Accelera Omikron RT Melantai di GIIAS 2026 Sasar OffRoader Urban
03 Agustus 2026, 18:00 WIB
Tidak bisa sembarangan karena berpotensi merusak, ini metode tambal ban mobil yang paling aman versi mekanik
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Ban bocor jadi salah satu masalah yang bisa terjadi pada setiap pemilik kendaraan. Ada beberapa cara untuk menangani hal tersebut seperti tambal ban mobil.
Komponen yang bersentuhan langsung dengan aspal ini juga sering menunjukkan tanda-tanda jika ada kerusakan. Contoh ketika ban bocor halus tekanan ban akan menurun.
Namun berlangsung lama, bisa saja ban baru benar-benar terlihat bocor dalam waktu sekitar satu minggu.
Pelek rusak juga bisa menciptakan segel tidak sempurna antara ban dengan pelek, sehingga mobil terasa bergetar ketika dipacu dalam kecepatan tinggi.
Saat ini ada beberapa metode tambal ban baik dari bagian luar maupun dalam ban mobil, tergantung jenis dan kerusakannnya.
Setiap cara tentu memiliki kekurangan tersendiri dan pada akhirnya bisa merusak komponen ban. Namun ada metode tambal ban yang bisa dibilang paling efisien.
Hal ini disampaikan oleh Wawan, Spooring Mechanic di BOSS (Brigdestone One Stop Solution) Kalimalang, Bekasi.
“Metode terbaik, kalau bannya masih tebal ya ditambal dari dalam, di sini tambal tag namanya. Kalau ditusuk bisa merusak kawat-kawat ban,” kata Wawan saat ditemui KatadataOTO di Kalimalang, Selasa (9/1).
Menurut dia metode tambal dilakukan dari dalam terbilang lebih baik dan tidak terlalu merusak komponen ban. Namun tetap kembali lagi pada jenis kerusakan dialami.
“Jika memang lubang diameter kerusakan pada ban berukuran besar kemungkinan tidak bisa (tambal dari dalam), harus tambal press,” ungkap Wawan.
Untuk diketahui contoh metode tambal ban misal string tubeless atau tambal cacing, paling banyak digunakan konsumen di bengkel dan bisa bertahan sampai beberapa bulan sebelum angin kembali merembes keluar.
Lalu ada juga tire patch di mana ban perlu dilepas dari pelek. Karena patch harus ditempel dari bagian dalam ban tersebut.
Mirip dengan itu adalah kombi atau payung. Tiang penambal lubang dimasukkan dari bagian dalam ban sampai menembus tapak.
Setelah itu dikunci pakai klip di atas permukaan ban, lalu lembaran karet di pangkal tiang dipanaskan 150 derajat celcius supaya menempel dengan ban.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
03 Agustus 2026, 18:00 WIB
22 Februari 2026, 17:00 WIB
21 Februari 2026, 17:00 WIB
14 Februari 2026, 08:00 WIB
11 Februari 2026, 18:00 WIB
Terkini
02 September 2026, 19:52 WIB
Pertamina menaikan harga BBM jenis Pertamax Green menjadi Rp 19.150 per liter yang berlaku mulai hari ini
02 September 2026, 15:00 WIB
Lombardi Auto Indonesia kembali menghadirkan inovasi terbarunya melalui unit Toyota HiAce Premio Ultimate
02 September 2026, 13:23 WIB
Belum lama ini Kaspersky melaporkan bahwa, head unit android yang ada pada mobil berpotensi diserang malware
02 September 2026, 09:00 WIB
Mobil konsep Hyundai Boulder kian dekat diproduksi massal, begini tampilan konsep dan paten desainnya
02 September 2026, 07:00 WIB
Toyota Celica Sport berpeluang menawarkan lebih banyak keunggulan dari rival terdekatnya, Honda Prelude
02 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini sudah beroperasi melayani masyarakat yang ingin mengurus dokumen berkendara
02 September 2026, 06:00 WIB
Agar perjalanan menuju Ibu Kota lancar hari ini (02/09), simak jadwal dan titik lokasi Ganjil Genap Jakarta
02 September 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM dapat dilakukan di fasilitas SIM keliling Jakarta. simak lokasi dan biayanya