Cal Crutchlow Bela Morbidelli Setelah Gagal di MotoGP 2021

Cal Crutchlow bela Morbidelli yang menilai kalau motor YZM-M1 milik Yamaha terlalu agresif dan sulit dikendalikan pada MotoGP 2021

Cal Crutchlow Bela Morbidelli Setelah Gagal di MotoGP 2021
Satrio Adhy
  • Oleh Satrio Adhy

  • Jum'at, 02 Desember 2022 | 08:30 WIB

TRENOTO – MotoGP 2021 menjadi musim yang kurang baik bagi pembalap Yamaha Franco Morbidelli. Kondisi tersebut terjadi karena dia gagal meraih hasil terbaik dalam setiap balapan.

Terlebih murid Valentino Rossi hanya meraih satu podium dalam dua tahun terakhir.  Situasi semakin sulit setelah dia menjalani operasi lutut yang berbarengan promosinya ke tim utama.

Photo : Istimewa

Gaya balap Morbidelli yang halus dengan motor A-Spec milik Yamaha Petronas membuatnya kompetitif pada 2020. Akan tetapi semua berubah ketika dia menjadi rekan satu tim Fabio Quartararo.

Bersama YZR-M1 performanya menyusut dan tidak segarang saat bersama tim satelit dulu. Pria kelahiran 4 Desember 1994 lantas merubah gaya balapanya.

Semua usahanya ternyata tidak cukup membantu pada MotoGP 2021. Pembalap pabrikan berlambang garpu tala harus puas menyelesaikan musim di urutan ke-19.

Melihat hal itu pembalap tes Yamaha, Cal Crutchlow bela Morbidelli. Menurutnya motor balap YZR-M1 terlalu agresif dan tidak sesuai dengan versi sebelumnya.

“Sejujurnya, saya pikir Yamaha harus kembali membuat motor mereka (mudah dikendarai) sehingga Anda tidak harus menjadi pembalap yang agresif. Itulah kenyataannya,” ungkap Crutchlow.

Baca Juga: 10 Pebalap MotoGP Paling Tajir, Ada Nama Mengejutkan

Karakter motor balap Yamaha yang berubah membuat Morbidelli gagal raih hasil terbaik dalam setiap balapan. Sehingga Crutchlow menyarankan Yamaha untuk kembali membuat kuda besi sesuai karakter sang pembalap.

“Kami perlu membuat motor lebih halus dan lebih tenang. Mereka harus memperbaikinya untuk tahun depan dan akan membuat motor lebih baik secara keseluruhan, Frankie (Morbidelli) adalah pengendara yang mulus secara alami. Dia mengalami musim yang sulit, tetapi itu tidak berarti ia tidak akan kembali,” tutur Cal Cruthclow.

Di sisi lain kegalannya di MotoGP 2021 membuat Morbidelli mendapat banyak dikritik. Hal tersebut diakuinya sangat berpengaruh saat melakoni balapan.

“Komentar dari para penggemar jauh lebih baik dan membuat Anda merasa jauh lebih baik ketika itu positif. Ketika negatif hanya melukai saya, dan rasa sakit harus segera dilupakan,” ungkap Morbidelli.

Photo : Istimewa

Kendati demikian pembalap 27 tahun mengaku senang bisa beradaptasi dengan kuda besinya sekarang. Sehingga dia bisa memberikan yang terbaik untuk tim musim depan.

“Kami tahu bahwa paket 2023 memiliki kelemahan. Tapi saya yakin mereka bekerja keras di Jepang untuk menyelesaikan masalah. Bagi kami, penting untuk menyelesaikan masalah yang saya alami sebagai pembalap dalam hal gaya berkendara,” Morbidelli menutup perkatannya.


Terkini

news
Farizon V8E

Farizon Siap Terima Orderan Untuk MBG, Andalkan Van Listrik V8E

Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah

mobil
Smart #2

Smart #2 Siap Debut, Rival Air ev Racikan Geely dan Mercedes-Benz

Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern

motor
Presiden Prabowo Subianto

Kritik Pedas Prabowo Soal Motor Listrik Lokal yang Hanya Rebadged

Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia

mobil
Wuling Aira ev

10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer

Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi

mobil
Suzuki XL7

Puluhan Suzuki XL7 Facelift Temui Konsumen Pertamanya

Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen

mobil
Mobil listrik nasional

Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028

Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia

mobil
Farizon V8E

Farizon Investasi 50 Miliar Untuk Produksi V8E di Purwakarta

Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E