Honda 0 Alpha Berpeluang Mengaspal di Indonesia, Ada Syaratnya
31 Maret 2026, 09:47 WIB
Modifikasi audio pada mobil listrik tidak bisa sembarangan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Mobil listrik keluaran terkini khususnya merek Cina saat ini dibekali berbagai keunggulan. Salah satunya adalah sistem audio premium guna memanjakan pemiliknya.
Walaupun audio pada mobil listrik umumnya sudah mumpuni, masih ada pemilik yang tertarik buat menambah kualitas suara pada kendaraan.
Tetapi ada sejumlah hal perlu diperhatikan oleh pemilik. Pengetahuan paling umum adalah modifikator sebaiknya tidak menyentuh kabel oranye atau kabel kelistrikan pada EV (Electric Vehicle).
Kemudian, pastikan sistem audio terpasang memiliki koneksi A2B atau Automotive Audio Bus.
“Pembeda di sektor (audio mobil listrik) premium, mereka menggunakan koneksi A2B. Ini akan menjadi sebuah protokol baru yang akan dipakai semua mobil di dunia,” kata Andreas Tjahjadi, CEO Audio Plus Indonesia di Jakarta, Rabu (04/06).
Dia menjelaskan semua merek mobil listrik premium Tiongkok kemudian Hyundai dan Kia sudah menggunakan sistem itu. Sedangkan brand mewah asal Eropa yakni BMW dan Mercedes-Benz sedang menjajaki A2B.
“Kita punya produk namanya Goldhorn, buatan Cina yang punya akses ke A2B secara digital,” jelas Andreas.
Lebih lanjut Andreas menjelaskan, sistem A2B diperlukan karena di mobil listrik keluaran terkini, berbagai fitur kendaraan hanya bisa dikendalikan melalui headunit. Seperti pengaturan AC, spion, lampu sampai voice command
Respons sistem terhadap perintah suara pada kendaraan juga kemudian dialirkan lewat speaker mobil.
“Jadi begitu kita by-pass melalui cara biasa atau analog, itu semua tidak berfungsi,” kata Andreas.
A2B memudahkan berbagai pengguna mobil Cina seperti Wuling, Chery sampai BYD untuk melakukan modifikasi audio tanpa mengganggu sistem lain dan tetap menjaga kualitas suara yang disalurkan.
Sebagai informasi, produk dari PT Audio Plus Indonesia yakni Crescendo dan Harmonic Harmony diklaim terbukti kualitasnya secara internasional.
Kedua produk tersebut digunakan oleh 12 mobil peserta kompetisi EMMA Eurofinals 2025. Enam di antaranya berhasil memenangkan penghargaan di berbagai kategori.
Kategori yang dimaksud adalah Expert Unlimited, Expert Limited, Master Limited, Skill Unlimited, Entry Unlimited dan Entry 3000.
“Prestasi ini adalah validasi tertinggi atas dedikasi tim kami dalam menghadirkan teknologi audio yang tidak hanya memenuhi, tetapi melampaui ekspektasi para audiophile profesional di seluruh dunia,” ungkap Andre.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Maret 2026, 09:47 WIB
27 Maret 2026, 20:00 WIB
26 Maret 2026, 20:07 WIB
20 Maret 2026, 13:31 WIB
16 Maret 2026, 11:00 WIB
Terkini
31 Maret 2026, 09:47 WIB
HPM memantau bagaimana antusias masyarakat terhadap mobil listrik Honda 0 Alpha yang akan diluncurkan
31 Maret 2026, 07:00 WIB
Suzuki Burgman 125 EX direcall karena adanya potensi kerusakan pada kabel rem belakang yang bisa mengurangi performa
31 Maret 2026, 06:05 WIB
SIM keliling Jakarta menawarkan kemudahan perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, simak lokasinya
31 Maret 2026, 06:03 WIB
MCD Pasir Koja menjadi salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang beroperasi hari ini melayani pengendara
31 Maret 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 31 Maret menjadi yang terakhir di bulan ini dengan pengawasan ketat dari kepolisian
30 Maret 2026, 20:43 WIB
Masanao Kataoka ditunjuk untuk menjabat sebagai President Director Honda Prospect Motor yang baru saat ini
30 Maret 2026, 14:00 WIB
Pemesanan Denza D9 resmi dibuka di Cina dengan beragam ubahan menarik untuk menarik minat para pelanggan
30 Maret 2026, 11:00 WIB
Toyota menjadi produsen mobil terbesar di Indonesia pada Februari 2026 disusul Mitsubishi Motors dan Daihatsu