Alex Marquez dan Fermin Punya Sponsor Baru dari Indonesia
05 Oktober 2026, 20:46 WIB
Menurut bos Ducati mental bertarung Enea Bastianini kian membaik dalam setiap seri balapan MotoGP 2024
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Enea Bastianini mampu memberi kejutan kepada para penggemarnya. Dia sukses tampil apik di MotoGP Inggris 2024 beberapa waktu lalu.
Di Silverstone, Bestia berhasil memenangi sesi Sprint Race. Lalu dia juga keluar sebagai jawara saat balapan utama.
Menurut para petinggi Ducati ada sejumlah hal yang berubah pada diri sang pembalap. Terutama soal mental bertarung di atas lintasan.
“Kami banyak berbicara dengan Enea Bastianini terutama sama teknisi balapnya, Marco Rigamonti. Dan saya pikir dia kembali ke suasana hati terbaik seperti di 2022,” ujar Davide Tardozzi, Manajer Tim Ducati di Crash.
Tardozzi menilai perubahan mental Enea Bastianini menjadi lebih kuat membantunya tampil apik. Kemudian menambah kepercayaan diri dalam memacu kuda besi Desmosedici GP24.
Apalagi Bastianini sempat mengalami cedera parah beberapa waktu lalu. Hal itu cukup mengganggu performanya di awal musim 2024.
Kemudian bos Ducati satu ini juga menjelaskan kalau Rider mereka memiliki gaya balap yang berbeda. Utamanya soal mempertahankan cengkraman ban belakang.
“Cara membuka gas sangat berbeda dan kecepatan yang ia pacu saat memasuki tikungan dengan ban bekas cukup unik. Ia adalah satu-satunya pembalap Ducati mampu melakukan hal tersebut, jadi itu bakat Enea,” Tardozzi menambahkan.
Ia pun optimistis Enea Bastianini mampu menjadi penantang gelar juara dunia. Sebab joki Ducati tersebut baru saja merebut posisi ketiga di klasemen MotoGP dari tangan Marc Marquez.
Enea Bastianini telah mengantongi 192 poin sepanjang MotoGP 2024. Membuatnya terpaut sekitar 49 angka dari Francesco Bagnaia di posisi kedua.
“Kami tahu betul bahwa dia adalah pembalap yang sangat cepat. Sekali lagi Bastianini masih menjadi penantang gelar juara dunia,” tegas Tardozzi.
Di sisi lain hasil maksimal di Silverstone tidak membuatnya tinggi hati. Enea Bastianini tak mau sesumbar menjadi penjegal langkah Jorge Martin dan Pecco.
“Untuk saat ini saya tidak berpikir bahwa aku adalah penantang gelar juara. Pecco serta Jorge telah menunjukan (kecepatan) yang lebih konsisten dibandingkan saya di setiap balapan,” ungkap joki 26 tahu itu.
Bastianini pun mengaku kalau dirinya masih harus banyak belajar atau berkembang. Dengan begitu mampu bersaing dengan kedua rekannya tersebut.
“Saya ingin terus seperti ini (raih kemenangan) di sisa kejuaraan. Maka mari kita lihat apa yang akan terjadi,” Enea Bastianini menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
05 Oktober 2026, 20:46 WIB
04 Oktober 2026, 13:12 WIB
03 Oktober 2026, 13:59 WIB
01 Oktober 2026, 07:00 WIB
29 September 2026, 07:00 WIB
Terkini
05 Oktober 2026, 21:00 WIB
Kehadiran diler Kharisma Sentosa Daihatsu diharapkan bisa melayani para konsumen di Jember, Jawa Timur
05 Oktober 2026, 20:46 WIB
Chocolatos baru saja menjalin kerja sama dengan Gresini Racing untuk jadi sponsor Alex Marquez dan Fermin
05 Oktober 2026, 20:43 WIB
Pertahankan hasil positif, penjualan Daihatsu di periode September 2026 berhasil menyentuh 37 ribu unit
05 Oktober 2026, 07:00 WIB
Cargloss terleihat menempel di helm dua pembalap Indonesia yang go International yakni Mario Aji dan Veda Ega
05 Oktober 2026, 06:00 WIB
Agar lebih mudah mengurus dokumen berkendara, Anda bisa mengunjungi SIM keliling Bandung yang beroperasi
05 Oktober 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta terbukti mampu mengatur arus lalu lintas lebih teratur khususnya pada jam-jam sibuk
04 Oktober 2026, 22:30 WIB
Mitsubishi New Xforce ditawarkan sebagai opsi kendaraan praktis, khususnya untuk pembeli SUV pertama
04 Oktober 2026, 13:12 WIB
Marc Marquez berhasil keluar sebagai pemenang di balapan utama MotoGP Jepang 2026 usai mengalahkan Martinator