Fermin Aldeguer Ogah Serahkan Nomor 54 ke Toprak Razgatlioglu

Bagi Fermin Aldeguer nomor 54 terasa sangat spesial, sehingga Toprak Razgatlioglu harus mencari yang lain

Fermin Aldeguer Ogah Serahkan Nomor 54 ke Toprak Razgatlioglu
Satrio Adhy

KatadataOTO – Susunan pembalap MotoGP 2026 kedatangan nama baru. Hal tersebut setelah Pramac Yamaha meminang Toprak Razgatlioglu.

Namun kehadiran juara dunia WorldSBK 2024 ke ajang balap para raja menyisakan sedikit persoalan. Sebab ia sangat identik dengan nomor 54.

Angka yang selalu ia pakai di kuda besi pribadinya sejak meniti karier sebagai seorang pembalap WorldSBK.

Permasalahan timbul karena nomor 54 sudah digunakan lebih dulu oleh Fermin Aldeguer pada musim perdananya di MotoGP 2025.

Toprak Razgatlioglu Resmi Balapan di MotoGP, Bela Pramac Yamaha
Photo : Yamaha

Banyak pihak mempertanyakan apakah rider Gresini Racing itu mau melepaskan nomor 54 ke Toprak Razgatlioglu atau tidak.

Rekan satu garasi Alex Marquez tersebut pun buka suara. Menurut Fermin hal itu tidak akan terjadi di MotoGP 2026.

“Tidak mungkin, 54 buat saya Toprak silahkan pilih nomor lain,” ungkap Fermin Aldeguer di Jakarta beberapa hari lalu.

Memang jika dilihat, tidak mudah bagi seorang pembalap untuk mengganti atau melepas nomor start pribadi.

Sebab kerap menjadi simbol identitas rider itu. Sehingga akan sangat sulit bagi Toprak Razgatlioglu membujuk Fermin Aldeguer.

Apalagi nomor start bukan hanya sekadar angka. Terkadang dipercaya dapat membawa keberuntungan ketika beraksi di dalam lintasan.

Selain itu nomor start juga bisa menjadi bagian dari citra joki tersebut. Dengan begitu mereka bakal mempertahankan.

Perlu diketahui ada alasan khusus mengapa Fermin Aldeguer ingin mempertahankan angka 54 di Desmosedici milik tim satelit Ducati.

Fermin mengungkapkan kalau dia lahir di tanggal 5 bulan 4. Sehingga bila digabungkan maka menjadi 54.

Melihat fakta di atas, Toprak Razgatlioglu harus mencari nomor lain ketika ingin menjalani MotoGP 2026 bersama tim satelit Yamaha.

Sayang sampai sekarang rider berdarah Turki itu belum menentukan angka yang akan dipakai musim depan.

Sekadar mengingatkan, Fermin Aldeguer mampu menunjukan performa apik sepanjang MotoGP 2025.

Fermin Aldeguer
Photo : Istimewa

Tercatat ia sudah membukukan dua podium musim ini. Menempatkan dia di tangga kesembilan klasemen sementara MotoGP 2025 berkat torehan 147 podium.

Hasil di atas sangat memungkinkan Fermin Aldeguer mengunci gelar Rookie of The Year MotoGP 2025.

Namun dia harus terus mempertahankan performa di lima seri tersisa, termasuk MotoGP Mandalika 2025 nanti.


Terkini

news
Farizon V8E

Farizon Siap Terima Orderan Untuk MBG, Andalkan Van Listrik V8E

Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah

mobil
Smart #2

Smart #2 Siap Debut, Rival Air ev Racikan Geely dan Mercedes-Benz

Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern

motor
Presiden Prabowo Subianto

Kritik Pedas Prabowo Soal Motor Listrik Lokal yang Hanya Rebadged

Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia

mobil
Wuling Aira ev

10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer

Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi

mobil
Suzuki XL7

Puluhan Suzuki XL7 Facelift Temui Konsumen Pertamanya

Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen

mobil
Mobil listrik nasional

Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028

Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia

mobil
Farizon V8E

Farizon Investasi 50 Miliar Untuk Produksi V8E di Purwakarta

Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E