Target Mitsubishi Fuso Tahun ini Mencapai 45 Persen

Mendulang kesuksesan dengan menjadi pemimpin di segmen kendaraan niaga target Mitsubishi Fuso meningkat tipis

Target Mitsubishi Fuso Tahun ini Mencapai 45 Persen
Denny Basudewa

TRENOTO – PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) kembali menorehkan prestasi positif tahun lalu. Pabrikan asal Jepang ini menduduki posisi tertinggi di pasar kendaraan niaga Tanah Air.

Atas pencapaiannya tersebut di atas, KTB berencana untuk mempertahankannya pada 2023. Bahkan target Mitsubishi Fuso bisa meraih market share hingga 45 persen.

Berbagai rencana disiapkan untuk bisa meraih targetnya. Salah satunya adalah menghadirkan berbagai layanan hingga fitur terbaru sehingga bisa memanjakan konsumen.

“Tahun lalu Mitsubishi Fuso bisa menjual truk dengan jumlah terbanyak dan pencapaiannya 41.1 persen. Sekaligus kami juga mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar kendaraan niaga di Indonesia,” kata Duljatmono, Direktur Sales & Marketing PT KTB di acara Media Gathering (07/03).

Photo : Istimewa

Pada 2021 dikatakan bahwa permintaan pasar akan kendaraan niaga sebesar 73.588 unit. Sementara Fuso bisa memenuhi kebutuhannya sebanyak 34.375 kendaraan.

Lalu pada 2022 terdapat peningkatan pasar menjadi 93.381 unit. Sedangkan pabrikan berlambang Tiga Berlian tersebut mampu memasarkan 38.397 produknya.

Dijelaskan lebih lanjut bahwa secara total demand CV (Commercial Vehicle) 2022 meningkat lebih dari 27 persen. Adapun LDT (Light Duty Truck) lebih banyak porsinya mencapai 5.376 unit secara rata-rata.

Kemudian pasa MDT (Medium Duty Truck) pasarnya pada tahun lalu tercatat 1.902 secara rata-rata. Sejak September 2022 angka retail Mitsubishi Fuso terus merangsek naik.

Baca juga : Mitsubishi Fuso Fighter X Mining Equipment, Serba Gelap

Dikatakan berkat komunikasi yang baik kepada konsumen dalam memasarkan produk dan layanan Euro4, mereka mengalami pertumbuhan 11.7 persen tahun lalu.

Puncaknya pada Desember 2022 penjualan retail Mitsubishi Fuso nyaris tembus 4.000 truk. Dengan rincian LDT mencapai 3.612 unit dan MDT sebanyak 366 kendaraan.

“Produk Fuso Euro4 diapresiasi lebih kuat bersama beberapa peningkatan teknis. Hal itu dilakukan untuk memenuhi permintaan dari konsumen,” kata Duljatmono lebih lanjut.

Photo : Istimewa

Tidak hanya menawarkan produk unggul, Mitsubishi Fuso juga menawarkan solusi pembiayaan menggandeng perusahaan rekanan. Adapula layanan purna jual fleksibel dan dapat disesuaikan.

Seluruh produk yang dipasarkan juga telah disematkan runner telematic 3.0. Sehingga konsumen fleet bisa memantau secara detil gerak-gerik kendaraannya.


Terkini

mobil
Penjualan Denza D9 Agustus 2025 Naik 28 Persen, Tembus 500 Unit

D9 Buktikan EV Premium Cocok Untuk Perjalanan Jauh

Denza D9 jadi pertimbangan sejumlah konsumen di segmen premium, tawarkan berbagai fitur dan keunggulan

otosport
Marc Marquez

Michelin Buka Suara Usai Pelek Marc Marquez Pecah di Thailand

Tingginya suhu di Sirkuit Buriram menjadi salah satu penyebab pelek motor balap milik Marc Marquez pecah

motor
Yamaha Tmax

Yamaha Tmax Ludes Terjual, Pemesanan Batch Kedua Segera Dibuka

Yamaha Tmax baru yang diluncurkan pada awal 2026 di Indonesia, diklaim sudah terjual lebih dari 50 unit

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 3 Maret 2026, Diawasi Ketat Oleh Kepolisian

Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di Ibu Kota untuk mengatasi kemacetan lalu lintas

news
SIM Keliling Bandung

Jadwal 2 Lokasi SIM Keliling Bandung 3 Maret 2026, Ada di MCD

SIM keliling Bandung menjadi salah satu opsi terbaik bagi masyarakat untuk mengurus dokumen berkendara

news
SIM Keliling Jakarta

Cek Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 3 Maret 2026

Fasilitas SIM keliling Jakarta bisa jadi alternatif bagi warga Ibu Kota yang ingin memperpanjang masa berlaku

mobil
Lamborghini

Lamborghini Batal Bikin Mobil Listrik: Hampir Tak Ada Peminat

Lamborghini memutuskan untuk hadirkan Lanzador sebagai PHEV, EV murni masih belum berhasil menjaring peminat

mobil
Rental Mobil

Ekonomi Lesu, Rental Mobil Ikut Kena Imbasnya

Usaha rental mobil ikut terdampak di tengah lesunya ekonomi dan adanya efisiensi atau pemotongan anggaran