Yamaha Gear Ultima Dipesan Ratusan Unit, Pengiriman April 2025
30 Maret 2025, 10:38 WIB
Cal Crutchlow bela Morbidelli yang menilai kalau motor YZM-M1 milik Yamaha terlalu agresif dan sulit dikendalikan pada MotoGP 2021
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – MotoGP 2021 menjadi musim yang kurang baik bagi pembalap Yamaha Franco Morbidelli. Kondisi tersebut terjadi karena dia gagal meraih hasil terbaik dalam setiap balapan.
Terlebih murid Valentino Rossi hanya meraih satu podium dalam dua tahun terakhir. Situasi semakin sulit setelah dia menjalani operasi lutut yang berbarengan promosinya ke tim utama.
Gaya balap Morbidelli yang halus dengan motor A-Spec milik Yamaha Petronas membuatnya kompetitif pada 2020. Akan tetapi semua berubah ketika dia menjadi rekan satu tim Fabio Quartararo.
Bersama YZR-M1 performanya menyusut dan tidak segarang saat bersama tim satelit dulu. Pria kelahiran 4 Desember 1994 lantas merubah gaya balapanya.
Semua usahanya ternyata tidak cukup membantu pada MotoGP 2021. Pembalap pabrikan berlambang garpu tala harus puas menyelesaikan musim di urutan ke-19.
Melihat hal itu pembalap tes Yamaha, Cal Crutchlow bela Morbidelli. Menurutnya motor balap YZR-M1 terlalu agresif dan tidak sesuai dengan versi sebelumnya.
“Sejujurnya, saya pikir Yamaha harus kembali membuat motor mereka (mudah dikendarai) sehingga Anda tidak harus menjadi pembalap yang agresif. Itulah kenyataannya,” ungkap Crutchlow.
Karakter motor balap Yamaha yang berubah membuat Morbidelli gagal raih hasil terbaik dalam setiap balapan. Sehingga Crutchlow menyarankan Yamaha untuk kembali membuat kuda besi sesuai karakter sang pembalap.
“Kami perlu membuat motor lebih halus dan lebih tenang. Mereka harus memperbaikinya untuk tahun depan dan akan membuat motor lebih baik secara keseluruhan, Frankie (Morbidelli) adalah pengendara yang mulus secara alami. Dia mengalami musim yang sulit, tetapi itu tidak berarti ia tidak akan kembali,” tutur Cal Cruthclow.
Di sisi lain kegalannya di MotoGP 2021 membuat Morbidelli mendapat banyak dikritik. Hal tersebut diakuinya sangat berpengaruh saat melakoni balapan.
“Komentar dari para penggemar jauh lebih baik dan membuat Anda merasa jauh lebih baik ketika itu positif. Ketika negatif hanya melukai saya, dan rasa sakit harus segera dilupakan,” ungkap Morbidelli.
Kendati demikian pembalap 27 tahun mengaku senang bisa beradaptasi dengan kuda besinya sekarang. Sehingga dia bisa memberikan yang terbaik untuk tim musim depan.
“Kami tahu bahwa paket 2023 memiliki kelemahan. Tapi saya yakin mereka bekerja keras di Jepang untuk menyelesaikan masalah. Bagi kami, penting untuk menyelesaikan masalah yang saya alami sebagai pembalap dalam hal gaya berkendara,” Morbidelli menutup perkatannya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
30 Maret 2025, 10:38 WIB
29 Maret 2025, 09:47 WIB
27 Maret 2025, 11:10 WIB
26 Maret 2025, 16:00 WIB
24 Maret 2025, 16:00 WIB
Terkini
03 April 2025, 19:00 WIB
Pertamina memberikan diskon Pertamax, Pertamax Turbo dan Pertamina Dex selama masa arus balik Lebaran 2025
03 April 2025, 17:34 WIB
Astra Daihatsu Motor membantah kabar yang menyebut merek dan logo mereka bakal beralih menggunakan Toyota
03 April 2025, 12:00 WIB
Sedikitnya ada lima ruas tol Trans Sumatera yang beroperasi tanpa tarif saat arus balik untuk melancarkan lalu lintas
03 April 2025, 12:00 WIB
PT CSI mulai incar konsumen fleet untuk Chery J6, berpeluang dijadikan armada taksi online di masa mendatang
03 April 2025, 10:00 WIB
tol Probolinggo Banyuwangi seksi 1 dibuka secara fungsional saat arus balik Lebaran 2025 untuk hindari kemacetan
03 April 2025, 07:55 WIB
Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia
02 April 2025, 18:27 WIB
Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini
02 April 2025, 17:00 WIB
Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik