Hasil MotoGP Austria 2026: Pedro Acosta Menang di Kandang
20 September 2026, 20:03 WIB
ITDC menuturkan kalau pihaknya tengah melakukan evaluasi sebelum memutuskan WSBK Mandalika dihapus karena merugi
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Rencana penghapusan WSBK Mandalika ternyata belum selesai. Sebab ITDC (Indonesia Tourism Development Corporation) menuturkan kalau pihaknya masih dalam tahap evaluasi.
Hal tersebut dikatakan langsung oleh Troy Reza Warokka selaku Direktur Operasi ITDC. Ia masih memikirkan masa depan ajang adu cepat internasional satu ini.
Menurutnya hingga kini pihaknya dan Kementerian BUMN masih perlu menyelesaikan beberapa tahap sebelum WSBK Mandalika dihapus.
“Kalau bicara soal WSBK sesuai dengan yang disampaikan pak Menteri (Erick Thohir). Semua masih dalam proses evaluasi,” ujar Troy kepada wartawan, Kamis (27/7).
Hal itu dilakukan guna mengetahui dampak dari gelaran WSBK di Sirkuit Mandalika. Sehingga tidak membuat keputusan yang sia-sia.
“Kalau ditanya akan dibatalkan atau tidak, kami mengikuti tegak lurus apa yang disampaikan oleh pak Menteri, semua dalam proses evaluasi," tegasnya.
Lebih jauh Troy menuturkan kalau semua acara di Mandalika juga kena evaluasi. Jadi tidak hanya WSBK saja.
Sehingga prosesnya masih cukup panjang. Tidak akan bisa selesai dalam waktu yang cepat.
Di sisi lain Maya Watono, Direktur Pemasaran Holding Pariwisata dan Aviasi InJourney mengatakan kalau kerugian terjadi pada WSBK Mandalika terbilang wajar. Sebab sebuah arena baru yang digelar di Indonesia.
“Kita harus membuat bisnis model tepat, memang ada trial and error serta wajib menghasilkan sesuatu yang komersial maupun menguntungkan,” ucapnya.
Sebagai informasi ITDC mengaku terlilit utang dari proyek pembangunan sirkuit senilai Rp4.6 triliun. Bahkan kesulitan guna menyelesaikan berbagai kewajiban.
“Di antaranya untuk bayar pembangunan Grand Stand, VIP Village dan kebutuhan modal kerja penyelenggaraan event,” kata Dony Oskaria.
Dony juga mengatakan bahwa dalam perhelatan WSBK di Mandalika, pihak pengelola mengalami kerugian besar. Oleh karenanya diperlukan negosiasi ulang agar tidak memberatkan operasional.
Jumlahnya kerugiannya pun cukup besar, yakni mencapai Rp100 miliar. Selain itu dianggap kurang menarik bagi sponsor.
Menurutnya jika event balap tersebut dihilangkan, maka beban perusahaan bakal menyusut. Karena apabila tetap dipertahankan maka setiap tahunnya akan terus membengkak.
Lalu dalam penyelenggaraan MotoGP mereka juga mengatakan mengalami kerugian. Namun angkanya tidak sebesar WSBK yang dianggap tidak menarik bagi para investor.
Berdasarkan catatan InJourney kerugian didapatkan dalam gelaran MotoGP mencapai Rp50 miliar.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 September 2026, 20:03 WIB
19 September 2026, 20:47 WIB
18 September 2026, 17:00 WIB
16 September 2026, 19:39 WIB
13 September 2026, 19:55 WIB
Terkini
24 September 2026, 21:22 WIB
Ajang Automechanika Jakarta 2026 berlangsung pada 24-27 September 2026 bertempat di NICE PIK 2, Tangerang
24 September 2026, 18:41 WIB
Variasi warna Honda Stylo 160 kini bertambah, ada satu opsi baru masing-masing untuk tipe ABS dan CBS
24 September 2026, 13:00 WIB
Menurut Superbiker Moto Solo selaku diler QJMotor, masalah yang mereka hadapi karena ada masalah di prinsipal
24 September 2026, 11:00 WIB
Yamaha Grand Filano jadi medium kreativitas anak-anak muda, gaet ratusan peserta dari berbagai daerah
24 September 2026, 09:12 WIB
Dayton hadir untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang membutuhkan ban mobil dengan keunggulan esensial
24 September 2026, 07:00 WIB
Bagi penggemar Vespa matic sekarang jadi waktu yang tepat untuk membeli kendaraan roda dua asal Italia itu
24 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta kembali diandalkan untuk memecah kebuntuan di sejumlah jalanan protokol Ibu Kota
24 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta tersebar di lima tempat berbeda hari ini, berikut lokasi dan jam operasionalnya