Perang Iran dan Amerika Bikin Perjalanan Tim MotoGP Berantakan
05 Maret 2026, 16:00 WIB
Jorge Martin tidak menyangka dirinya bisa menjadi juara dunia MotoGP 2024 setelah melewati perjuangan panjang
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Jorge Martin sukses menjadi juara dunia MotoGP 2024. Kepastian tersebut didapatkan dalam balapan di Sirkuit Barcelona, Catalunya, Spanyol pada Minggu (17/11).
Dalam seri penentu itu Martinator mengamankan posisi ketiga buat menjaga keunggulan dari sang rival, yakni Francesco Bagnaia.
Meski Pecco keluar sebagai pemenang, namun Rider Pramac Racing tersebut mengantongi keunggulan 10 poin di klasemen akhir MotoGP 2024.
Sehingga dia berhak menyandang gelar juara pertamanya di kelas premier. Sesuatu yang cukup ditunggu-tunggu oleh setiap pihak.
Apalagi perjuangan Jorge Martin buat mendapatkan hal itu tidak mudah. Sampai-sampai harus melewati seri terakhir di Catalan.
Ditambah penampilan rival terberatnya, Pecco sangat baik dalam beberapa seri. Namun keberuntungan masih berpihak kepada Martin.
“Aku masih tidak percaya dan sangat terkejut. Emosi saya memuncak serta menangis sejadi-jadinya,” ujar Martin di Crash, Senin (18/11).
Lebih jauh Martin mengungkapkan bahwa saat ini dia sedang ingin menikmati euforia atas keberhasilan di kelas premier.
Terutama bersama keluarga, teman sampai anggota tim yang selalu memberi dukungan dalam menjalani musim 2024.
“Ini perjalanan cukup panjang, aku bekerja sangat keras lalu membuat banyak pengorbanan,” lanjut Jorge Martin.
Memang jika diingat, Martinator harus melewati jalan terjal guna meraih gelar juara dunia MotoGP pertamanya di dalam karier.
Sebab persaingan di kelas premier cukup ketat. Mengingat para pembalap tampil kompetitif sepanjang musim.
Memaksa Jorge Martin harus tampil konsisten juga minim melakukan kesalahan, agar dapat mendulang poin demi poin di setiap seri yang digelar pada 2024.
Ia bahkan tidak memungkiri, dalam seri terakhir di Catalunya seluruh Rider menunjukan kemampuan terbaik di lintasan.
Akan tetapi semua bisa diatasi dengan strategi yang sudah ia buat sebelumnya. Jadi Martin mampu mencuri poin dari Bagnaia.
“Terima kasih kepada Pramac dan Ducati yang telah memberi saya kesempatan untuk memiliki motor luar biasa selama empat tahun,” kata Martin.
Sekadar informasi, Jorge Martin menjadi pembalap tim satelit atau di luar pabrikan yang bisa menjadi juara dunia MotoGP dalam 23 tahun terakhir.
Catatan tersebut terakhir kali ditorehkan oleh Valentino Rossi pada 2001 bersama skuad bernama Nastro Azzurro menggunakan Honda NSR500.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
05 Maret 2026, 16:00 WIB
26 Februari 2026, 10:39 WIB
25 Februari 2026, 15:00 WIB
19 Februari 2026, 19:00 WIB
19 Februari 2026, 18:00 WIB
Terkini
13 Maret 2026, 21:00 WIB
Program Astra Siaga Lebaran mencakup pos yang tersebar di sejumlah titik jalur mudik utama tahun ini
13 Maret 2026, 19:00 WIB
Mengacu pada data Gaikindo, angka produksi Hyundai Ioniq 5 jeblok dan hanya tembus 13 unit per Januari 2026
13 Maret 2026, 17:00 WIB
Yadea Indonesia bakal meluncurkan produk barunya di Indonesia yang memiliki teknologi terkini dan efisien
13 Maret 2026, 16:10 WIB
Sebelum membeli, simak perbedaan eksterior, interior dan spesifikasi Wuling Darion EV serta Plug-in Hybrid
13 Maret 2026, 15:00 WIB
Hanya ada 200 unit Kawasaki KLE500 yang bisa dibeli oleh para konsumen di Indonesia pada batch pertama
13 Maret 2026, 13:30 WIB
Suzuki Bengkel Siaga siap layani kebutuhan para pelanggan yang ingin melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026
13 Maret 2026, 13:12 WIB
Daihatsu baru saja menyerahkan dua unit Xenia kepada dua pemenang asal Jakarta dalam program DAIFEST 2025
13 Maret 2026, 09:00 WIB
Sewa mobil Hyundai ditawarkan mulai Rp 6 jutaan, durasi berlangganan diperpendek jadi minimal tiga bulan