Yamaha Mulai Diskusikan Kontrak Quartararo, Siap Diperpanjang
23 Januari 2026, 09:00 WIB
Lin Jarvis mengungkapkan bahwa dirinya akan pensiun dari MotoGP yang telah membesarkan namanya selama ini
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Selain Fabio Quartararo yang dikabarkan akan hengkang dari tim Yamaha MotoGP, Lin Jarvis yang menjabat sebagai Managing Director juga berniat pensiun. Ia bakal meninggalkan dunia yang membesarkan namanya.
Pria berumur 64 tahun tersebut mengungkapkan bahwa dalam dua atau tiga tahun ke depan, dirinya akan mengucapkan selamat tinggal pada dunia balap juga Yamaha. Hal ini dikatakan merupakan salah satu target hidupnya yang telah mengabdi selama 20 tahun.
Seperti diketahui, di bawah kepemimpinannya pabrikan motor berlambang Garpu Tala tersebut cukup berprestasi. Namun belakangan, prestasinya mulai meredup bahkan seperti hilang ditelan bumi.
Yamaha terakhir kalinya mengantarkan pebalapnya menjadi juara dunia melalui Jorge Lorenzo pada 2015. Lalu si Biru (warna identiknya) hanya menjadi penonton di MotoGP selama bertahun-tahun.
Bahkan jebloknya prestasi pabrikan motor asal Jepang tersebut membuat Rossi merasa yakin untuk pensiun. Rossi merasa dirinya tidak sanggup lagi mengembangkan performa motor sehingga kalah dengan pebalap muda.
Bahkan pasukan Iwata tersebut harus menelan malu karena pada 2020 mereka diputuskan bersalah karena menggunakan katup tidak sesuai aturan. Atas insiden tersebut mereka mendapat pengurangan poin.
Luka mereka selama bermusim-musim terobati oleh Fabio Quartararo yang menjadi juara dunia MotoGP 2021. Mereka semakin berbunga-bunga karena meraih prestasi di tengah kesulitan yang mereka alami.
“Saya lelah, pandemi covid-19 telah memberikan saya banyak pekerjaan tambahan. Di saat yang sama, beberapa kesenangan hilang, kami tidak bisa pergi ke restoran, ada banyak batasan dan tidak bisa mengundang tamu,” kata Jarvis seperti dikutip Tuttomotori.
Ia hingga saat ini sudah berhasil mencetak sembilan gelar di MotoGP. Tiga bersama Valentino Rossi, dua bersama Jorge Lorenzo dan terakhir mengawal Fabio Quartararo.
Meskipun dikabarkan akan pensiun, namun dirinya masih memiliki target yang akan dituntaskan bersama Yamaha. Setidaknya hal inilah yang akan membuat pihak pabrikan bisa tenang untuk sementara.
“Saya masih termotivasi untuk melakukan pekerjaan saya. Tetapi hasil yang baik adalah kuncinya, saya sudah berumur 64 tahun dan sepertinya masih memiliki tiga atau empat tahun lagi, targetnya mendapatkan gelar kesepuluh,” ungkapnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 Januari 2026, 09:00 WIB
22 Januari 2026, 17:27 WIB
20 Januari 2026, 17:41 WIB
15 Januari 2026, 19:00 WIB
15 Januari 2026, 17:00 WIB
Terkini
24 Januari 2026, 17:00 WIB
Jaecoo Indonesia meminta maaf atas lamanya pengiriman unit J5 EV yang pesanannya lebih tinggi dari perhitungan awal
24 Januari 2026, 15:00 WIB
Farizon SV hadir di Indonesia dan siap menantang Toyota Hiace di bidang transportasi perkotaan Tanah Air
24 Januari 2026, 13:00 WIB
Jaecoo ingin para konsumen di Indonesia tidak merasa berat ketika ingin membeli mobil listrik mereka di 2026
24 Januari 2026, 11:17 WIB
Yamaha Fazzio Hybrid tampil lebih segar di awal 2026 dengan diberikan warna maupun grafis baru di seluruh tipe
24 Januari 2026, 09:00 WIB
Guna meningkatkan TKDN, Aletra akan memperbanyak aktivitas pabrik terkhusus prosedur perakitan baterai
24 Januari 2026, 07:00 WIB
Pemesanan Honda Prelude sudah mulai dibuka pada 23 Januari, namun hanya tersedia di diler-diler tertentu
23 Januari 2026, 21:06 WIB
Demi memberikan wadah kepada para pencinta modifikasi di Indonesia, kick off IMX 2026 baru saja dimulai
23 Januari 2026, 19:00 WIB
Material bangunan BMW mengedepankan keberlanjutan, masih tetap dibalut konsep global yaitu Retail.Next