Menanti Debut Geely Okavango, SUV Bensin Rival Chery Tiggo 8
22 Juli 2026, 22:04 WIB
Geely Okavango sudah terdaftar di Indonesia, SUV bermesin bensin yang diyakini masuk setelah Coolray
Sistem kontrol traksi punya peran penting saat mobil berjalan dan sangat berbahaya jika dinon aktifkan
Oleh Arie Prasetya
Saat aktif, sistem kontrol traksi memiliki lampu peringatan di dasbor saat aktif dan kembali padam saat pasif. Namun jika lampu tetap menyala, tidak padam meski mesin sudah dimatikan dan hidupkan kembali, berarti sensor mendeteksi adanya masalah pada sistem kontrol traksi. Jika ini terjadi, pemilik mobil harus segera memeriksa ke bengkel.
Apakah sistem kotrol traksi membuat tenaga atau performa mesin menurun? Nah pertanyaan ini yang kerap memicu pengemudi untuk mematikan sistem kontrol traksi.
Jawabannya, mungkin di beberapa mobil, jika kontrol traksi on, hampir terasa seolah-olah tenaga mesin sedikit tersendat saat berakselerasi. Mungkin ada juga yang merasakan mesin seolah mengalami misfire. Secara umum reduksi tenaga memang terjadi, namun dengan semakin canggihnya teknologi, intervensi sistem kontrol traksi sepertinya nyaris tak terasa.
Semua kondisi di atas juga tidak membuat Anda serta merta mematikan kontrol traksi seenaknya, terlebih saat ini bermain-main dengan throtle untuk berakselerasi. Dan tidak ada satu pun pabrikan yang memberikan rekomendasi untuk mematikan sistem ini saat berkendara di jalan normal, tidak perduli seberapa tingginya skill Anda dalam mengemudi.
Ingat, sistem kontrol traksi boleh dimatikan dalam kondisi terpaksa yakni saat Anda mengemudi atau terjebak di jalan bersalju atau es dan lumpur. Dalam kondisi ini praktis roda akan kehilangan traksi.
Karena jika sistem kontrol traksi aktif, maka sensor akan terus mendeteksi roda kehilangan cengkraman. Hal ini akan akan terus mengurangi tenaga mesin dan tidak akan membantu memberikan momentum pada mobil untuk bergerak.
Anda atau pengemudi pun disarankan untuk mematikan sistem kontrol traksi jika mobil mulai dirasakan sulit bergerak pada kondisi darurat seperti disebut di atas. Caranya Anda tinggal menekan tombol yang ada pada dasbor, biasanya ditandai dengan tulisan ASR, TSC, ESC atau ESP untuk menonaktifkannya. Atau di beberapa mobil sistem ini bisa dinonaktifkan di menu pada sistem infotainment on-board.
Terakhir, TrenOto sekali lagi mengingatkan, jangan nekat untuk mematikan kontrol traksi saat berkendara di jalan normal dengan alasan ingin memaksimalkan tenaga mobil Anda. Karena tentu itu sangat berbahaya sekali bagi Anda juga pengguna jalan lain.
Anda atau pengemudi praktis tidak bisa mengendalikan mobil saat terjadi slip atau saat ban kehilangan traksi. Ingat, sudah banyak cerita kecelakaan yang tidak menyenangkan karena kekonyolan mematikan sistem kontrol traksi.
Kecuali Anda berada di dalam sirkuit yang aman, silahkan saja mematikan sistem kontrol traksi. Tentu akan menyenangkan menikmati dan mengendalikan gejala negatif alamiah dalam berkendara seperti oversteer saat menguji skill dalam drifting atau slalom.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
Terkini
22 Juli 2026, 22:04 WIB
Geely Okavango sudah terdaftar di Indonesia, SUV bermesin bensin yang diyakini masuk setelah Coolray
22 Juli 2026, 19:13 WIB
DFSK E5 Plus resmi dijual dengan harga Rp 500 juta-550 jutaan, terpesan ribuan unit sejak dibuka kerannya
22 Juli 2026, 07:00 WIB
Fabio Quartararo resmi bergabung ke tim pabrikan Honda mulai MotoGP 2027 dengan kontrak selama dua tahun
22 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta dapat melayani perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, simak persyaratannya
22 Juli 2026, 06:00 WIB
Pengguna kendaraan roda empat harap memperhatikan aturan ganjil genap Jakarta hari ini yang dimulai sejak pagi
22 Juli 2026, 06:00 WIB
Kepolisian berusaha meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, seperti dengan menghadirkan SIM keliling Bandung
21 Juli 2026, 23:36 WIB
Fitur V2L pada Chery Tiggo 9 CSH bisa berguna saat rumah tengah mengalami pemadaman listrik secara massal
21 Juli 2026, 21:23 WIB
Changan Deepal S05 resmi dipasarkan untuk para konsumen di Indonesia, mobil ini dipasarkan dalam dua varian