Aturan Baru untuk MotoGP 2027 Diyakini Buat Persaingan Sengit
05 Januari 2026, 20:00 WIB
Pengadilan MotoGP menyatakan Marc Marquez menang banding atas hukuman penalti double long lap yang diberikan FIM.
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Usaha tim Repsol Honda akhirnya berbuah manis. Pasalnya Marc Marquez menang banding di pengadilan MotoGP.
Membuat The Baby Alien tidak harus menjalani penalti double long lap sekembalinya ke ajang adu balap bergengsi tersebut.
Kabar ini disampaikan di laman resmi MotoGP pada Selasa (9/5) waktu setempat. Marquez pun dipastikan bebas dari hukuman diberikan oleh FIM.
“Pengadilan memutuskan untuk membatalkan permohonan sanksi dijatuhkan kepada Marc Marquez, yang dikeluarkan oleh FIM MotoGP Stewards Panel,” bunyi pengumuman itu.
Pengadilan menilai kalau hukuman diberikan telah gugur karena sang pembalap absen di MotoGP Argentina 2023. Sehingga Marc Marquez menang banding.
"Marc Marquez diizinkan untuk berkompetisi di balapan berikutnya, dia bisa berpartisipasi, tanpa sanksi lebih lanjut,” tambah isi pengumumannya.
Seperti diketahui HRC (Honda Racing Corporation) mengajukan banding terhadap sanksi yang diberikan. Hal itu setelah FIM MotoGP Stewards membuat keputusan baru mengenai hukuman buat pembalap asal Spanyol ini
“Menimbang absennya Marc Marquez di GP Argentina, double long lap akan diberikan di balapan MotoGP berikutnya di mana dia berpartisipasi,” tulis pernyataan Stewards.
Berangkat dari hal tersebut Honda merasa keberatan. Pabrikan asal Jepang lantas mengajukan banding beberapa waktu lalu
“Sehubungan dengan sanksi dijatuhkan FIM kepada Marc Marquez atas insiden balapan terjadi di MotoGP Portugal, tim Repsol Honda menilai bahwa modifikasi hukuman tentang perubahan kriteria kapan seharusnya penalti diterapkan dan revisi ini dikeluarkan dua hari setelah keputusan awal dijatuhkan bersifat final, itu telah melanggar regulasi,” bunyi pernyataan Honda.
Mereka pun bersikeras menggunakan semua upaya hukum untuk mempertahankan hak juga kepentingannya yang sah.
Seperti diketahui Marc Marquez terlibat kecelakaan hebat dengan Miguel Oliveira. Insiden tersebut terjadi pada MotoGP Portugal 2023 saat balapan baru berjalan tiga putaran.
Di sisi lain juara dunia enam kali menerima sanksi yang diberikan. Dia mengaku salah serta telah meminta maaf kepada Miguel Oliveira.
"Saya membuat kesalahan. Memang pantas mendapatkan hukuman tersebut," ujar Marquez beberapa saat setelah balapan.
Pada MotoGP 2023, Marc Marquez baru mengumpulkan tujuh poin hasil P3 di sprint race MotoGP Portugal 2023. Pebalap berusia 30 tahun itu belum balapan lagi setelah absen di Argentina, Austin, dan Spanyol.
Meski Marc Marquez menang banding, namun kehadirannya di MotoGP Prancis 2023 masih menjadi tanda tanya. Sebab ia tengah berjuang pulih dari cederanya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
05 Januari 2026, 20:00 WIB
04 Januari 2026, 11:00 WIB
02 Januari 2026, 20:22 WIB
02 Januari 2026, 11:00 WIB
31 Desember 2025, 07:00 WIB
Terkini
06 Januari 2026, 14:00 WIB
Pada 2026 tren warna cat bawaan pabrik atau base colour turut digandrungi, karena banyak restorasi kendaraan
06 Januari 2026, 13:00 WIB
Chery memimpin ekspor mobil di Tiongkok sepanjang 2025, sementara total penjualannya tembus 2 juta unit
06 Januari 2026, 12:00 WIB
Pasar ekspor kendaraan di 2026 diperkirakan bakal menghadapi beberapa tantangan yang dinilai cukup berat
06 Januari 2026, 11:00 WIB
Banyaknya populasi mobil listrik di Tanah Air diyakini bakal mempengaruhi dunia modifikasi Tanah Air
06 Januari 2026, 10:00 WIB
Mengisi kelas di bawah bZ4X, model anyar Toyota C-HR EV dijadwalkan hadir di pasar global mulai tahun ini
06 Januari 2026, 09:00 WIB
Pemerintah disarankan untuk memberikan perhatian lebih ke industri otomotif ketimbang membuat motor nasional
06 Januari 2026, 08:00 WIB
Dedi Mulyadi ingin masyarakat di Jawa Barat bisa merasa lebih ringan dalam membayar pajak kendaraan bermotor
06 Januari 2026, 07:00 WIB
Mobil listrik Cina belum sepenuhnya menyerap komponen lokal, GIAMM ingin ketegasan aturan dari pemerintah