Aspal Mandalika Menuai Protes Hingga Lukai Pebalap MotoGP

aspal Mandalika mendapat protes dari para pebalap MotoGP karena kotor dan bisa membahayakan juga melukai

Aspal Mandalika Menuai Protes Hingga Lukai Pebalap MotoGP

TRENOTO – Sesi tes pramusim MotoGP 2022 di sirkuit Mandalika menuai protes dari para pebalap. Hal ini menimbulkan keraguan Mandalika sebagai tuan rumah ajang balap motor paling populer di dunia pada Maret 2022.

Di balik indahnya alam di sekitar sirkuit Mandalika, trek baru kebanggaan rakyat Indonesia tersebut memiliki pekerjaan rumah yang cukup serius. Aspal Mandalika disarankan untuk segera diperbaiki sebelum gelaran MotoGP berlangsung.

Pada sesi tes pramusim yang digelar selama tiga hari akhir pekan lalu, para pebalap MotoGP merasakan adanya masalah serius. Hujan yang turun pada hari pertama membuat trek menjadi penuh lumpur dan debu.

Hal ini dinilai masih wajar karena beberapa bagian sirkuit masih dilakukan pembangunan. Pihak panitia juga mengerahkan tim untuk membersihkan lintasan beriringan dengan keluarnya red flag.

Lalu pada hari kedua, para pebalap masih merasakan adanya masalah pada lintasan. Kali ini melalui aspal sirkuit yang mengelupas dan terangkat sehingga mengenai pebalap di belakangnya.

“Saya membalap di belakang Franco (Morbidelli) dan menerima banyak kerikil. Setelah beberapa saat, leher saya mulai sakit dan bayangkan jika di depan ada 3 – 4 pebalap dan jumlah lap yang banyak,” ucap Fabio Quartararo seperti dikutip GPone.

Photo : Motogp

Selain Quartararo, rider Aprilia yakni Aleix Espargaro juga merasakan hal yang sama. Ia bahkan menilai sirkuit Mandalika belum siap menggelar MotoGP pada Maret mendatang.

“Treknya belum siap, Anda tidak bisa membalap dengan benar pada awalnya, itu sangat berbahaya. Saya terbiasa dengan banyaknya pasir, namun setelah beberapa putaran tidak apa-apa,” ucap Espargaro yang juga memiliki beberapa kisah lain di luar sirkuit Mandalika.

Hal serupa juga dialami Francesco Bagnaia dari tim Ducati Corse. Pebalap Italia tersebut bahkan mengalami memar di bagian tangannya akibat terkena lemparan batu dari motor di depannya.

Tanggapan Dorna Sports

Sirkuit Mandalika dianggap tidak sesuai dengan spesifikasi yang semestinya. Namun Carlos Ezpeleta selaku Chief Sporting Officer Dorna Sports berkata lain.

Ia menganggap bahwa kondisi sirkuit yang masih kotor bukan permasalahan besar. Seiring dengan berjalannya waktu, kondisi sirkuit akan segera membaik.

“Kondisi keseluruhan sangat baik dan kotornya trek bukan masalah besar. Namun Anda semua tahu catatan waktu para pebalap semakin baik dan bertambah cepat,” katanya.


Terkini

motor
Harga motor matic

Harga Motor Matic Murah di Awal 2026, Fazzio dan Filano Naik

Beberapa harga motor matic murah Yamaha terpantau mengalami kenaikan dengan besaran bervariasi di Januari

mobil
Daihatsu Rocky Hybrid

Harga Daihatsu Rocky Hybrid Januari 2026, Masih Rp 299 Jutaan

Daihatsu Rocky Hybrid belum mengalami penyesuaian harga di Januari 2026, sudah mulai dikirim ke konsumen

mobil
Omoda

Omoda Siap Debut di Indonesia, Bawa Empat Produk

Terlihat empat siluet mobil di laman resmi Omoda Indonesia, salah satunya diduga SUV hybrid Omoda O9

news
SIM Keliling Bandung

ITC Kebon Pala Satu Lokasi SIM Keliling Bandung Hari Ini

Untuk mengurus dokumen berkendara, masyarakat bisa memanfaatkan kehadiran SIM keliling Bandung hari ini

news
SIM Keliling Jakarta

Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 7 Januari, Catat Syaratnya

SIM keliling Jakarta tersebar di lima lokasi berbeda sekitar Ibu Kota, memudahkan pemohon memperpanjang SIM

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 7 Desember 2026, Dikawal Puluhan Petugas

Pembatasan ganjil genap Jakarta diterapkan pada puluhan ruas jalan dengan pengawalan petugas di beberapa titik

modifikasi
Toyota GT86

Modifikasi Toyota GT86 Liberty Walk Racikan dari Kota Gudeg

Toyota GT86 masih menjadi mobil yang menantang untuk dimodifikasi karena memiliki potensi cukup besar

otopedia
Francesco Bagnaia

Francesco Bagnaia Disebut Terlalu Meremehkan Marquez di MotoGP

Performa Francesco Bagnaia turun drastis di MotoGP 2025, kesulitan bersaing dengan rekan setimnya di Ducati