MotoGP Wajibkan Pembalap Ikut Hero Walk, Absen Otomatis Denda
13 Oktober 2026, 15:40 WIB
Dari antara 70 tim sebanyak 66 lulus inspeksi teknis dan siap berlaga di trek untuk Shell Eco Marathon
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Kompetisi Shell Eco Marathon resmi berlangsung mulai 4 Juli sampai 9 Juli 2023. Dihadiri peserta dari Indonesia dan sejumlah negara Asia-Pasifik sampai Timur Tengah, sudah ada 66 tim siap berlaga di trek untuk memperebutkan juara.
Untuk diketahui ada dua kategori kendaraan dilombakan yakni Prototype dan Urban Concept. Sekitar 70 tim harus terlebih dulu mengikuti 13 tahap inspeksi sebelum memenuhi kualifikasi balapan di trek.
Tim asal Indonesia kembali mendominasi daftar peserta lolos ke trek, termasuk beberapa juara di gelaran Shell Eco Marathon 2022 seperti Nakoela (Universitas Indonesia) di kategori Prototype ICE (ice combustion engine) serta Semar Proto (Universitas Gajah Mada) untuk kategori Prototype Battery Electric.
Rayhan Danendra dari tim Nakoela UI mengatakan bahwa di tahun ini timnya masih memiliki target yang sama untuk menjadi juara. Dari sisi teknis Nakoela generasi ke-delapan ini sudah mengalami banyak pengembangan.
“Kemarin ada masalah kita mesinnya sempat tidak menyala karena salah satu komponennya. Tapi kita ada cadangan, bisa memanage itu dari worst case scenario,” ungkapnya kepada wartawan di Sirkuit Mandalika.
Dengan dukungan dari kampus dan bantuan sponsor Rayhan mengatakan tim Nakoela mendapatkan banyak masukan dari berbagai pihak. Harapannya bisa mengulang prestasi sebelumnya.
“Tahun ini main sponsor kita Honda Prospect Motor meng-cover akomodasi keuangan dan kesempatan kerja sama. Kita diberikan Coaching Clinic belajar ke sana bikin mobil,” ungkapnya.
Selain itu tim dari Universitas Brawijaya juga berhasil masuk trek karena memenuhi tahapan inspeksi teknis. M. Dilan Linoval, Tim Manajer Apatte62 Brawijaya Team 1 dari Universitas Brawijaya mengatakan bahwa riset dilakukan memakan waktu berbulan-bulan sehingga mobil dapat memenuhi kualifikasi.
“Mobil dengan bobot yang lebih ringan biasanya memakan energi lebih rendah. Kami berhasil melakukan beberapa perubahan dengan mengganti bodi mobil dengan bahan serat karbon serta sasis alumunium berongga,” ujarnya.
Khusus tim kategori Urban Concept nantinya berkesempatan untuk bertanding di Shell Eco Marathon World Championship. Ini berlaku buat tiga jenis energi Urban Concept yakni ICE, Hydrogen Fuel Cell dan Battery Electric.
Lalu empat tim terbaik di regional akan diundang berkompetisi dengan tim yang lolos dari Amerika dan Eropa dan dilangsungkan di Shell Technology Center, Bangalore, India pada 10 – 12 Oktober 2023.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Oktober 2026, 15:40 WIB
12 Oktober 2026, 22:00 WIB
01 Oktober 2026, 17:35 WIB
30 September 2026, 22:20 WIB
26 September 2026, 16:52 WIB
Terkini
29 Oktober 2026, 15:00 WIB
Mazda untuk pertama kalinya hadir meramaikan GIIAS Makassar 2026, bawa produk andalannya yakni SUV CX-5
29 Oktober 2026, 13:00 WIB
PEVS 2026 menawarkan banyak berbagai program menarik untuk menstimulus masyarakat beralih ke mobil listrik
29 Oktober 2026, 11:00 WIB
Pertamina Lubricants mengkalim memiliki fasilitas produksi terbesar di Asia Tenggara yang memasok 17 negara
29 Oktober 2026, 09:00 WIB
Buat pencinta skutik, new Honda Genio mendapatkan beberapa opsi kelir anyar yang bikin tampilannya beda
29 Oktober 2026, 07:00 WIB
Di bawah naungan PT Permata Otomotif Indonesia (POI), Peugeot Motorcycle kembali hadir di pasar Indonesia
28 Oktober 2026, 23:44 WIB
Kia Puri resmi dibuka, hasil kerjasama dengan PT Sinar Inti Harapan dan akan terus bertambah di kemudian hari
28 Oktober 2026, 16:13 WIB
Rangkaian seri GIIAS berlanjut, kini GIIAS Makassar 2026 resmi dibuka diramaikan berbagai model elektrifikasi
28 Oktober 2026, 13:00 WIB
Komponen CVT pada motor matik perlu diperiksa secara berkala, ini gejalanya jika terjadi potensi kerusakan