MotoGP Australia 2027 Pindah Dari Phillip Island ke Jalan Raya
19 Februari 2026, 19:00 WIB
aspal Mandalika mendapat protes dari para pebalap MotoGP karena kotor dan bisa membahayakan juga melukai
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Sesi tes pramusim MotoGP 2022 di sirkuit Mandalika menuai protes dari para pebalap. Hal ini menimbulkan keraguan Mandalika sebagai tuan rumah ajang balap motor paling populer di dunia pada Maret 2022.
Di balik indahnya alam di sekitar sirkuit Mandalika, trek baru kebanggaan rakyat Indonesia tersebut memiliki pekerjaan rumah yang cukup serius. Aspal Mandalika disarankan untuk segera diperbaiki sebelum gelaran MotoGP berlangsung.
Pada sesi tes pramusim yang digelar selama tiga hari akhir pekan lalu, para pebalap MotoGP merasakan adanya masalah serius. Hujan yang turun pada hari pertama membuat trek menjadi penuh lumpur dan debu.
Hal ini dinilai masih wajar karena beberapa bagian sirkuit masih dilakukan pembangunan. Pihak panitia juga mengerahkan tim untuk membersihkan lintasan beriringan dengan keluarnya red flag.
Lalu pada hari kedua, para pebalap masih merasakan adanya masalah pada lintasan. Kali ini melalui aspal sirkuit yang mengelupas dan terangkat sehingga mengenai pebalap di belakangnya.
“Saya membalap di belakang Franco (Morbidelli) dan menerima banyak kerikil. Setelah beberapa saat, leher saya mulai sakit dan bayangkan jika di depan ada 3 – 4 pebalap dan jumlah lap yang banyak,” ucap Fabio Quartararo seperti dikutip GPone.
Selain Quartararo, rider Aprilia yakni Aleix Espargaro juga merasakan hal yang sama. Ia bahkan menilai sirkuit Mandalika belum siap menggelar MotoGP pada Maret mendatang.
“Treknya belum siap, Anda tidak bisa membalap dengan benar pada awalnya, itu sangat berbahaya. Saya terbiasa dengan banyaknya pasir, namun setelah beberapa putaran tidak apa-apa,” ucap Espargaro yang juga memiliki beberapa kisah lain di luar sirkuit Mandalika.
Hal serupa juga dialami Francesco Bagnaia dari tim Ducati Corse. Pebalap Italia tersebut bahkan mengalami memar di bagian tangannya akibat terkena lemparan batu dari motor di depannya.
Sirkuit Mandalika dianggap tidak sesuai dengan spesifikasi yang semestinya. Namun Carlos Ezpeleta selaku Chief Sporting Officer Dorna Sports berkata lain.
Ia menganggap bahwa kondisi sirkuit yang masih kotor bukan permasalahan besar. Seiring dengan berjalannya waktu, kondisi sirkuit akan segera membaik.
“Kondisi keseluruhan sangat baik dan kotornya trek bukan masalah besar. Namun Anda semua tahu catatan waktu para pebalap semakin baik dan bertambah cepat,” katanya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
19 Februari 2026, 19:00 WIB
19 Februari 2026, 18:00 WIB
03 Februari 2026, 16:00 WIB
30 Januari 2026, 17:00 WIB
28 Januari 2026, 19:00 WIB
Terkini
25 Februari 2026, 09:00 WIB
Gaikindo menanggapi keputusan Agrinas yang lebih pilih impor pikap karena alasan spesifikasi dan harga
25 Februari 2026, 08:00 WIB
Hanya ada tiga mobil senilai Rp 250 juta dilaporkan oleh Rudy Mas'ud, Gubernur Kaltim pada laman LHKPN
25 Februari 2026, 07:00 WIB
Menurut bos Agrinas Pangan Nusantara, impor pikap harus dijalankan demi memenuhi kebutuhan para petani
25 Februari 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta tetap diberlakukan secara ketat karena mobilitas tetap tinggi di bukan Ramadan
25 Februari 2026, 06:00 WIB
Kepolisian coba memfasilitas kebutuhan pengendara di Kota Kembang, seperti menghadirkan SIM keliling Bandung
25 Februari 2026, 06:00 WIB
Fasilitas SIM keliling Jakarta hanya dapat melayani prosedur perpanjangan SIM A dan C, simak syaratnya
24 Februari 2026, 19:01 WIB
Mobil yang diyakini Toyota Land Cruiser FJ terdaftar di DJKI, namun dikabarkan debut di Thailand lebih dulu
24 Februari 2026, 17:37 WIB
Modifikasi Harley-Davidson Road Glide ini hasil karya dari MWM Custom yang dipajang di IIMS 2026 lalu