GIAMM Sorot Alasan Agrinas Impor 105.000 Pikap dari India
23 Februari 2026, 13:00 WIB
Suzuki mendorong penggunaan mesin tempel empat tak untuk para pelaku wisata juga nelayan di daerah Pangandaran
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pariwisata pantai di Indonesia masih menjadi andalan bagi pemerintah. Hal tersebut demi membangun perekonomian daerah di Tanah Air.
Guna mempertahankan potensi unggul itu, diperlukan tanggung jawab bersama buat menjaga kelestarian alam dengan dibarengi produktivitas sektor ekonomi setempat.
Berangkat dari hal di atas, PT SIS (Suzuki Indomobil Sales) terus mempopulerkan mesin tempel atau outboard motor berjenis empat tak sebagai transportasi perairan ramah lingkungan.
Seperti yang sedang mereka lakukan di Pantai Pangandaran, Jawa Barat. Merupakan salah satu wilayah ekowisata laut Selatan berprospek cerah dan terus tumbuh.
Apalagi keberadaan area Pangandaran mampu menyerap lebih dari tiga juta wisatawan sepanjang 2023. Angka yang terbilang besar dalam memastikan pertumbuhan ekonomi.
Kemudian keberlanjutan pelestarian lingkungan di sana. Jadi para pelaku usaha wisata laut maupun nelayan, bersama-sama semakin peduli dengan hal tersebut.
Termasuk mengenai kebutuhan akan mesin tempel perahu atau kapal yang ideal dan minim risiko, jadi prioritas baru buat mewujudkan mimpi bersama.
Nah guna memastikan kontinuitas sektor ini, diperlukan sebuah inovasi teknologi yang mampu memitigasi dampak negatif terhadap lingkungan, seperti polusi air juga udara.
“Kami percaya pariwisata dapat berkembang bersama pelestarian ekosistem. Melalui adopsi mesin tempel empat tak, Pangandaran bisa menjadi contoh destinasi dalam keberhasilan menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan keberlanjutan alam,” kata Aceng Ulumudin, Department Head of Suzuki Marine PT SIS di keterangan resmi, Senin (9/12).
Aceng menuturkan bahwa, mesin tempel empat tak Suzuki dirancang buat mengurangi emisi gas buang maupun polusi suara, sekaligus meningkatkan efisiensi.
Terutama model yang diunggulkan oleh pabrikan asal Jepang ini, yakni DF20A. Sebab sudah mengusung teknologi terkini, ramah lingkungan serta ekonomis.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 Februari 2026, 13:00 WIB
21 Februari 2026, 07:00 WIB
18 Februari 2026, 18:00 WIB
14 Februari 2026, 17:00 WIB
14 Februari 2026, 13:03 WIB
Terkini
28 Februari 2026, 13:00 WIB
Mitsubishi Indonesia siap meningkatkan produksi L300 jika mendapat pemesanan untuk program Kopdes Merah Putih
28 Februari 2026, 11:00 WIB
Presiden Direktur Hino Indonesia diganti untuk memberi penyegaran dengan strategi baru yang lebih optimal
28 Februari 2026, 09:28 WIB
Aldi Satya Mahendra akan terus menorehkan prestasi bagi skuad Yamaha Racing Indonesia sepanjang musim ini
27 Februari 2026, 20:00 WIB
Meskipun peminatnya terbilang lebih sedikit, Vios Hybrid hadir buat memperluas jangkauan pasar Toyota
27 Februari 2026, 18:00 WIB
Zeekr kembali ke RI di bawah naungan Geely Auto Indonesia dan bakal segera dirakit lokal di masa mendatang
27 Februari 2026, 16:06 WIB
Isuzu berhasil mempertahankan kinerja mereka sepanjang tahun lalu meski banyak rintangan yang menghadang
27 Februari 2026, 14:00 WIB
Ganjil genap Puncak kembali diterapkan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan khususnya di jalur utama
27 Februari 2026, 12:00 WIB
Dishub DIY memperkirakan ada 8 juta mobilitas saat arus mudik Lebaran 2026 sehingga mereka siapkan rekayasa lalu lintas