66 Tim Siap Berlaga di Shell Eco Marathon 2023

Dari antara 70 tim sebanyak 66 lulus inspeksi teknis dan siap berlaga di trek untuk Shell Eco Marathon

66 Tim Siap Berlaga di Shell Eco Marathon 2023
Serafina Ophelia

TRENOTO – Kompetisi Shell Eco Marathon resmi berlangsung mulai 4 Juli sampai 9 Juli 2023. Dihadiri peserta dari Indonesia dan sejumlah negara Asia-Pasifik sampai Timur Tengah, sudah ada 66 tim siap berlaga di trek untuk memperebutkan juara.

Untuk diketahui ada dua kategori kendaraan dilombakan yakni Prototype dan Urban Concept. Sekitar 70 tim harus terlebih dulu mengikuti 13 tahap inspeksi sebelum memenuhi kualifikasi balapan di trek.

Tim asal Indonesia kembali mendominasi daftar peserta lolos ke trek, termasuk beberapa juara di gelaran Shell Eco Marathon 2022 seperti Nakoela (Universitas Indonesia) di kategori Prototype ICE (ice combustion engine) serta Semar Proto (Universitas Gajah Mada) untuk kategori Prototype Battery Electric.

Photo : TrenOto

Rayhan Danendra dari tim Nakoela UI mengatakan bahwa di tahun ini timnya masih memiliki target yang sama untuk menjadi juara. Dari sisi teknis Nakoela generasi ke-delapan ini sudah mengalami banyak pengembangan.

“Kemarin ada masalah kita mesinnya sempat tidak menyala karena salah satu komponennya. Tapi kita ada cadangan, bisa memanage itu dari worst case scenario,” ungkapnya kepada wartawan di Sirkuit Mandalika.

Dengan dukungan dari kampus dan bantuan sponsor Rayhan mengatakan tim Nakoela mendapatkan banyak masukan dari berbagai pihak. Harapannya bisa mengulang prestasi sebelumnya.

Baca juga: Suka Duka Driver Perempuan di Shell Eco Marathon

“Tahun ini main sponsor kita Honda Prospect Motor meng-cover akomodasi keuangan dan kesempatan kerja sama. Kita diberikan Coaching Clinic belajar ke sana bikin mobil,” ungkapnya.

Selain itu tim dari Universitas Brawijaya juga berhasil masuk trek karena memenuhi tahapan inspeksi teknis. M. Dilan Linoval, Tim Manajer Apatte62 Brawijaya Team 1 dari Universitas Brawijaya mengatakan bahwa riset dilakukan memakan waktu berbulan-bulan sehingga mobil dapat memenuhi kualifikasi.

“Mobil dengan bobot yang lebih ringan biasanya memakan energi lebih rendah. Kami berhasil melakukan beberapa perubahan dengan mengganti bodi mobil dengan bahan serat karbon serta sasis alumunium berongga,” ujarnya.

Photo : TrenOto

Khusus tim kategori Urban Concept nantinya berkesempatan untuk bertanding di Shell Eco Marathon World Championship. Ini berlaku buat tiga jenis energi Urban Concept yakni ICE, Hydrogen Fuel Cell dan Battery Electric.

Lalu empat tim terbaik di regional akan diundang berkompetisi dengan tim yang lolos dari Amerika dan Eropa dan dilangsungkan di Shell Technology Center, Bangalore, India pada 10 – 12 Oktober 2023.


Terkini

mobil
Jaecoo

10 Merek Mobil Cina Terlaris Mei 2026, Jaecoo Memimpin

Jaecoo menjadi merek mobil Cina dengan penjualan retail terlaris sepanjang Mei 2026, berada di atas BYD

mobil
DFSK E5 Plus PHEV

Bocoran Spesifikasi DFSK E5 Plus PHEV, Bisa Dipesan Bulan Ini

E5 Plus jadi SUV PHEV perdana DFSK di pasar Indonesia, klaim daya jelajah komprehensifnya 1.300 kilometer

mobil
GWM Ora 7

GWM Gandeng BMW Bikin Mobil Listrik Ora 7

GWM Ora 7 merupakan mobil listrik hasil kolaborasi dengan BMW, ubah arah desain seri Ora di masa mendatang

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 17 Juni 2026 Masih Didukung ETLE

Ganjil genap Jakarta hari ini akan mengincar mobil dengan pelat nomor berakhiran genap terutama di jam sibuk

news
SIM Keliling Jakarta

Catat Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini, Rabu 17 Juni 2026

Setelah libur Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah, SIM keliling Jakarta kembali melayani masyarakat hari ini

otosport
Kiandra Ramadhipa

Kiandra Ramadhipa Kerap Berguru ke Veda Ega dan Mario Suryo Aji

Kiandra Ramadhipa mengaku sering berdiskusi, demi bisa mendapatkan ilmu balapan dari Veda Ega dan Mario Aji

news
Transjakarta

Kenaikan Tarif Transjakarta Sasar Rute Jauh Blok M - Soetta

Rencana penyesuaian tarif Transjakarta, pemerintah hanya menyasar rute jauh seperti Blok M - Bandara Soetta

mobil
Nissan

Nissan Adopsi Sistem Pabrikan Cina Dalam Kembangkan Skyline

Langkah berani dilakukan Nissan untuk bisa kembali bersaing dalam industri otomotif global yang cukup ketat