Changan Optimistis Mobil REEV Diminati di Daerah
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Modifikasi audio pada mobil listrik tidak bisa sembarangan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Mobil listrik keluaran terkini khususnya merek Cina saat ini dibekali berbagai keunggulan. Salah satunya adalah sistem audio premium guna memanjakan pemiliknya.
Walaupun audio pada mobil listrik umumnya sudah mumpuni, masih ada pemilik yang tertarik buat menambah kualitas suara pada kendaraan.
Tetapi ada sejumlah hal perlu diperhatikan oleh pemilik. Pengetahuan paling umum adalah modifikator sebaiknya tidak menyentuh kabel oranye atau kabel kelistrikan pada EV (Electric Vehicle).
Kemudian, pastikan sistem audio terpasang memiliki koneksi A2B atau Automotive Audio Bus.
“Pembeda di sektor (audio mobil listrik) premium, mereka menggunakan koneksi A2B. Ini akan menjadi sebuah protokol baru yang akan dipakai semua mobil di dunia,” kata Andreas Tjahjadi, CEO Audio Plus Indonesia di Jakarta, Rabu (04/06).
Dia menjelaskan semua merek mobil listrik premium Tiongkok kemudian Hyundai dan Kia sudah menggunakan sistem itu. Sedangkan brand mewah asal Eropa yakni BMW dan Mercedes-Benz sedang menjajaki A2B.
“Kita punya produk namanya Goldhorn, buatan Cina yang punya akses ke A2B secara digital,” jelas Andreas.
Lebih lanjut Andreas menjelaskan, sistem A2B diperlukan karena di mobil listrik keluaran terkini, berbagai fitur kendaraan hanya bisa dikendalikan melalui headunit. Seperti pengaturan AC, spion, lampu sampai voice command
Respons sistem terhadap perintah suara pada kendaraan juga kemudian dialirkan lewat speaker mobil.
“Jadi begitu kita by-pass melalui cara biasa atau analog, itu semua tidak berfungsi,” kata Andreas.
A2B memudahkan berbagai pengguna mobil Cina seperti Wuling, Chery sampai BYD untuk melakukan modifikasi audio tanpa mengganggu sistem lain dan tetap menjaga kualitas suara yang disalurkan.
Sebagai informasi, produk dari PT Audio Plus Indonesia yakni Crescendo dan Harmonic Harmony diklaim terbukti kualitasnya secara internasional.
Kedua produk tersebut digunakan oleh 12 mobil peserta kompetisi EMMA Eurofinals 2025. Enam di antaranya berhasil memenangkan penghargaan di berbagai kategori.
Kategori yang dimaksud adalah Expert Unlimited, Expert Limited, Master Limited, Skill Unlimited, Entry Unlimited dan Entry 3000.
“Prestasi ini adalah validasi tertinggi atas dedikasi tim kami dalam menghadirkan teknologi audio yang tidak hanya memenuhi, tetapi melampaui ekspektasi para audiophile profesional di seluruh dunia,” ungkap Andre.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 Mei 2026, 19:15 WIB
12 Mei 2026, 12:54 WIB
11 Mei 2026, 19:00 WIB
10 Mei 2026, 21:33 WIB
10 Mei 2026, 06:01 WIB
Terkini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta
13 Mei 2026, 14:45 WIB
Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka
13 Mei 2026, 14:44 WIB
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung