Marc Marquez Beri Sinyal Pensiun Dini dari Dunia MotoGP
08 Januari 2026, 17:00 WIB
Bagnaia bakal bertarung sengit dengan Jorge Martin dalam gelaran MotoGP Australia 2023 buat mempertahankan posisinya
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Francesco Bagnaia bakal melakoni MotoGP Australia 2023 di Sirkuit Phillip Island. Dia akan beradu cepat dengan Jorge Martin dan pembalap lainnya.
Tentu ini menjadi akhir pekan yang menegangkan bagi rider Ducati. Sebab dia tengah berjuang mempertahankan puncak klasemen MotoGP 2023.
Kini Bagnaia hanya terpaut beberapa poin saja dari Jorge Martin. Membuat persaingan keduanya berlangsung cukup sengit.
Apalagi Martin sudah menebar ancaman di balapan yang berlangsung 20-22 Oktober 2023. Sehingga Bagnaia harus ekstra hati-hati pada MotoGP Australia 2023 kali ini.
Akan tetapi dia memiliki modal penting dalam MotoGP Australia. Pasalnya murid Valentino Rossi tersebut sempat meraih posisi ketiga di tahun lalu.
Tentu ini menjadi sebuah keuntungan buat Francesco Bagnaia. Kendati demikian dia mengaku tidak mau sesumbar buat meraih poin sempurna.
“Di sini selalu istimewa, namun dengan sedikit angin cukup merepotkan. Jika hembusannya mencapai 50 kilometer per jam dan turun hujan itu bisa sangat sulit,” ungkapnya di Speedweek, Jumat (20/10).
Memang Pecco sapaan akrabnya, tidak memungkiri jika mentas di MotoGP Australia 2023 cukup sulit. Apalagi buat menjadi pimpinan balap dengan berbagai tekanan yang ada.
“Anda harus melakukannya sangat hati-hati, ini merupakan perlombaan tentang mengendalikan dan mencoba apa pun hingga lap terakhir,” tegas rider asal Italia.
Di sisi lain Bagnaia mengaku sudah mengantongi kelemahan Jorge Martin. Akan tetapi, ada satu kelebihan yang bisa mengancam posisinya dalam balapan nanti.
Oleh karenanya juara dunia 2022 tersebut berhati-hati saat menjalani ajang adu cepat kelas premier di Sirkuit Phillip Island. Hal itu agar dia meraih poin sempurna serta mempertahankan gelarnya.
“Aku tidak menyangka dapat memimpin klasemen lagi, tetapi harus diakui dia bagus dalam hal traksi dan akselerasi. Sehingga Martin bisa keluar dari tikungan dengan cukup cepat,” pungkas Francesco Bagnaia.
Sekadar informasi sekarang Francesco Bagnaia mengoleksi 346 poin sepanjang musim ini. Dia menjauh dari Martin yang menghuni tangga kedua setelah mengantongi 328 angka.
Kemudian di posisi ketiga menjadi milik Marco Bezzecchi. Salah satu anak didik Valentino Rossi itu mendapatkan 283 poin.
Brad Binder berada satu tangga di bawah Bezzecchi bermodal 211 angka. Melengkapi lima besar, ada Aleix Espargaro dengan 177 poin.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
08 Januari 2026, 17:00 WIB
06 Januari 2026, 18:00 WIB
05 Januari 2026, 20:00 WIB
02 Januari 2026, 11:00 WIB
30 Desember 2025, 17:18 WIB
Terkini
08 Januari 2026, 17:00 WIB
Setelah badai cedera menerpa, kondisi fisik Marc Marquez dirasa sudah tidak seprima seperti dahulu kala
08 Januari 2026, 16:40 WIB
Kunci tertinggal di kabin diduga jadi salah satu penyebab Hyundai Stargazer menyala otomatis ketika diparkir
08 Januari 2026, 15:00 WIB
Mitsubishi Triton Single Cabin tersedia dalam varian baru yang tampil semakin sporti, harga Rp 300 jutaan
08 Januari 2026, 14:00 WIB
Aksi drift di Pondok Indah dianggap sangat membahayakan, seharusnya dilakukan di area khusus yang disediakan
08 Januari 2026, 13:01 WIB
Pergantian nama divisi balap Gazoo Racing tanpa entitas Toyota resmi berlaku, efektif per 7 Januari 2026
08 Januari 2026, 12:00 WIB
Wacana insentif lebih besar buat mobil listrik yang menggunakan baterai berbahan nikel bakal menguntungkan Hyundai
08 Januari 2026, 11:00 WIB
Serangan AS ke Venezuela beberapa waktu lalu berpotensi sebabkan penurunan ekspor Toyota ke negara tersebut
08 Januari 2026, 10:00 WIB
Harga di bawah Rp 300 juta masih dipertahankan, namun inden Daihatsu Rocky Hybrid tahun ini sampai tiga bulan