Menteri PU Ungkap Trans Jawa Jadi Kunci Lancarnya Mudik Lebaran
03 April 2026, 15:39 WIB
Masyarakat diimbau untuk mengatur waktu kepulangan, prediksi puncak arus balik terjadi mulai 24 April 2023
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Pergerakan arus mudik masih terjadi hingga hari ini, 20 April 2023. Pasca adanya perubahan tanggal cuti bersama puncak arus kendaraan diprediksi sudah terjadi mulai 18 April 2023.
Untuk membantu mengurangi penumpukan kendaraan di satu titik, kepolisian dan pihak-pihak terkait memberlakukan rekayasa lalu lintas seperti one way ataupun contra flow di sejumlah ruas tol.
Terbarunya hingga tiga hari jelang Lebaran, tepatnya Rabu (19/04) ada lonjakan arus mudik dari Tol Jakarta ke arah timur yakni Cikampek, Cipali sampai Kalikangkung.
Peningkatannya jika dibandingkan periode Lebaran 2022 adalah sebesar 20 persen. Meski begitu, Budi Karya Sumadi selaku Menteri Perhubungan mengatakan bahwa ada perkembangan penanganan situasi lalu lintas dibandingkan sebelumnya.
“Rata-rata kecepatan kendaraan dari Tol Jakarta ke Semarang juga meningkat dari 2022 yaitu dari 69 km/jam menjadi 71 km/jam. Ini membuktikan kita improve dibanding tahun lalu, besok dan besok lusa masih menantang, kita harus lebih kompak untuk menghadapinya,” ucap Budi dalam keterangan resmi Dephub, dikutip Kamis (20/04).
Untuk mengantisipasi kepadatan, masyarakat diimbau tidak pulang serentak pada di tanggal prediksi puncak arus balik yakni 24 April dan 25 April 2023, namun dianjurkan pulang di hari-hari selanjutnya.
“Di hari Kamis dan Jumat (27 dan 28 April 2023), Jasa Marga berbaik hati akan memberikan diskon tarif tol 20 persen. Karena terbukti pada arus mudik kemarin dengan adanya diskon, pergerakan kendaraan tumbuh sekitar 12 persen sehingga banyak masyarakat yang mudik lebih awal,” ucap dia.
Dalam evaluasi yang dilakukan kemarin malam, dijelaskan bahwa sejumlah langkah antisipasi telah dilakukan.
Beberapa di antaranya yakni penambahan lajur di jalan tol semula tiga lajur arah Jakarta dan tiga lagi arah Cikampek, menjadi delapan lajur dengan rincian masing-masing arah memiliki empat lajur sampai KM 70.
Lalu ada penambahan sistem counting atau penghitungan baik dari SDM maupun fasilitas pendukungnya agar proses penghitungan menjadi lebih cepat.
Astra sebagai pengelola Tol Cipali memperbaiki rest area mulai dari fasilitas toilet, dari 150 menjadi 300 unit kemudian menambah kapasitas parkir yang tadinya bisa menampung hanya 300 kendaraan menjadi 1.000 unit.
“Ini menjadi pelajaran yang baik bahwa kita harus terus meningkatkan prasarana jalan dan meningkatkan kecanggihan sistem penghitungan. Insha Allah pelaksanaan arus mudik dan balik tahun depan akan lebih baik lagi,” tegasnya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
03 April 2026, 15:39 WIB
29 Maret 2026, 11:44 WIB
27 Maret 2026, 11:00 WIB
26 Maret 2026, 15:00 WIB
26 Maret 2026, 09:00 WIB
Terkini
16 Agustus 2026, 18:00 WIB
Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah
16 Agustus 2026, 17:12 WIB
Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E