Ini Penyebab Perfoma Kendaraan Menurun dan Cara Mengatasinya

Banyak hal yang menjadi penyebab perfoma kendaraan menurun namun ada beberapa solusi untuk mengatasinya

Ini Penyebab Perfoma Kendaraan Menurun dan Cara Mengatasinya
Adi Hidayat

TRENOTO – Setiap pengendara mobil pastinya menginginkan perfoma kendaraan dalam kondisi optimal dalam setiap waktu. Mulai dari respon prima, bertenaga, hemat bahan bakar namun tetap memiliki emisi rendah.

Namun untuk mendapatkan kendaraan seperti itu tentunya tidak mudah. Pasalnya seiring berjalannya waktu dan pemakaian, performa mesin bisa berubah. Responnya payah, tenaganya lemah, boros serta kandungan karbon monoksida pada gas buang terlalu tinggi.

Ada banyak hal yang menjadi penyenan perfoma kendaraan menurun. Penyebab paling umum adalah penggunaan bahan bakar tidak sesuai rekomendasi pabrikan. Akibatnya terjadi pembakaran tidak sempurna, menimbulkan ngelitik (knocking) dan mempercepat kerusakan mesin.

Photo : Auto2000

Guna menghindari hal tersebut maka pastikan untuk selalu menggunakan bahan bakar yang sesuai rekomendasi pabrikan. Dengan demikian maka pembakaran pada mesin lebih sempurna juga ruang bakar menjadi lebih bersih.

Hindari juga menggunakan zat aditif pada bahan bakar secara sembarangan. Umumnya, zat aditif bertujuan untuk meningkatkan nilai oktan sehingga bisa meningkatkan perfoma mesin dan mengurangi gejala knocking.

Namun, zat aditif tersebut umumnya memiliki kandungan bahan kimia yang tidak sesuai kebutuhan mobil sehingga dalam jangka waktu tertentu justru menyebabkan kerusakan pada tangki bensin, feul pump hingga mesin.

Selain masalah bahan bakar, oli mesin juga bisa mempengaruhi performa mesin. Oli mesin yang sudah terlalu tua akan mengakibatkan daya lumas berkurang. Ini akan menghambat perputaran poros engkol dan komponen-komponen bergerak lainnya.

Untuk itu selalu ganti oli mesin secara periodic agar viscositas (kekentalan) oli terjaga. Indikator oli sudah harus diganti adalah encer, kotor serta tercium bau oli terbakar. Selain itu, jangan lupa mengganti filter oli secara periodik.

Photo : Suzuki

Mengganti secara periodik komponen terkait dengan mesin seperti busi, saringan udara dan saringan bahan bakar harus dilakukan. Komponen tersebut akan mengalami kerusakan (kotor) yang dapat menghambat fungsi masing-masing komponen.

Busi aus atau kotor dapat menghambat percikan bunga api sehingga bahan bakar di ruang bakar akan sulit terbakar. Sementara saringan udara maupun saringan bahan bakar apabila kotor dapat menghambat aliran udara dan aliran bahan bakar.

Semua masalah tersebut sebenarnya bisa diatasi hanya dengan memastikan melakukan perawatan berkala sesuai jadwal. Melalui perawatan berkala diharapkan perfoma kendaraan tidak mengalami kendala berarti.


Terkini

mobil
Honda Super One

Honda Super One Diduga Terdaftar di RI, Nilai Jualnya Rp 257 Juta

Mobil listrik Honda Super One diyakini kuat jadi EV teranyar dari PT HPM yang masuk Indonesia tahun ini

mobil
Harga Mobil Listrik Maret 2026

Harga Mobil Listrik Maret 2026, Stabil Mulai Rp 100 Jutaan

Belum ada penyesuaian harga mobil listrik, ada pendatang baru seperti MG S5 EV dengan banderol Rp 300 jutaan

mobil
Mobil Listrik

Orang Indonesia Disebut Mulai Memandang Positif Hadirnya EV

Meskipun angka kepemilikannya masih 18 persen, konsumen Indonesia melihat EV sebagai sesuatu yang positif

mobil
BYD Haka Auto

Haka Auto Bakal Perbanyak Jaringan Diler BYD dan Denza di 2026

Haka Auto berkomitmen untuk membangun 10 diler BYD dan Denza di semester 1 2026 guna memperkuat posisi perusahaan

mobil
BYD

BYD Dikabarkan Bakal Luncurkan Mobil PHEV dengan Harga Terjangkau

BYD dikabarkan siap luncurkan mobil PHEV yang dijual dengan harga yang lebih murah ketimbang mobil listrik

mobil
Penjualan Denza D9 Agustus 2025 Naik 28 Persen, Tembus 500 Unit

D9 Buktikan EV Premium Cocok Untuk Perjalanan Jauh

Denza D9 jadi pertimbangan sejumlah konsumen di segmen premium, tawarkan berbagai fitur dan keunggulan

otosport
Marc Marquez

Michelin Buka Suara Usai Pelek Marc Marquez Pecah di Thailand

Tingginya suhu di Sirkuit Buriram menjadi salah satu penyebab pelek motor balap milik Marc Marquez pecah

motor
Yamaha Tmax

Yamaha Tmax Ludes Terjual, Pemesanan Batch Kedua Segera Dibuka

Yamaha Tmax baru yang diluncurkan pada awal 2026 di Indonesia, diklaim sudah terjual lebih dari 50 unit