Dominasi Mobil Cina Bikin Merek Jepang Kewalahan
28 April 2026, 15:00 WIB
Menurut sang manajer, negosiasi antara Joan Mir dengan Repsol Honda belum mencapai kesepakatan sampai sekarang
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Negosiasi antara Repsol Honda dengan Joan Mir sepertinya berjalan cukup alot. Sebab kedua pihak belum menemui kata sepakat.
Menurut Paco Sanchez, manajer Joan Mir, pembalapnya belum mendapatkan kontrak baru. Sehingga masa depan sang rider masih tak menentu.
“Kami belum menandatangani perjanjian apa pun. Kita sedang bernegosiasi, saya harap bisa mencapai kesepakatan dalam beberapa minggu ke depan,” ujar Sanchez di Crash, Kamis (20/6).
Meski begitu dia menjelaskan kalau Mir masih ingin bertahan dengan pabrikan asal Jepang. Sehingga ia mau memperpanjang kontraknya.
“Meski motor balap mereka kurang kompetitif sekarang, Joan Mir berniat membantu Honda membuat kuda besi lebih bagus,” dia menambahkan.
Di sisi lain joki berdarah Spanyol tersebut masih malu-malu membocorkan masa depannya. Dia belum berniat memberitahu ke publik.
“Mungkin di Assen saya perlu memperjelas apa yang ingin aku lakukan,” ucap pemegang gelar juara dunia MotoGP 2020.
Sebelumnya Joan Mir merasa tidak betah membela Repsol Honda. Hal itu karena kuda besi yang dipakai kurang kompetitif.
Membuatnya gagal meraih hasil maksimal musim ini. Bahkan dalam satu tahun terakhir dia gagal mengamankan podium tertinggi MotoGP.
Pada tahun lalu dia hanya bertengger di tangga ke-22 klasemen. Pencapaian terbaiknya finish kelima di MotoGP India 2023.
Sedangkan di musim ini sedikit lebih baik, mampu menempati posisi 18. Namun joki Repsol Honda itu merasa tidak puas.
Ditambah kontraknya akan selesai di akhir musim. Sehingga harus bergerak cepat buat mendapatkan tim baru jika ingin angkat koper dari pabrikan berlambang sayap mengepak.
“Aku sebagai pembalap sedang berada di dalam situasi yang sangat sulit. Saya tidak memiliki banyak waktu guna menunggu Honda kompetitif,” tutur Mir.
Mir sangat ingin bangkit dari keterpurukan di musim depan. Sehingga dapat mengulang kesuksesan seperti di MotoGP 2020.
“Dengan motor kompetitif aku tahu apa yang bisa diraih. Seperti dilihat, dalam dua tahun terakhir ini aku sangat kesulitan,” Joan Mir menambahkan.
Jadi patut ditunggu bagaimana hasil negosiasi antara Joan Mir dan Repsol Honda. Apakah sang pembalap bakal bertahan selama dua tahun ke depan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
28 April 2026, 15:00 WIB
26 April 2026, 20:41 WIB
25 April 2026, 09:01 WIB
22 April 2026, 21:03 WIB
16 April 2026, 16:15 WIB
Terkini
30 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan dalam mengurai kemacetan jalanan Ibu Kota, simak 62 titiknya
30 April 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung melayani para pemilik motor dan mobil yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini
30 April 2026, 06:00 WIB
Menjelang Hari Buruh, SIM keliling Jakarta masih bisa melayani perpanjangan masa berlaku SIM di lima lokasi
29 April 2026, 22:43 WIB
Fitur-fitur yang disematkan pada Mitsubishi Xforce bisa menambah kenyamanan para penggunanya sehari-hari
29 April 2026, 17:00 WIB
Jetour T2 PHEV dikonfirmasi masuk Indonesia tahun ini, sementara T1 sudah terdaftar di data Permendagri
29 April 2026, 15:49 WIB
Booth JETOUR di Cina suguhkan berbagai opsi SUV tangguh dan kendaraan ramah lingkungan buat mobilitas keluarga
29 April 2026, 13:00 WIB
Isu Chery Group ingin mengakuisisi pabrik milik Handal di Pondok Ungu, Bekasi sempat tersiar pada akhir 2025
29 April 2026, 12:12 WIB
Ajang Kia Collezione 2026 jadi momentum penguatan lini produk manufaktur asal Korea Selatan itu di Tanah Air