Suzuki Antisipasi Lonjakan Permintaan Sparepart di Musim Mudik
17 Maret 2025, 15:00 WIB
Suzuki berkomitmen jadi perusahaan ramah lingkungan namun tidak sebatas dengan meluncurkan lini elektrifikasi
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Era elektrifikasi jadi waktu di mana perusahaan kendaraan bermotor harus mulai memperhatikan dampak lingkungan dari transportasi. Ada banyak hal bisa dilakukan tidak sebatas menjual pilihan model elektrifikasi.
Menjadi bagian dari produsen otomotif, Suzuki berkomitmen jadi perusahaan ramah lingkungan dengan mulai menjual mobil hybrid didukung kampanye bertajuk Clean Up The World.
Untuk diketahui kampanye tersebut telah dilaksanakan selama 10 tahun dan melibatkan hingga 1.300 orang. Secara total ada 30 ton sampah plastik terkumpul dari kegiatan Suzuki Indonesia di beragam wilayah dalam negeri.
Selain mengajak masyarakat untuk turut melestarikan lingkungan Suzuki juga memiliki teknologi micro-plastic collecting device di mesin Suzuki OBM (Outboard Motor) yang dipasang di laut.
Joshi Prasetya, Dept. Head Strategic Planning Department PT SIS (Suzuki Indomobil Sales) mengungkapkan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara tergabung secara global dalam kampanye ramah lingkungan tersebut.
“Kita punya OBM di laut karena kita memiliki produk beroperasi di perairan. Suzuki berkomitmen untuk berkontribusi menjaga lingkungan perairan lewat kampanye Suzuki Clean Up the World,” ujar Joshi kepada media di kawasan BSD, Tangerang Selatan belum lama ini.
Ia memaparkan Indonesia menjadi salah satu negara yang banyak membuang sampah plastik ke laut. Menjadi perusahaan ramah lingkungan hal ini perlu jadi perhatian.
Komitmen ramah lingkungan menurut Joshi dimulai dari hal-hal kecil baik di pabrik Suzuki maupun di luar. Hadirnya lebih banyak lini kendaraan hybrid juga jadi bagian dari usaha ramah lingkungan tersebut.
“Bersifat ke arah fundamental, bagaimana kita mulai memperhatikan lingkungan, mengurangi percepatan polusi dari hal kecil yang bisa dilakukan setiap hari akan akumulatif dan dampaknya kami yakin besar,” tegas Joshi.
Sekadar informasi Suzuki sendiri sudah punya tiga model kendaraan hybrid untuk masyarakat. Dimulai dari Ertiga hybrid seharga Rp200 jutaan sampai Rp300 jutaan.
Masih terus memakai model terdahulu yang sudah familiar di kalangan konsumen, hadir lagi Grand Vitara Hybrid dan XL7 Hybrid.
Pihak Suzuki menegaskan mobil listrk murni akan hadir namun tidak dalam waktu dekat, karena semua melihat kembali pada kebutuhan dan keinginan konsumen.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
17 Maret 2025, 15:00 WIB
15 Maret 2025, 19:14 WIB
15 Maret 2025, 07:00 WIB
14 Maret 2025, 21:17 WIB
07 Maret 2025, 17:11 WIB
Terkini
04 April 2025, 10:00 WIB
Kakorlantas Polri memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 bakal dimulai pada Sabtu (05/04) sampai Senin
04 April 2025, 08:00 WIB
Kondisinya semakin membaik, Jorge Martin bersiap kembali berlaga membela Aprilia di MotoGP Qatar 2025
04 April 2025, 06:00 WIB
Versi terbaru dari Hyundai Ioniq 6 resmi dirilis di negara asalnya, varian N Line hadir menambah pilihan
03 April 2025, 19:00 WIB
Pertamina memberikan diskon Pertamax, Pertamax Turbo dan Pertamina Dex selama masa arus balik Lebaran 2025
03 April 2025, 17:34 WIB
Astra Daihatsu Motor membantah kabar yang menyebut merek dan logo mereka bakal beralih menggunakan Toyota
03 April 2025, 12:00 WIB
Sedikitnya ada lima ruas tol Trans Sumatera yang beroperasi tanpa tarif saat arus balik untuk melancarkan lalu lintas
03 April 2025, 12:00 WIB
PT CSI mulai incar konsumen fleet untuk Chery J6, berpeluang dijadikan armada taksi online di masa mendatang
03 April 2025, 10:00 WIB
tol Probolinggo Banyuwangi seksi 1 dibuka secara fungsional saat arus balik Lebaran 2025 untuk hindari kemacetan