 2026, 01:22 WIB
BYD terus memperkuat komitmen mereka untuk memajukan industri otomotif di Indonesia usai mendirikan pabrik
05 September 2026, 19:21 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam jadi wadah silaturahmi dan unjuk kreativitas masyarakat dan anak-anak muda
05 September 2026, 17:00 WIB
Harga Mitsubishi Pajero terbaru terungkap, jadi gambaran banderol untuk pasar Indonesia di masa mendatang
05 September 2026, 15:00 WIB
Lexus NX, salah satu model terlaris Lexus di pasar global kini telah mendapatkan sejumlah permbaruan
05 September 2026, 14:16 WIB
Ajang Daihatsu Kumpul Sahabat Batam berlangsung sampai 6 September, banyak anak muda terlibat meramaikan
04 September 2026, 13:00 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam terselenggara di pusat perbelanjaan atas beberapa masukan dari para konsumen
04 September 2026, 11:00 WIB
Para bikers wajib menyambangi IMHAX 2026 untuk melengkapi perlengkapan berkendara yang berkeselamatan
04 September 2026, 09:00 WIB
Pameran IEE Series 2026 memasuki Energy Week, ikut dukung ekosistem kendaraan energi terbarukan di Indonesia