Fabio Quartararo Buka Suara soal Rumor Honda: Belum Ada Kontrak
03 Februari 2026, 16:00 WIB
Menurut bos Ducati mental bertarung Enea Bastianini kian membaik dalam setiap seri balapan MotoGP 2024
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Enea Bastianini mampu memberi kejutan kepada para penggemarnya. Dia sukses tampil apik di MotoGP Inggris 2024 beberapa waktu lalu.
Di Silverstone, Bestia berhasil memenangi sesi Sprint Race. Lalu dia juga keluar sebagai jawara saat balapan utama.
Menurut para petinggi Ducati ada sejumlah hal yang berubah pada diri sang pembalap. Terutama soal mental bertarung di atas lintasan.
“Kami banyak berbicara dengan Enea Bastianini terutama sama teknisi balapnya, Marco Rigamonti. Dan saya pikir dia kembali ke suasana hati terbaik seperti di 2022,” ujar Davide Tardozzi, Manajer Tim Ducati di Crash.
Tardozzi menilai perubahan mental Enea Bastianini menjadi lebih kuat membantunya tampil apik. Kemudian menambah kepercayaan diri dalam memacu kuda besi Desmosedici GP24.
Apalagi Bastianini sempat mengalami cedera parah beberapa waktu lalu. Hal itu cukup mengganggu performanya di awal musim 2024.
Kemudian bos Ducati satu ini juga menjelaskan kalau Rider mereka memiliki gaya balap yang berbeda. Utamanya soal mempertahankan cengkraman ban belakang.
“Cara membuka gas sangat berbeda dan kecepatan yang ia pacu saat memasuki tikungan dengan ban bekas cukup unik. Ia adalah satu-satunya pembalap Ducati mampu melakukan hal tersebut, jadi itu bakat Enea,” Tardozzi menambahkan.
Ia pun optimistis Enea Bastianini mampu menjadi penantang gelar juara dunia. Sebab joki Ducati tersebut baru saja merebut posisi ketiga di klasemen MotoGP dari tangan Marc Marquez.
Enea Bastianini telah mengantongi 192 poin sepanjang MotoGP 2024. Membuatnya terpaut sekitar 49 angka dari Francesco Bagnaia di posisi kedua.
“Kami tahu betul bahwa dia adalah pembalap yang sangat cepat. Sekali lagi Bastianini masih menjadi penantang gelar juara dunia,” tegas Tardozzi.
Di sisi lain hasil maksimal di Silverstone tidak membuatnya tinggi hati. Enea Bastianini tak mau sesumbar menjadi penjegal langkah Jorge Martin dan Pecco.
“Untuk saat ini saya tidak berpikir bahwa aku adalah penantang gelar juara. Pecco serta Jorge telah menunjukan (kecepatan) yang lebih konsisten dibandingkan saya di setiap balapan,” ungkap joki 26 tahu itu.
Bastianini pun mengaku kalau dirinya masih harus banyak belajar atau berkembang. Dengan begitu mampu bersaing dengan kedua rekannya tersebut.
“Saya ingin terus seperti ini (raih kemenangan) di sisa kejuaraan. Maka mari kita lihat apa yang akan terjadi,” Enea Bastianini menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
03 Februari 2026, 16:00 WIB
28 Januari 2026, 19:00 WIB
27 Januari 2026, 14:00 WIB
23 Januari 2026, 09:00 WIB
22 Januari 2026, 17:27 WIB
Terkini
16 Februari 2026, 20:29 WIB
Land Rover Defender model year 2026 resmi diluncurkan dengan beragam perubahan baik dari sisi tampilan hingga fitur
16 Februari 2026, 18:01 WIB
Mitsubishi naik ke urutan tiga besar merek mobil terlaris di Indonesia per Januari 2026, berikut daftarnya
16 Februari 2026, 13:52 WIB
Menurut data milik Gaikindo, sepanjang Januari 2026 wholesales mobil LCGC hanya berkisar 10.694 unit saja
16 Februari 2026, 11:00 WIB
DFSK Indonesia siapkan model baru di pertengahan 2026 untuk menjangkau pasar yang lebih luas dibanding sekarang
16 Februari 2026, 11:00 WIB
Per Januari 2026 wholesales dan retail sales Neta nol unit, tidak ada rencana peluncuran produk baru
16 Februari 2026, 09:00 WIB
Penjualan LCGC Daihatsu di Indonesia tergerus karena sejumlah faktor yang termasuk yang mempengaruhi
16 Februari 2026, 07:00 WIB
Jetour T2 PHEV dipastikan akan meluncur dan dipasarkan ke konsumen di Indonesia pada semester kedua tahun ini
16 Februari 2026, 06:09 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM dapat dilakukan di layanan SIM keliling Jakarta hari ini, simak informasinya