Michelin Buka Suara Usai Pelek Marc Marquez Pecah di Thailand
03 Maret 2026, 09:00 WIB
Marc Marquez kembali mengalami cedera gegar otak dan diplopia akibat latihan motocross di belakang pekarangan rumahnya
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Marc Marquez kembali menepi setelah mengalami cedera jelang akhir musim MotoGP 2021. Menurut kabar yang tersiar, pebalap Repsol Honda tersebut mengalami gegar otak.
Marquez disebutkan mengalami kecelakaan saat tengah berlatih motocross di pekarangan belakang rumahnya. Atas insiden tersebut Ia tidak bisa melanjutkan dua seri terakhir di MotoGP 2021.
Selain itu, pihak dokter mengatakan kakak dari Alex Marquez tersebut mengalami diplopia. Penyakit ini membuat Marquez mengalami penglihatan ganda.
Kondisi seperti ini (penglihatan ganda) bukanlah yang pertama dialami olehnya. Pada 2011 saat masih berstatus pebalap Moto2, Marquez juga pernah mengalaminya.
Atas penyakit yang dideritanya tersebut, Marquez kemungkinan akan absen pada empat hingga lima balapan musim depan. Pebalap asal Spanyol tersebut harus hati-hati karena sarafnya sudah pernah terluka pada 2011.
Tim Repsol Honda diam-diam mulai mencari calon pengganti Marc Marquez. Setidaknya sampai pebalap tersebut benar-benar pulih dari cederanya.
Maklum bahwa pebalap Spanyol tersebut memiliki kontrak hingga akhir musim 2024 bersama Repsol Honda. Sehingga Honda berniat untuk mencari pengganti sementara.
Meskipun pada akhirnya Honda bakal memotong kontrak di tengah jalan, pabrikan berlambang Sayap Mengepak tersebut membutuhkan calon pengganti yang kuat.
Baru-baru ini disebutkan pihak Honda disebutkan telah bertemu dengan Fabio Quartararo. Hal ini tentunya membuat gempar karena kedua belah pihak populer di MotoGP.
Quartararo sendiri merasa tidak nyaman dengan pihak Yamaha, karena pabrikan berlambang Garpu Tala sampai detik ini belum mampu mengembangkan performa motor.
Yamaha YZR-M1 terus mengalami masalah dari musim ke musim. Berbagai cara dilakukan namun belum bisa tampil konsisten dalam satu musim.
Quartararo harus berupaya keras untuk mengalahkan Ducati yang semakin kencang dan stabil performanya. Hal ini tentunya menjadi kendala tersendiri bagi Yamaha dan pebalapnya.
Padahal Quartararo baru saja meraih gelar juara dunia MotoGP 2021 bersama Yamaha. Jika tawaran Honda lebih menarik dan menjanjikan, bukan tidak mungkin keduanya akan bekerjasama.
Bicara kemungkinan, belakangan hanya Honda RC213V yang mampu mengimbangi dahsyatnya mesin Desmosedici. Terbukti di tangan Marquez, para pebalap Ducati kerap kewalahan.
Bahkan Francesco Bagnaia kehilangan gelar juara dunia karena mendapat teror dari Marquez.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 Maret 2026, 09:00 WIB
02 Maret 2026, 08:03 WIB
01 Maret 2026, 15:59 WIB
28 Februari 2026, 15:54 WIB
26 Februari 2026, 10:39 WIB
Terkini
03 Maret 2026, 18:00 WIB
Mobil listrik Honda Super One diyakini kuat jadi EV teranyar dari PT HPM yang masuk Indonesia tahun ini
03 Maret 2026, 17:00 WIB
Belum ada penyesuaian harga mobil listrik, ada pendatang baru seperti MG S5 EV dengan banderol Rp 300 jutaan
03 Maret 2026, 12:34 WIB
Meskipun angka kepemilikannya masih 18 persen, konsumen Indonesia melihat EV sebagai sesuatu yang positif
03 Maret 2026, 12:00 WIB
Haka Auto berkomitmen untuk membangun 10 diler BYD dan Denza di semester 1 2026 guna memperkuat posisi perusahaan
03 Maret 2026, 11:00 WIB
BYD dikabarkan siap luncurkan mobil PHEV yang dijual dengan harga yang lebih murah ketimbang mobil listrik
03 Maret 2026, 09:24 WIB
Denza D9 jadi pertimbangan sejumlah konsumen di segmen premium, tawarkan berbagai fitur dan keunggulan
03 Maret 2026, 09:00 WIB
Tingginya suhu di Sirkuit Buriram menjadi salah satu penyebab pelek motor balap milik Marc Marquez pecah
03 Maret 2026, 07:24 WIB
Yamaha Tmax baru yang diluncurkan pada awal 2026 di Indonesia, diklaim sudah terjual lebih dari 50 unit