Ribuan Suzuki Burgman Direcall Akibat Potensi Kerusakan Rem
31 Maret 2026, 07:00 WIB
Suzuki berkomitmen jadi perusahaan ramah lingkungan namun tidak sebatas dengan meluncurkan lini elektrifikasi
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Era elektrifikasi jadi waktu di mana perusahaan kendaraan bermotor harus mulai memperhatikan dampak lingkungan dari transportasi. Ada banyak hal bisa dilakukan tidak sebatas menjual pilihan model elektrifikasi.
Menjadi bagian dari produsen otomotif, Suzuki berkomitmen jadi perusahaan ramah lingkungan dengan mulai menjual mobil hybrid didukung kampanye bertajuk Clean Up The World.
Untuk diketahui kampanye tersebut telah dilaksanakan selama 10 tahun dan melibatkan hingga 1.300 orang. Secara total ada 30 ton sampah plastik terkumpul dari kegiatan Suzuki Indonesia di beragam wilayah dalam negeri.
Selain mengajak masyarakat untuk turut melestarikan lingkungan Suzuki juga memiliki teknologi micro-plastic collecting device di mesin Suzuki OBM (Outboard Motor) yang dipasang di laut.
Joshi Prasetya, Dept. Head Strategic Planning Department PT SIS (Suzuki Indomobil Sales) mengungkapkan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara tergabung secara global dalam kampanye ramah lingkungan tersebut.
“Kita punya OBM di laut karena kita memiliki produk beroperasi di perairan. Suzuki berkomitmen untuk berkontribusi menjaga lingkungan perairan lewat kampanye Suzuki Clean Up the World,” ujar Joshi kepada media di kawasan BSD, Tangerang Selatan belum lama ini.
Ia memaparkan Indonesia menjadi salah satu negara yang banyak membuang sampah plastik ke laut. Menjadi perusahaan ramah lingkungan hal ini perlu jadi perhatian.
Komitmen ramah lingkungan menurut Joshi dimulai dari hal-hal kecil baik di pabrik Suzuki maupun di luar. Hadirnya lebih banyak lini kendaraan hybrid juga jadi bagian dari usaha ramah lingkungan tersebut.
“Bersifat ke arah fundamental, bagaimana kita mulai memperhatikan lingkungan, mengurangi percepatan polusi dari hal kecil yang bisa dilakukan setiap hari akan akumulatif dan dampaknya kami yakin besar,” tegas Joshi.
Sekadar informasi Suzuki sendiri sudah punya tiga model kendaraan hybrid untuk masyarakat. Dimulai dari Ertiga hybrid seharga Rp200 jutaan sampai Rp300 jutaan.
Masih terus memakai model terdahulu yang sudah familiar di kalangan konsumen, hadir lagi Grand Vitara Hybrid dan XL7 Hybrid.
Pihak Suzuki menegaskan mobil listrk murni akan hadir namun tidak dalam waktu dekat, karena semua melihat kembali pada kebutuhan dan keinginan konsumen.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Maret 2026, 07:00 WIB
27 Maret 2026, 09:00 WIB
25 Maret 2026, 07:32 WIB
13 Maret 2026, 13:30 WIB
10 Maret 2026, 11:00 WIB
Terkini
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik kompak Chery QQ3 EV mendapatkan respons positif dari konsumen di Cina, raup 56.000 pemesanan
31 Maret 2026, 11:00 WIB
Manufaktur mobil listrik di Indonesia harus bersiap menghadapi tekanan penjualan setelah insentif ditiadakan
31 Maret 2026, 09:47 WIB
HPM memantau bagaimana antusias masyarakat terhadap mobil listrik Honda 0 Alpha yang akan diluncurkan
31 Maret 2026, 07:00 WIB
Suzuki Burgman 125 EX direcall karena adanya potensi kerusakan pada kabel rem belakang yang bisa mengurangi performa
31 Maret 2026, 06:05 WIB
SIM keliling Jakarta menawarkan kemudahan perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, simak lokasinya
31 Maret 2026, 06:03 WIB
MCD Pasir Koja menjadi salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang beroperasi hari ini melayani pengendara
31 Maret 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 31 Maret menjadi yang terakhir di bulan ini dengan pengawasan ketat dari kepolisian
30 Maret 2026, 20:43 WIB
Masanao Kataoka ditunjuk untuk menjabat sebagai President Director Honda Prospect Motor yang baru saat ini