Alasan Gresini Racing Pakai Jasa Joan Mir dan Daniel Holgado
02 Juli 2026, 23:16 WIB
Bagnaia bakal bertarung sengit dengan Jorge Martin dalam gelaran MotoGP Australia 2023 buat mempertahankan posisinya
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Francesco Bagnaia bakal melakoni MotoGP Australia 2023 di Sirkuit Phillip Island. Dia akan beradu cepat dengan Jorge Martin dan pembalap lainnya.
Tentu ini menjadi akhir pekan yang menegangkan bagi rider Ducati. Sebab dia tengah berjuang mempertahankan puncak klasemen MotoGP 2023.
Kini Bagnaia hanya terpaut beberapa poin saja dari Jorge Martin. Membuat persaingan keduanya berlangsung cukup sengit.
Apalagi Martin sudah menebar ancaman di balapan yang berlangsung 20-22 Oktober 2023. Sehingga Bagnaia harus ekstra hati-hati pada MotoGP Australia 2023 kali ini.
Akan tetapi dia memiliki modal penting dalam MotoGP Australia. Pasalnya murid Valentino Rossi tersebut sempat meraih posisi ketiga di tahun lalu.
Tentu ini menjadi sebuah keuntungan buat Francesco Bagnaia. Kendati demikian dia mengaku tidak mau sesumbar buat meraih poin sempurna.
“Di sini selalu istimewa, namun dengan sedikit angin cukup merepotkan. Jika hembusannya mencapai 50 kilometer per jam dan turun hujan itu bisa sangat sulit,” ungkapnya di Speedweek, Jumat (20/10).
Memang Pecco sapaan akrabnya, tidak memungkiri jika mentas di MotoGP Australia 2023 cukup sulit. Apalagi buat menjadi pimpinan balap dengan berbagai tekanan yang ada.
“Anda harus melakukannya sangat hati-hati, ini merupakan perlombaan tentang mengendalikan dan mencoba apa pun hingga lap terakhir,” tegas rider asal Italia.
Di sisi lain Bagnaia mengaku sudah mengantongi kelemahan Jorge Martin. Akan tetapi, ada satu kelebihan yang bisa mengancam posisinya dalam balapan nanti.
Oleh karenanya juara dunia 2022 tersebut berhati-hati saat menjalani ajang adu cepat kelas premier di Sirkuit Phillip Island. Hal itu agar dia meraih poin sempurna serta mempertahankan gelarnya.
“Aku tidak menyangka dapat memimpin klasemen lagi, tetapi harus diakui dia bagus dalam hal traksi dan akselerasi. Sehingga Martin bisa keluar dari tikungan dengan cukup cepat,” pungkas Francesco Bagnaia.
Sekadar informasi sekarang Francesco Bagnaia mengoleksi 346 poin sepanjang musim ini. Dia menjauh dari Martin yang menghuni tangga kedua setelah mengantongi 328 angka.
Kemudian di posisi ketiga menjadi milik Marco Bezzecchi. Salah satu anak didik Valentino Rossi itu mendapatkan 283 poin.
Brad Binder berada satu tangga di bawah Bezzecchi bermodal 211 angka. Melengkapi lima besar, ada Aleix Espargaro dengan 177 poin.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 Juli 2026, 23:16 WIB
01 Juli 2026, 07:00 WIB
28 Juni 2026, 20:09 WIB
26 Juni 2026, 07:00 WIB
24 Juni 2026, 09:00 WIB
Terkini
05 Juli 2026, 07:28 WIB
Tingkat Komponen Dalam Negeri mobil listrik Xpeng X9 dan G6 teranyar bakal di atas 40 persen di masa mendatang
04 Juli 2026, 21:00 WIB
AHM memberikan sejumlah penyegaran pada Honda Monkey, meliputi sejumlah opsi kelir dan motif jok baru
04 Juli 2026, 19:15 WIB
Pertumbuhan penjualan Daihatsu kembali terlihat di Juni 2026, kendaraan komersial jadi kontributor utama
04 Juli 2026, 09:00 WIB
IMI Awards 2025 memberikan apresiasi kepada Andre Mulyadi yang konsisten dalam dunia modifikasi Indonesia
04 Juli 2026, 07:00 WIB
Sejumlah tim belum memberikan pengumuman mengenai susunan pembalap yang akan mereka usung di MotoGP 2027
03 Juli 2026, 21:55 WIB
Vinfast turut menawarkan Limo Green kepada konsumen individual, tidak hanya pembeli fleet atau pelaku usaha
03 Juli 2026, 17:00 WIB
Aletra dikatakan tengah mempersiapkan untuk menghadirkan produk terbaru di ajang pameran otomotif GIIAS 2026
03 Juli 2026, 15:00 WIB
Apresiasi Jurnalistik Pertamina 2026 diharapkan mempererat hubungan antara narasumber dan insan media.