Francesco Bagnaia Disebut Terlalu Meremehkan Marquez di MotoGP
06 Januari 2026, 18:00 WIB
aspal Mandalika mendapat protes dari para pebalap MotoGP karena kotor dan bisa membahayakan juga melukai
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Sesi tes pramusim MotoGP 2022 di sirkuit Mandalika menuai protes dari para pebalap. Hal ini menimbulkan keraguan Mandalika sebagai tuan rumah ajang balap motor paling populer di dunia pada Maret 2022.
Di balik indahnya alam di sekitar sirkuit Mandalika, trek baru kebanggaan rakyat Indonesia tersebut memiliki pekerjaan rumah yang cukup serius. Aspal Mandalika disarankan untuk segera diperbaiki sebelum gelaran MotoGP berlangsung.
Pada sesi tes pramusim yang digelar selama tiga hari akhir pekan lalu, para pebalap MotoGP merasakan adanya masalah serius. Hujan yang turun pada hari pertama membuat trek menjadi penuh lumpur dan debu.
Hal ini dinilai masih wajar karena beberapa bagian sirkuit masih dilakukan pembangunan. Pihak panitia juga mengerahkan tim untuk membersihkan lintasan beriringan dengan keluarnya red flag.
Lalu pada hari kedua, para pebalap masih merasakan adanya masalah pada lintasan. Kali ini melalui aspal sirkuit yang mengelupas dan terangkat sehingga mengenai pebalap di belakangnya.
“Saya membalap di belakang Franco (Morbidelli) dan menerima banyak kerikil. Setelah beberapa saat, leher saya mulai sakit dan bayangkan jika di depan ada 3 – 4 pebalap dan jumlah lap yang banyak,” ucap Fabio Quartararo seperti dikutip GPone.
Selain Quartararo, rider Aprilia yakni Aleix Espargaro juga merasakan hal yang sama. Ia bahkan menilai sirkuit Mandalika belum siap menggelar MotoGP pada Maret mendatang.
“Treknya belum siap, Anda tidak bisa membalap dengan benar pada awalnya, itu sangat berbahaya. Saya terbiasa dengan banyaknya pasir, namun setelah beberapa putaran tidak apa-apa,” ucap Espargaro yang juga memiliki beberapa kisah lain di luar sirkuit Mandalika.
Hal serupa juga dialami Francesco Bagnaia dari tim Ducati Corse. Pebalap Italia tersebut bahkan mengalami memar di bagian tangannya akibat terkena lemparan batu dari motor di depannya.
Sirkuit Mandalika dianggap tidak sesuai dengan spesifikasi yang semestinya. Namun Carlos Ezpeleta selaku Chief Sporting Officer Dorna Sports berkata lain.
Ia menganggap bahwa kondisi sirkuit yang masih kotor bukan permasalahan besar. Seiring dengan berjalannya waktu, kondisi sirkuit akan segera membaik.
“Kondisi keseluruhan sangat baik dan kotornya trek bukan masalah besar. Namun Anda semua tahu catatan waktu para pebalap semakin baik dan bertambah cepat,” katanya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
06 Januari 2026, 18:00 WIB
05 Januari 2026, 20:00 WIB
29 Desember 2025, 18:00 WIB
23 Desember 2025, 17:00 WIB
19 Desember 2025, 18:00 WIB
Terkini
07 Januari 2026, 09:00 WIB
Beberapa harga motor matic murah Yamaha terpantau mengalami kenaikan dengan besaran bervariasi di Januari
07 Januari 2026, 08:00 WIB
Daihatsu Rocky Hybrid belum mengalami penyesuaian harga di Januari 2026, sudah mulai dikirim ke konsumen
07 Januari 2026, 07:00 WIB
Terlihat empat siluet mobil di laman resmi Omoda Indonesia, salah satunya diduga SUV hybrid Omoda O9
07 Januari 2026, 06:44 WIB
Untuk mengurus dokumen berkendara, masyarakat bisa memanfaatkan kehadiran SIM keliling Bandung hari ini
07 Januari 2026, 06:44 WIB
SIM keliling Jakarta tersebar di lima lokasi berbeda sekitar Ibu Kota, memudahkan pemohon memperpanjang SIM
07 Januari 2026, 06:44 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta diterapkan pada puluhan ruas jalan dengan pengawalan petugas di beberapa titik
06 Januari 2026, 21:00 WIB
Toyota GT86 masih menjadi mobil yang menantang untuk dimodifikasi karena memiliki potensi cukup besar
06 Januari 2026, 18:00 WIB
Performa Francesco Bagnaia turun drastis di MotoGP 2025, kesulitan bersaing dengan rekan setimnya di Ducati