Modifikasi Daihatsu Ceria Jadi Mira JDM, Biaya Rp 100 Jutaan
24 Juni 2026, 07:00 WIB
Modifikasi Daihatsu Ceria jadi Mira dengan konsep Japanese Domestic Market (JDM) tampil nyentrik di Depok
Banyak hal yang menjadi penyebab perfoma kendaraan menurun namun ada beberapa solusi untuk mengatasinya
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Setiap pengendara mobil pastinya menginginkan perfoma kendaraan dalam kondisi optimal dalam setiap waktu. Mulai dari respon prima, bertenaga, hemat bahan bakar namun tetap memiliki emisi rendah.
Namun untuk mendapatkan kendaraan seperti itu tentunya tidak mudah. Pasalnya seiring berjalannya waktu dan pemakaian, performa mesin bisa berubah. Responnya payah, tenaganya lemah, boros serta kandungan karbon monoksida pada gas buang terlalu tinggi.
Ada banyak hal yang menjadi penyenan perfoma kendaraan menurun. Penyebab paling umum adalah penggunaan bahan bakar tidak sesuai rekomendasi pabrikan. Akibatnya terjadi pembakaran tidak sempurna, menimbulkan ngelitik (knocking) dan mempercepat kerusakan mesin.
Guna menghindari hal tersebut maka pastikan untuk selalu menggunakan bahan bakar yang sesuai rekomendasi pabrikan. Dengan demikian maka pembakaran pada mesin lebih sempurna juga ruang bakar menjadi lebih bersih.
Hindari juga menggunakan zat aditif pada bahan bakar secara sembarangan. Umumnya, zat aditif bertujuan untuk meningkatkan nilai oktan sehingga bisa meningkatkan perfoma mesin dan mengurangi gejala knocking.
Namun, zat aditif tersebut umumnya memiliki kandungan bahan kimia yang tidak sesuai kebutuhan mobil sehingga dalam jangka waktu tertentu justru menyebabkan kerusakan pada tangki bensin, feul pump hingga mesin.
Selain masalah bahan bakar, oli mesin juga bisa mempengaruhi performa mesin. Oli mesin yang sudah terlalu tua akan mengakibatkan daya lumas berkurang. Ini akan menghambat perputaran poros engkol dan komponen-komponen bergerak lainnya.
Untuk itu selalu ganti oli mesin secara periodic agar viscositas (kekentalan) oli terjaga. Indikator oli sudah harus diganti adalah encer, kotor serta tercium bau oli terbakar. Selain itu, jangan lupa mengganti filter oli secara periodik.
Mengganti secara periodik komponen terkait dengan mesin seperti busi, saringan udara dan saringan bahan bakar harus dilakukan. Komponen tersebut akan mengalami kerusakan (kotor) yang dapat menghambat fungsi masing-masing komponen.
Busi aus atau kotor dapat menghambat percikan bunga api sehingga bahan bakar di ruang bakar akan sulit terbakar. Sementara saringan udara maupun saringan bahan bakar apabila kotor dapat menghambat aliran udara dan aliran bahan bakar.
Semua masalah tersebut sebenarnya bisa diatasi hanya dengan memastikan melakukan perawatan berkala sesuai jadwal. Melalui perawatan berkala diharapkan perfoma kendaraan tidak mengalami kendala berarti.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
Terkini
24 Juni 2026, 07:00 WIB
Modifikasi Daihatsu Ceria jadi Mira dengan konsep Japanese Domestic Market (JDM) tampil nyentrik di Depok
24 Juni 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini bisa menjadi salah satu opsi untuk mengurus dokumen berkendara agar lebih mudah
24 Juni 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku bisa dilakukan dengan mudah di sejumlah lokasi SIM keliling Jakarta, simak detilnya
24 Juni 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta terus digelar setiap jam sibuk, metode ini dianggap sukses membelah kemacetan
23 Juni 2026, 22:53 WIB
Daihatsu Rocky Hybrid disebut mendapatkan tanggapan positif dari para konsumen sejak debutnya di GIIAS 2025
23 Juni 2026, 09:00 WIB
Motor matic 150 cc menjadi pilihan ideal bagi para pencinta otomotif, apalagi ada beragam produk ditawarkan
23 Juni 2026, 07:00 WIB
GAC tunda peluncuran model kendaraan PHEV dan bermesin konvensional di GIIAS 2026 meskipun sudah dipersiapkan
23 Juni 2026, 06:00 WIB
Mengurus dokumen berkendara bisa melalui beragam fasilitas dari kepolisian, salah satunya SIM keliling Bandung