Final Battle Honda Modif Contest 2026 Hadirkan Tiga Jawara Baru
26 Oktober 2026, 14:15 WIB
Menurut sang manajer, negosiasi antara Joan Mir dengan Repsol Honda belum mencapai kesepakatan sampai sekarang
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Negosiasi antara Repsol Honda dengan Joan Mir sepertinya berjalan cukup alot. Sebab kedua pihak belum menemui kata sepakat.
Menurut Paco Sanchez, manajer Joan Mir, pembalapnya belum mendapatkan kontrak baru. Sehingga masa depan sang rider masih tak menentu.
“Kami belum menandatangani perjanjian apa pun. Kita sedang bernegosiasi, saya harap bisa mencapai kesepakatan dalam beberapa minggu ke depan,” ujar Sanchez di Crash, Kamis (20/6).
Meski begitu dia menjelaskan kalau Mir masih ingin bertahan dengan pabrikan asal Jepang. Sehingga ia mau memperpanjang kontraknya.
“Meski motor balap mereka kurang kompetitif sekarang, Joan Mir berniat membantu Honda membuat kuda besi lebih bagus,” dia menambahkan.
Di sisi lain joki berdarah Spanyol tersebut masih malu-malu membocorkan masa depannya. Dia belum berniat memberitahu ke publik.
“Mungkin di Assen saya perlu memperjelas apa yang ingin aku lakukan,” ucap pemegang gelar juara dunia MotoGP 2020.
Sebelumnya Joan Mir merasa tidak betah membela Repsol Honda. Hal itu karena kuda besi yang dipakai kurang kompetitif.
Membuatnya gagal meraih hasil maksimal musim ini. Bahkan dalam satu tahun terakhir dia gagal mengamankan podium tertinggi MotoGP.
Pada tahun lalu dia hanya bertengger di tangga ke-22 klasemen. Pencapaian terbaiknya finish kelima di MotoGP India 2023.
Sedangkan di musim ini sedikit lebih baik, mampu menempati posisi 18. Namun joki Repsol Honda itu merasa tidak puas.
Ditambah kontraknya akan selesai di akhir musim. Sehingga harus bergerak cepat buat mendapatkan tim baru jika ingin angkat koper dari pabrikan berlambang sayap mengepak.
“Aku sebagai pembalap sedang berada di dalam situasi yang sangat sulit. Saya tidak memiliki banyak waktu guna menunggu Honda kompetitif,” tutur Mir.
Mir sangat ingin bangkit dari keterpurukan di musim depan. Sehingga dapat mengulang kesuksesan seperti di MotoGP 2020.
“Dengan motor kompetitif aku tahu apa yang bisa diraih. Seperti dilihat, dalam dua tahun terakhir ini aku sangat kesulitan,” Joan Mir menambahkan.
Jadi patut ditunggu bagaimana hasil negosiasi antara Joan Mir dan Repsol Honda. Apakah sang pembalap bakal bertahan selama dua tahun ke depan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
26 Oktober 2026, 14:15 WIB
25 Oktober 2026, 13:18 WIB
24 Oktober 2026, 15:00 WIB
24 Oktober 2026, 13:00 WIB
24 Oktober 2026, 10:15 WIB
Terkini
26 Oktober 2026, 15:00 WIB
Robot Humanoid AiMOGA teranyar yang dikembangkan anak perusahaan Chery Group ini memiliki banyak kemampuan
26 Oktober 2026, 14:15 WIB
Final Battle Honda Modif Contest 2026 menjadi acara yang paling mencuri perhatian di HBD Ambarawa, Jawa Tengah
26 Oktober 2026, 11:00 WIB
Periklindo berharap pemerintah turut memberikan perhatian untuk kendaraan niaga listrik agar semakin diminati
26 Oktober 2026, 09:00 WIB
BMW dan Mercedes-Benz jadi merek mobil mewah yang mencatatkan kenaikan penjualan pada periode September 2026
26 Oktober 2026, 07:00 WIB
Mulai masuk pasar premium, pengamat otomotif menilai mobil Cina akan menghadapi persaingan sengit di RI
25 Oktober 2026, 13:18 WIB
Honda Bikers Day 2026 sukses diselenggarakan di Lapangan Panglima Jenderal Sudirman, Ambarawa, Jawa Tengah
24 Oktober 2026, 16:12 WIB
Marc Marquez menjadi yang terdepan di sprint race MotoGP Australia 2026 dan Jorge Martin mengalami kecelakaan
24 Oktober 2026, 15:00 WIB
Marc Marquez berpeluang untuk menjadi pemenang di MotoGP Australia 2026 dan menumbangkan Jorge Martin