Adik Rossi Minta Kalender MotoGP Direvisi, Kurang Istirahat
18 Agustus 2026, 07:00 WIB
Bagnaia bakal bertarung sengit dengan Jorge Martin dalam gelaran MotoGP Australia 2023 buat mempertahankan posisinya
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Francesco Bagnaia bakal melakoni MotoGP Australia 2023 di Sirkuit Phillip Island. Dia akan beradu cepat dengan Jorge Martin dan pembalap lainnya.
Tentu ini menjadi akhir pekan yang menegangkan bagi rider Ducati. Sebab dia tengah berjuang mempertahankan puncak klasemen MotoGP 2023.
Kini Bagnaia hanya terpaut beberapa poin saja dari Jorge Martin. Membuat persaingan keduanya berlangsung cukup sengit.
Apalagi Martin sudah menebar ancaman di balapan yang berlangsung 20-22 Oktober 2023. Sehingga Bagnaia harus ekstra hati-hati pada MotoGP Australia 2023 kali ini.
Akan tetapi dia memiliki modal penting dalam MotoGP Australia. Pasalnya murid Valentino Rossi tersebut sempat meraih posisi ketiga di tahun lalu.
Tentu ini menjadi sebuah keuntungan buat Francesco Bagnaia. Kendati demikian dia mengaku tidak mau sesumbar buat meraih poin sempurna.
“Di sini selalu istimewa, namun dengan sedikit angin cukup merepotkan. Jika hembusannya mencapai 50 kilometer per jam dan turun hujan itu bisa sangat sulit,” ungkapnya di Speedweek, Jumat (20/10).
Memang Pecco sapaan akrabnya, tidak memungkiri jika mentas di MotoGP Australia 2023 cukup sulit. Apalagi buat menjadi pimpinan balap dengan berbagai tekanan yang ada.
“Anda harus melakukannya sangat hati-hati, ini merupakan perlombaan tentang mengendalikan dan mencoba apa pun hingga lap terakhir,” tegas rider asal Italia.
Di sisi lain Bagnaia mengaku sudah mengantongi kelemahan Jorge Martin. Akan tetapi, ada satu kelebihan yang bisa mengancam posisinya dalam balapan nanti.
Oleh karenanya juara dunia 2022 tersebut berhati-hati saat menjalani ajang adu cepat kelas premier di Sirkuit Phillip Island. Hal itu agar dia meraih poin sempurna serta mempertahankan gelarnya.
“Aku tidak menyangka dapat memimpin klasemen lagi, tetapi harus diakui dia bagus dalam hal traksi dan akselerasi. Sehingga Martin bisa keluar dari tikungan dengan cukup cepat,” pungkas Francesco Bagnaia.
Sekadar informasi sekarang Francesco Bagnaia mengoleksi 346 poin sepanjang musim ini. Dia menjauh dari Martin yang menghuni tangga kedua setelah mengantongi 328 angka.
Kemudian di posisi ketiga menjadi milik Marco Bezzecchi. Salah satu anak didik Valentino Rossi itu mendapatkan 283 poin.
Brad Binder berada satu tangga di bawah Bezzecchi bermodal 211 angka. Melengkapi lima besar, ada Aleix Espargaro dengan 177 poin.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
18 Agustus 2026, 07:00 WIB
10 Agustus 2026, 20:44 WIB
09 Agustus 2026, 20:36 WIB
08 Agustus 2026, 22:48 WIB
12 Juli 2026, 20:01 WIB
Terkini
19 Agustus 2026, 17:30 WIB
OLXmobbi mengklaim bahwa selama pameran GIIAS 2026, penjualan mobil bekas meningkat dibandingkan tahun lalu
19 Agustus 2026, 15:12 WIB
Wholesales mobil hybrid yang mencakup PHEV dan HEV turun di periode Juli 2026, Toyota masih terlaris
19 Agustus 2026, 11:00 WIB
Saat ini insentif motor listrik belum dicairkan kepada masyarakat karena masih menunggu penerbitan PMK
19 Agustus 2026, 09:00 WIB
Menurut rencana mobil listrik BAIC T1 akan diproduksi di Purwakarta dengan memanfaatkan fasilitas Handal
19 Agustus 2026, 06:00 WIB
Seperti biasa, fasilitas SIM keliling Jakarta tersedia di lima lokasi berbeda hari ini 19 Agustus 2026
19 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta masih menjadi andalan pemerintah Ibu Kota dalam mengurai kemacetan jalan Ibu Kota
19 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung menjadi salah satu opsi terbaik buat Anda yang ingin mengurus dokumen berkendara
18 Agustus 2026, 22:30 WIB
Federal Oil sebagai produsen pelumas kendaraan bermotor kembali dipercaya untuk kategori 2-Wheel Engine Lubricants