Drama MotoGP Amerika 2025: Bos Trackhouse Mau Ada Aturan Tegas
02 April 2025, 10:00 WIB
Menurut MGPA mengurus perizinan MotoGP Mandalika memang tidak mudah, hal ini demi memudahkan koordinasi
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – MGPA (Mandalika Grand Prix Association) buka suara terkait perizinan MotoGP Mandalika. Menurut mereka memang tidak mudah untuk diurus.
Sebab ada beberapa hal yang tidak bisa di hilangkan. Sehingga berbagai prosedur wajib MGPA jalani sebelum menggelar balapan kelas premier tersebut.
Kata MGPA Soal Izin MotoGP Mandalika, Memang Tidak Mudah
“Bahwa tidak segampang itu mengadakan MotoGP. Kalau saya si bilang memang harus (Izin), misal pemberitahuan ke desa di depan sirkuit,” ujar Priandhi Satria, Direktur Utama MGPA kepada awak media ketika ditemui di kantornya.
Priandhi pun menuturkan kalau semua tahapan perizinan tersebut normal. Seperti surat rekomendasi dari rumah sakit, dinas pemadam kebakaran sampai ke kepolisian.
Hal ini penting dilakukan guna melakukan berbagai koordinasi. Sehingga MotoGP Mandalika 2024 bisa berjalan dengan lancar.
“Misalkan berkaitan dengan medis, kebutuhan helikopter serta beberapa hal lain tidak bisa diem-diem doang, jadi memang perlu,” tegas Priandhi.
Sebagai informasi, sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) menuturkan kalau proses perizinan ajang ini cukup rumit. Sebab membutuhkan berbagai surat rekomendasi.
Mulai dari persetujuan desa, Ikatan Motor Indonesia (IMI) NTB dan IMI Pusat. Kemudian rekomendasi yang diberikan polsek, polres, Polda NTB hingga Mabes Polri.
Tak berhenti sampai disitu saja mengenai izin MotoGP Mandalika. Penyelenggara membutuhkan surat dukungan dari RSUD NTB maupun dinas kebakaran.
Selanjutnya bersurat kepada Bea Cukai karena mendatangkan barang-barang dari luar negeri. Terakhir pemberitahuan ke Kawasan Ekonomi Khusus NTB juga ke Indonesia National Single Window (INSW).
"Kalau saya penyelenggara lemas duluan sebelum balapan dimulai. Mungkin masih ada tambahan lagi dari izin yang disebut atau duit saya sudah habis sebelum event terjadi,” kata Jokowi
Jokowi pun cukup menyayangkan hal tersebut. Padahal MotoGP Mandalika dinilai memberi banyak efek positif bagi perekonomian di daerah Lombok dan negara.
“Saya cek ke panitia dampak ekonominya sampai Rp 4,3 triliun. Bisa melibatkan tenaga kerja hingga 8.000 orang,” tutur Jokowi.
Kemudian dia menyebut kalau UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) turut terbantu. Sehingga balapan MotoGP di Sirkuit Mandalika cukup ditunggu.
“Begitu saya tanya bagaimana mengenai perizinan, lemas ternyata ada 13 surat rekomendasi yang harus diurus," Presiden Jokowi menambahkan.
Sebagai informasi, MotoGP Mandalika 2024 tinggal menunggu waktu. Marc Marquez dan pembalap lain akan memacu kuda besi di sirkuit tersebut pada 27-28 September.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
02 April 2025, 10:00 WIB
31 Maret 2025, 05:08 WIB
29 Maret 2025, 09:47 WIB
24 Maret 2025, 14:08 WIB
18 Maret 2025, 19:16 WIB
Terkini
03 April 2025, 10:00 WIB
tol Probolinggo Banyuwangi seksi 1 dibuka secara fungsional saat arus balik Lebaran 2025 untuk hindari kemacetan
03 April 2025, 07:55 WIB
Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia
02 April 2025, 18:27 WIB
Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini
02 April 2025, 17:00 WIB
Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik
02 April 2025, 14:00 WIB
Nissan jual pabrik mereka di India pada Renault demi selamatkan perusahaan dari ancaman kebangkrutan
02 April 2025, 12:00 WIB
Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen
02 April 2025, 10:00 WIB
MotoGP Amerika 2025 sempat tertunda 10 menit akibat Marc Marquez, bos Trackhouse minta kejelasan aturan
02 April 2025, 08:20 WIB
Agar mengurangi angka kecelakaan, pihak kepolisian diminta membuat SIM khusus pengemudi mobil listrik