Tamparan Keras Bos Aprilia ke Jorge Martin di MotoGP Hungaria
10 Juni 2026, 09:00 WIB
Jorge Martin tidak menyangka dirinya bisa menjadi juara dunia MotoGP 2024 setelah melewati perjuangan panjang
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Jorge Martin sukses menjadi juara dunia MotoGP 2024. Kepastian tersebut didapatkan dalam balapan di Sirkuit Barcelona, Catalunya, Spanyol pada Minggu (17/11).
Dalam seri penentu itu Martinator mengamankan posisi ketiga buat menjaga keunggulan dari sang rival, yakni Francesco Bagnaia.
Meski Pecco keluar sebagai pemenang, namun Rider Pramac Racing tersebut mengantongi keunggulan 10 poin di klasemen akhir MotoGP 2024.
Sehingga dia berhak menyandang gelar juara pertamanya di kelas premier. Sesuatu yang cukup ditunggu-tunggu oleh setiap pihak.
Apalagi perjuangan Jorge Martin buat mendapatkan hal itu tidak mudah. Sampai-sampai harus melewati seri terakhir di Catalan.
Ditambah penampilan rival terberatnya, Pecco sangat baik dalam beberapa seri. Namun keberuntungan masih berpihak kepada Martin.
“Aku masih tidak percaya dan sangat terkejut. Emosi saya memuncak serta menangis sejadi-jadinya,” ujar Martin di Crash, Senin (18/11).
Lebih jauh Martin mengungkapkan bahwa saat ini dia sedang ingin menikmati euforia atas keberhasilan di kelas premier.
Terutama bersama keluarga, teman sampai anggota tim yang selalu memberi dukungan dalam menjalani musim 2024.
“Ini perjalanan cukup panjang, aku bekerja sangat keras lalu membuat banyak pengorbanan,” lanjut Jorge Martin.
Memang jika diingat, Martinator harus melewati jalan terjal guna meraih gelar juara dunia MotoGP pertamanya di dalam karier.
Sebab persaingan di kelas premier cukup ketat. Mengingat para pembalap tampil kompetitif sepanjang musim.
Memaksa Jorge Martin harus tampil konsisten juga minim melakukan kesalahan, agar dapat mendulang poin demi poin di setiap seri yang digelar pada 2024.
Ia bahkan tidak memungkiri, dalam seri terakhir di Catalunya seluruh Rider menunjukan kemampuan terbaik di lintasan.
Akan tetapi semua bisa diatasi dengan strategi yang sudah ia buat sebelumnya. Jadi Martin mampu mencuri poin dari Bagnaia.
“Terima kasih kepada Pramac dan Ducati yang telah memberi saya kesempatan untuk memiliki motor luar biasa selama empat tahun,” kata Martin.
Sekadar informasi, Jorge Martin menjadi pembalap tim satelit atau di luar pabrikan yang bisa menjadi juara dunia MotoGP dalam 23 tahun terakhir.
Catatan tersebut terakhir kali ditorehkan oleh Valentino Rossi pada 2001 bersama skuad bernama Nastro Azzurro menggunakan Honda NSR500.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Juni 2026, 09:00 WIB
08 Juni 2026, 17:00 WIB
07 Juni 2026, 20:14 WIB
06 Juni 2026, 20:34 WIB
05 Juni 2026, 19:00 WIB
Terkini
15 Juni 2026, 20:04 WIB
Sejumlah merek mobil mewah mencatatkan kenaikan penjualan sepanjang Mei 2026, berikut daftar lengkapnya
15 Juni 2026, 15:49 WIB
Kehadiran BYD M6 Dual Mode di pasar MPV Tanah Air bisa menjadi pilihan baru khususnya di segmen elektrifikasi
15 Juni 2026, 11:02 WIB
AHRT berhassil menggondol tiga podium pada balapan FIM ARRC 2026 yang kali ini bertempat di Motegi, Jepang
15 Juni 2026, 06:00 WIB
Sebelum libur Tahun Baru Hijriyah, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk melayani para pengendara
15 Juni 2026, 06:00 WIB
Aturan rutin di jam kerja bernama Ganjil genap Jakarta kembali berlaku meskipun pada Selasa kembali libur
15 Juni 2026, 06:00 WIB
Beroperasi di lima lokasi terbatas, berikut informasi lengkap terkait fasilitas SIM keliling Jakarta hari ini
14 Juni 2026, 20:00 WIB
BYD Dolphin PHEV merupakan salah satu strategi BYD menembus pasar Eropa, tawarkan alternatif EV yang menarik
14 Juni 2026, 18:27 WIB
Menurut Kawasaki, proses perancangan dan pengembangan Brusky 125 sepenuhnya dilakukan oleh Modenas Malaysia