Fabio Quartararo Minta Naik Gaji, Angkanya Fantastis

Fabio Quartararo minta naik gaji, angkanya fantastis bahkan setara dengan Marc Marquez yang Juara dunia MotoGP enam kali

Fabio Quartararo Minta Naik Gaji, Angkanya Fantastis

TRENOTO – Fabio Quartararo yang berhasil menyabet gelar juara dunia MotoGP 2021 mulai bertingkah. Pebalap asal Perancis tersebut dikabarkan meminta naik gaji dengan angka fantastis.

Menjadi juara dunia tentunya menjadi kebanggaan tersendiri, terlebih bersama Yamaha di kelas MotoGP 2021. Karena hanya dirinya seorang yang berhasil menorehkan prestasi diantara pebalap Yamaha lainnya.

Seperti diketahui Yamaha cukup terpuruk di musim ini. Pabrikan motor berlambang Garpu Tala tersebut tidak bisa mengembangkan motor YZR-M1 seperti diinginkan para pebalapnya.

Pada paruh pertama musim 2021, hanya Fabio yang mampu menorehkan prestasi. Bahkan pada paruh kedua, pemilik nomor start 20 tersebut bertarung habis-habisan melawan para penunggang Ducati.

Bermodalkan prestasi tersebut, Fabio Quartararo minta naik gaji kepada Yamaha. Pada Februari 2022, Fabio akan melakukan negosiasi ulang karena kontraknya akan berakhir pada akhir musim tahun depan.

Photo : MotoGP

Baru-baru ini tersiar kabar bahwa Fabio mempetimbangkan untuk hengkang dari Yamaha. Menurut sang manajer yakni Eric Mahe, sudah ada dua tawaran untuk sang pebalap untuk hengkang.

Pucuk masalahnya tidak lain karena Yamaha hingga saat ini belum bisa memberikan unit yang lebih berperforma. Motor yang digunakan masih kesulitan untuk mengalahkan performa Ducati Desmosedici.

Tidak tanggung-tanggung, Fabio dikabarkan menuntut gaji yang sangat tinggi. Kenaikannya mencapai 14 kali lipat.

“Berdasarkan informasi yang saya dapatkan, Quartararo meminta angka yang sangat besar kepada Yamaha. Ia meminta 20 juta Euro,” kata Carlo Penat seperti dikutip GPOne.com dari Motorsport.com.

Sekadar informasi, 20 juta Euro senilai dengan Rp325 miliar. Dengan gajinya yang saat ini hanya 1.5 juta Euro per musim, artinya sang pebalap meminta kenaikan cukup fantastis.

Disebutkan bahwa pebalap MotoGP dengan gaji paling tinggi saat ini dipegang oleh Marc Marquez. Juara dunia MotoGP enam kali tersebut memiliki pendapatan di kisaran 17 – 20 juta Euro per musim.

Hingga berita ini dirilis, belum diketahui apakah tuntutan kenaikan gaji Fabio disetujui pihak Yamaha atau tidak. Namun yang bisa dipastikan walau gaji naik, namun angkanya tidak sesuai harapan.

Fabio dinilai berbagai pihak masih belum bisa disejajarkan dengan Marquez. Tidak hanya kalah dari jumlah gelar, Fabio menjadi juara dunia musim ini dengan torehan lima kemenangan saja.


Terkini

mobil
Honda

Wholesales Brio RS MT dan WR-V Tipe Manual Jeblok, Ini Kata Honda

Distribusi Honda Brio RS MT ke diler terpaut jauh dari varian CVT, sementara WR-V tidak lagi disuplai

mobil
New Xpander Cross

Cek Harga SUV Murah Januari 2026. Xpander Cross Naik

Harga SUV murah per Januari 2026 masih cenderung stabil, hanya dua merek melakukan penyesuaian harga

news
SIM Keliling Jakarta

Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 9 Januari Jelang Akhir Pekan

Menjelang akhir pekan, layanan SIM keliling Jakarta masih tersedia seperti biasa di lima lokasi berbeda

news
SIM Keliling Bandung

Simak Lokasi SIM Keliling Bandung Sebelum Akhir Pekan, Ada di MCD

Menjelang akhir pekan SIM keliling Bandung terus hadir untuk memudahkan para pengendara di kota Kembang

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 9 Januari 2026, Tetap Ketat di Akhir Pekan

Aturan ganjil genap Jakarta diterapkan untuk mengurangi kemacetan lalu lintas yang kerap terjadi di Ibu Kota

otosport
Shammie

Shammie Zacky Baridwan Mulai Konsisten di Rally Dakar 2026

Shammie terus berjuang keras hingga SS4 untuk bisa membawa hasil positif pada ajang Rally Dakar 2026

mobil
Mobil Listrik

Biang Kerok Penjualan Mobil Listrik Tesla Keok dari BYD di 2025

Kebijakan pemerintah federal di Amerika Serikat disebut bikin penjualan mobil listrik Tesla kalah dari BYD

otosport
Marc Marquez

Marc Marquez Beri Sinyal Pensiun Dini dari Dunia MotoGP

Setelah badai cedera menerpa, kondisi fisik Marc Marquez dirasa sudah tidak seprima seperti dahulu kala