Yamaha MX King 150 Edisi Livery Prima Pramac Hanya Ada 2.000 Unit
12 Juni 2026, 09:00 WIB
Rins dan Quartararo sangat menantikan performa Yamaha M1 bermesin V4 dalam gelaran MotoGP San Marino 2025
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Yamaha akhirnya memperkenalkan motor balap baru yang ditenagai dengan mesin V4. Keputusan ini tentu ditunggu-tunggu banyak pihak.
Mengingat peluncuran jantung pacu anyar tersebut menandai langkah besar Yamaha, untuk mengubah arah pengembangan tunggangan Fabio Quartararo dan Alex Rins.
Meski begitu kuda besi ini akan langsung turun ke lintasan dalam gelaran MotoGP San Marino 2025, Sirkuit Misano pada 12-14 September bersama Augusto Fernandez.
Sebelumnya Quartararo dikabarkan sudah menjajal Yamaha M1 berjantung mekanis V4 di Barcelona, pada Senin (08/09).
Menyitat Crash, pengetesan dilakukan pada sore hari. El Diablo mampu membukukan waktu terbaik 1 menit 39,4 detik.
Meski tidak ada konfirmasi resmi Yamaha, catatan di atas diyakini menggunakan mesin V4 sesuai dengan pernyataan Fabio Quartararo sebelumnya.
“Semua orang tahu, jadi ini bukan rahasia lagi, saya akan menguji V4 pada hari Senin,” ungkap Quartararo setelah MotoGP Catalunya 2025.
Rider berspaspor Prancis itu mengungkapkan kalau skuad berlambang garpu tala tersebut sepenuhnya fokus pada V4.
Quartararo pun menantikan motor balap baru Yamaha mentas dalam MotoGP San Marino 2025.
“Saya sangat menantikan untuk melihatnya di lintasan. Terutama (saat dipacu) bersama pembalap lain,” Quartaro melanjutkan.
Ia pun berharap mesin V4 Yamaha bisa memberikan hasil maksimal. Sehingga dapat diandalkan oleh mereka di musim depan.
Hal senada turut dilontarkan oleh Alex Rins. Ia sangat menantikan Agustus Fernandez beraksi bersama Yamaha M1 V4.
“Semoga dia finish di depan kami, ini akan menjadi hal yang sangat positif. Mari kita lihat bagaimana akhir pekan ini,” tutur Rins.
Rins mengatakan, kalau keputusan Yamaha menurunkan Yamaha M1 bermesin V4 untuk ditunggangi Augusto Fernandez di MotoGP San Marino 2025 sebuah hal positif.
Sehingga dapat memberikan masukan positif bagi para insinyur Yamaha. Jadi kuda besi pasukan Iwata lebih kompetitif di MotoGP.
“Kami sudah mendapat beberapa masukan dari Augusto. Dia cukup puas dengan motornya,” pungkas dia.
Di sisi lain Max Bartolini, Direktur Teknis Yamaha tidak mau berekspektasi tinggi terhadap jantung mekanis baru mereka.
Bahkan dia menerangkan kalau hasil pengetesan oleh Augusto Fernandez di Misano bukan tolok ukur mereka.
“Fokus akhir pekan ini bukan pada tolok ukur kinerja, tetapi pada pembelajaran operasional dalam kondisi Grand Prix MotoGP,” kata dia.
Yamaha pun akan mengumpulkan berbagai data yang diterima. Lalu digunakan buat pengembangan lagi.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Juni 2026, 09:00 WIB
10 Juni 2026, 17:00 WIB
09 Juni 2026, 22:58 WIB
26 Mei 2026, 19:45 WIB
26 Mei 2026, 18:56 WIB
Terkini
18 Juni 2026, 07:00 WIB
Implementasi Biodiesel B50 dinilai bisa menghemat devisa negara sampai Rp 157 triliun sepanjang tahun ini
18 Juni 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta tetap menjadi andalan dalam memecah kebuntuan lalu lintas terutama di jam sibuk
18 Juni 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta tersedia di lima tempat berbeda sekitar Ibukota, simak informasi lengkapnya di sini
18 Juni 2026, 06:00 WIB
Buat Anda yang ingin mendatangi SIM keliling Bandung hari ini, wajib memperhatikan jadwal maupun lokasinya
17 Juni 2026, 18:37 WIB
Pada Juni 2026 beberapa pabrikan melakukan penyesuaian harga motor matic murah, seperti dialami oleh Yamaha
17 Juni 2026, 11:00 WIB
Jaecoo menjadi merek mobil Cina dengan penjualan retail terlaris sepanjang Mei 2026, berada di atas BYD
17 Juni 2026, 09:00 WIB
E5 Plus jadi SUV PHEV perdana DFSK di pasar Indonesia, klaim daya jelajah komprehensifnya 1.300 kilometer
17 Juni 2026, 07:00 WIB
GWM Ora 7 merupakan mobil listrik hasil kolaborasi dengan BMW, ubah arah desain seri Ora di masa mendatang