Aturan Baru untuk MotoGP 2027 Diyakini Buat Persaingan Sengit
05 Januari 2026, 20:00 WIB
Francesco Bagnaia berhasil mencatatkan namanya sebagai pembalap dengan delapan kemenangan dalam satu musim
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – MotoGP Jepang 2024 meninggalkan kenangan manis bagi Francesco Bagnaia. Sebab banyak catatan apik yang tercipta di Sirkuit Motegi, Minggu (6/10).
Pertama Pecco mampu memenangkan balapan utama maupun Sprint Race. Membuatnya mengantongi poin sempurna guna memangkas jarak dari Jorge Martin.
Kini mereka hanya terpaut 10 angka saja di klasemen sementara MotoGP 2024. Sehingga persaingan perburuan gelar juara dunia semakin ketat.
Di sisi lain Francesco Bagnaia juga sukses menorehkan rekor baru di ajang kelas premier. Dia mencatatkan delapan kemenangan dalam satu musim.
Hasil apik itu menyamai rekor pembalap legenda lain. Sebut saja seperti Valentino Rossi yang mengoleksi kemenangan sepanjang musim 2002, 2003, 2004, 2005 serta 2008.
Lalu masih ada Casey Stoner membukukan rekor itu di 2007 dan 2011. Disusul oleh Jorge Lorenzo pada periode 2010 juga 2013.
Terakhir Marc Marquez masuk ke dalam daftar tersebut. The Baby Alien menorehkannya pada MotoGP 2014, 2018 sampai 2019.
Melihat hal tersebut Francesco Bagnaia mengaku senang. Sebab namanya berhasil bersanding dengan sang guru, yakni Rossi.
“Ini adalah sesuatu yang besar dan saya ingin mempertahankan untuk meningkatkan standar lebih jauh lagi,” ungkap Pecco di GPOne, Senin (7/10).
Memang jika dilihat Francesco Bagnaia berpeluang menambah koleksi podium tertinggi di MotoGP 2024. Sebab masih tersisa empat seri lagi.
Jika terus tampil konsisten serta tidak membuat kesalahan, dia bisa menambah rekor di atas. Sekaligus menjadi juara dunia MotoGP 2024.
“Ambisi saya adalah untuk terus seperti ini selama bertahun-tahun. Dengan begitu dapat tumbuh dan melakukan yang terbaik,” tegas Francesco Bagnaia.
Selain itu Bagnaia juga masih memiliki catatan menarik lain, yakni memberi kemenangan ke 900 bagi Italia di Grand Prix.
Total Pecco sudah mengantongi 26 kemenangan sepanjang kariernya di MotoGP. Ia menduduki peringkat 10 sebagai pembalap dengan podium tertinggi terbanyak di kelas premier.
“Pertama kalinya saya memenangkan delapan balapan dalam satu musim. Jadi pencapaian luar biasa, Anda harus bahagia,” pungkas Rider Ducati tersebut.
Patut diketahui, Francesco Bagnaia bakal melanjutkan perburuan gelar juara dunia. Kali ini ia akan memacu Desmosedici GP24 Ducati dalam MotoGP Australia 2024 pada 18-20 Oktober mendatang.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
05 Januari 2026, 20:00 WIB
02 Januari 2026, 11:00 WIB
31 Desember 2025, 07:00 WIB
30 Desember 2025, 17:18 WIB
29 Desember 2025, 18:00 WIB
Terkini
06 Januari 2026, 08:00 WIB
Dedi Mulyadi ingin masyarakat di Jawa Barat bisa merasa lebih ringan dalam membayar pajak kendaraan bermotor
06 Januari 2026, 07:00 WIB
Mobil listrik Cina belum sepenuhnya menyerap komponen lokal, GIAMM ingin ketegasan aturan dari pemerintah
06 Januari 2026, 06:00 WIB
Pasar Modern Batununggal menjadi salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang melayani masyarakat Kota Kembang
06 Januari 2026, 06:00 WIB
Pemerintah kembali gelar aturan ganjil genap Jakarta di puluhan ruas jalan Ibu Kota untuk atasi macet
06 Januari 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan SIM bisa dilakukan dengan mudah di layanan SIM keliling Jakarta, berikut syarat dan ketentuannya
05 Januari 2026, 20:00 WIB
Aturan baru MotoGP 2027 mencakup penurunan kapasitas mesin, Dani Pedrosa ungkap keunggulannya buat pembalap
05 Januari 2026, 19:40 WIB
Produk baru dari Penta Prima diklaim memiliki sejumlah keunggulan, harga kompetitif dengan kualitas terjamin
05 Januari 2026, 17:33 WIB
Chery TIggo 7 CSH berpeluang mengisi lini kendaraan ramah lingkungan PT CSI di dalam negeri, ini wujudnya