Kemenhub Dorong Bengkel Motor Modifikasi Bersertifikat
10 Februari 2026, 21:00 WIB
Modifikasi audio pada mobil listrik tidak bisa sembarangan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Mobil listrik keluaran terkini khususnya merek Cina saat ini dibekali berbagai keunggulan. Salah satunya adalah sistem audio premium guna memanjakan pemiliknya.
Walaupun audio pada mobil listrik umumnya sudah mumpuni, masih ada pemilik yang tertarik buat menambah kualitas suara pada kendaraan.
Tetapi ada sejumlah hal perlu diperhatikan oleh pemilik. Pengetahuan paling umum adalah modifikator sebaiknya tidak menyentuh kabel oranye atau kabel kelistrikan pada EV (Electric Vehicle).
Kemudian, pastikan sistem audio terpasang memiliki koneksi A2B atau Automotive Audio Bus.
“Pembeda di sektor (audio mobil listrik) premium, mereka menggunakan koneksi A2B. Ini akan menjadi sebuah protokol baru yang akan dipakai semua mobil di dunia,” kata Andreas Tjahjadi, CEO Audio Plus Indonesia di Jakarta, Rabu (04/06).
Dia menjelaskan semua merek mobil listrik premium Tiongkok kemudian Hyundai dan Kia sudah menggunakan sistem itu. Sedangkan brand mewah asal Eropa yakni BMW dan Mercedes-Benz sedang menjajaki A2B.
“Kita punya produk namanya Goldhorn, buatan Cina yang punya akses ke A2B secara digital,” jelas Andreas.
Lebih lanjut Andreas menjelaskan, sistem A2B diperlukan karena di mobil listrik keluaran terkini, berbagai fitur kendaraan hanya bisa dikendalikan melalui headunit. Seperti pengaturan AC, spion, lampu sampai voice command
Respons sistem terhadap perintah suara pada kendaraan juga kemudian dialirkan lewat speaker mobil.
“Jadi begitu kita by-pass melalui cara biasa atau analog, itu semua tidak berfungsi,” kata Andreas.
A2B memudahkan berbagai pengguna mobil Cina seperti Wuling, Chery sampai BYD untuk melakukan modifikasi audio tanpa mengganggu sistem lain dan tetap menjaga kualitas suara yang disalurkan.
Sebagai informasi, produk dari PT Audio Plus Indonesia yakni Crescendo dan Harmonic Harmony diklaim terbukti kualitasnya secara internasional.
Kedua produk tersebut digunakan oleh 12 mobil peserta kompetisi EMMA Eurofinals 2025. Enam di antaranya berhasil memenangkan penghargaan di berbagai kategori.
Kategori yang dimaksud adalah Expert Unlimited, Expert Limited, Master Limited, Skill Unlimited, Entry Unlimited dan Entry 3000.
“Prestasi ini adalah validasi tertinggi atas dedikasi tim kami dalam menghadirkan teknologi audio yang tidak hanya memenuhi, tetapi melampaui ekspektasi para audiophile profesional di seluruh dunia,” ungkap Andre.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Februari 2026, 21:00 WIB
10 Februari 2026, 13:00 WIB
09 Februari 2026, 19:20 WIB
09 Februari 2026, 14:00 WIB
09 Februari 2026, 13:00 WIB
Terkini
10 Februari 2026, 21:00 WIB
Kemenhub terus melakukan sosialisasi seritifkasi untuk bengkel-bengkel modifikasi yang ada di Indonesia
10 Februari 2026, 20:30 WIB
Suzuki Jimny 5 Door yang merupakan pemenang kontes modifikasi berskala nasional tampil memukau di IIMS 2026
10 Februari 2026, 20:00 WIB
SUV PHEV Denza B5 sebatas dipamerkan di BCA Expoversary, namun sejumlah konsumen berniat melakukan pemesanan
10 Februari 2026, 19:01 WIB
Jaecoo J5 EV punya versi hybrid-nya, dibawa ke Indonesia apabila konsumen tertarik dengan model hybrid anyar
10 Februari 2026, 18:30 WIB
Bridgestone Tire Indonesia telah berkoordinasi dengan supplier lokal untuk bisa terus meningkatkan TKDN
10 Februari 2026, 18:00 WIB
BYD jadi merek mobil Cina dengan penjualan terbanyak di Januari 2026 disusul sub merek Chery Group, Jaecoo
10 Februari 2026, 17:46 WIB
Selama IIMS 2026 berlangsung, ada diskon Suzuki S-Presso yang bisa dimannfaatkan para pengunjung pameran
10 Februari 2026, 15:00 WIB
GWM Tank 500 diesel yang baru saja diluncurkan, disebutkan telah mengumpulkan puluhan pemesanan di IIMS 2026