Marc Marquez Trauma Balapan di Mandalika, Punya Kenangan Buruk
03 September 2026, 09:00 WIB
Seperti direncanakan sebelumnya sirkuit dibenahi jelang MotoGP Mandalika, ada tambahan kanopi dan pengecatan
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – MotoGP Mandalika digelar 27-29 September 2024 di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Menjelang balapan pengelola sudah mulai merapikan sirkuit guna memfasilitasi pengunjung.
Tidak ketinggalan penambahan atap atau kanopi di sejumlah area. Sehingga penonton bisa lebih nyaman saat menyaksikan balapan di sirkuit tersebut.
“Kanopi kita akan lakukan pengerjaan, sampai hari ini masih dikerjakan. Nanti dua minggu sebelum MotoGP dilaksanakan kanopi sudah selesai, namun hanya untuk fase satu,” ucap Troy Warokka, Chairman Indonesai GP 2024 & Director Commercial ITDC (InJourney Tourism Development Corporation) di Gedung Sarinah, Senin (26/8).
Lebih rinci ia menjelaskan kanopi ditambah pada area Grandstand A dan Grandstand B. Hal itu merupakan jawaban atas permintaan dari penonton supaya area tidak terlalu panas selama balapan berlangsung.
Fase berikutnya bakal dilanjutkan tahun depan setelah MotoGP Mandalika berlangsung meliputi beberapa area Grandstand lain. Namun tidak dijelaskan lebih rinci titik dan waktu pengerjaannya.
“Mudah-mudahan bisa memenuhi tingkat kenyamanan penonton yang menonton aktivitas sirkuit,” tegas Troy.
Sementara itu pihak MGPA (Mandalika Grand Prix Association) turut mengungkapkan bahwa persiapan selain kanopi adalah pengecatan. Proses ini memakan waktu sekitar tiga minggu dimulai dari 1 September 2024.
“Yang lama buat kita itu satu bulan (sirkuit) saya tutup, 1 September sampai hari H karena proses pengecatan. Kalau dicat tidak bisa dilewati,” kata Priandhi Satria, Direktur Utama MGPA dalam kesempatan sama.
Sebelumnya dalam kesempatan berbeda Priandhi juga pernah mengungkapkan bahwa cat di Sirkuit Mandalika perlu dipercantik atas permintaan dari Dorna Sports.
Tidak sembarangan, karena cat yang digunakan buat memoles sirkuit itu dibeli langsung dari Italia, hanya tersedia enam vendor secara global dan membutuhkan biaya sampai Rp 1 miliar.
Cat tersebut juga diklaim memiliki ciri sendiri yakni mengandung butiran kasar seperti tekstur aspal pada lintasan utama. Warna digunakan mengikuti motif suku Sasak, Samawa serta Mbojo yaitu merah, putih dan hijau.
“Kalau di lintasan tidak ada ya, aspalnya juga bagus. Dari 2022 tidak ada perubahan,” ujar Priandhi.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
03 September 2026, 09:00 WIB
21 Juni 2026, 13:23 WIB
04 Mei 2026, 19:08 WIB
07 April 2026, 13:00 WIB
30 Januari 2026, 17:00 WIB
Terkini
12 September 2026, 22:30 WIB
Varian terendah GWM Wey G9 dibekali teknologi hybrid dengan harga Rp 1,15 miliar on the road Jakarta
12 September 2026, 21:41 WIB
Asuransi Astra memasuki usia 70 tahun dengan menjaga kepercayaan para pelanggan dengan sejumlah terobosan
12 September 2026, 21:09 WIB
Marquez melanjutkan tren positif, usai meraih kemenangan dengan mudah di sprint race MotoGP San Marino 2026
12 September 2026, 11:00 WIB
Menyitat data resmi AISI, wholesales motor baru pada Agustus 2026 hanya berada di angka 596.461 unit saja
12 September 2026, 09:00 WIB
Marquez berpotensi keluar sebagai pemenang di MotoGP San Marino 2026 di Sirkuit Misano pada akhir pekan nanti
12 September 2026, 08:14 WIB
Menurut data AISI pada Agustus 2026, Honda sampai Yamaha hanya mendistribusikan 596.461 motor baru saja
11 September 2026, 19:00 WIB
Daimler Commercial Vehicles Indonesia ramaikan IEE Series 2026 sekaligus memperkenalkan presiden direktur baru
11 September 2026, 18:03 WIB
Lepas resmi membuka diler baru di Semarang untuk mendekatkan diri dengan calon konsumen di Jawa Tengah